Pasien DBD di RSUD Kota Bekasi Tercatat 149 Orang Sejak Awal Tahun

Kompas.com - 11/03/2020, 16:27 WIB
Ilustrasi demam berdarah kenary820/shutterstockIlustrasi demam berdarah

BEKASI, KOMPAS.com - Data Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi menunjukkan, jumlah pasien demam berdarah dengue yang dirawat di tempat itu terus meningkat tiap bulan sejak awal tahun ini.

Wakil Direktur Pelayanan Medik di RSUD Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi, dokter Niken menjelaskan, total ada 149 pasien DBD yang dirawat di RSUD itu di awal tahun ini.

“Kasus kami dari Januari totalnya 26 orang, Februari 68 orang, Maret hingga sekarang sudah 55 orang. Itu campur ya antara pasien dewasa dan anak,” kata Niken di RSUD Kota Bekasi, Rabu (11/3/2020).

Baca juga: Waspadai Demam Berdarah yang Mulai Bermunculan di Tangsel Setelah Banjir Berlalu

Menurut dia, kenaikan jumlah pasien DBD tersebut terkait dengan musim hujan yang belakangan ini terjadi di Kota Bekasi dan sekitarnya.

“Biasanya memang seperti itu kalau pada saat hujan, meningkat jumlah keseluruhannya. Untuk dikatakan itu sebuah KLB (kejadian luar biasa) nanti Dinkes yang punya otoritas untuk menetapkan karena jumlahnya dijumlahkan dari rumah sakit. Kami hanya menjadi bagian dari rumah sakit di Kota Bekasi ini,” ucap dia.

Niken menambahkan, pasien DBD yang dirawat di RSUD langsung ditangani dengan rawat jalan maupun di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasien dewasa dirawat di ruang rawat dewasa dan ditangani dokter penyakit dalam.

“Sementara kalau anak-anak dipegangnya oleh spesialis anak dan didiagnosa berdasarkan kriteria diagnosa yang sudah ada standar operasionalnya,” ucap dia.

Niken mengatakan, pasien DBD yang dirawat itu kebanyakan berusia dewasa.

Untuk mengantisipasi lonjakan pasien DBD, pihak RSUD Kota Bekasi telah menyiapkan kamar dan fiel bed tambahan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga  dan Penyertaan Tuhan

Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga dan Penyertaan Tuhan

Megapolitan
Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Megapolitan
UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Depok Capai 1 Juta Penduduk, Masih Kurang 600.000 dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Depok Capai 1 Juta Penduduk, Masih Kurang 600.000 dari Target

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Viani Limardi Bantah Gelembungkan Dana Reses yang Dituduhkan PSI

Anggota DPRD DKI Viani Limardi Bantah Gelembungkan Dana Reses yang Dituduhkan PSI

Megapolitan
Januari-September, DLH Temukan 7 TPS Ilegal di Kota Tangerang

Januari-September, DLH Temukan 7 TPS Ilegal di Kota Tangerang

Megapolitan
Seorang Tukang Bangunan Tewas Tersengat Listrik di Duren Sawit

Seorang Tukang Bangunan Tewas Tersengat Listrik di Duren Sawit

Megapolitan
Korban Pelecehan KPI Minta Perlindungan LPSK agar Tak Dilaporkan Balik

Korban Pelecehan KPI Minta Perlindungan LPSK agar Tak Dilaporkan Balik

Megapolitan
Demo di Depan Gedung KPK Berakhir, Polisi dan Mahasiswa Punguti Sampah

Demo di Depan Gedung KPK Berakhir, Polisi dan Mahasiswa Punguti Sampah

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Viani Limardi Mengaku Belum Terima Surat Pemecatannya sebagai Kader PSI

Anggota DPRD DKI Viani Limardi Mengaku Belum Terima Surat Pemecatannya sebagai Kader PSI

Megapolitan
Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti di Kembangan, Pihak Penyedia Jasa Keamanan Turut Diperiksa

Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti di Kembangan, Pihak Penyedia Jasa Keamanan Turut Diperiksa

Megapolitan
Dipanggil terkait Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti, Ketua RW di Kembangan Tak Hadir

Dipanggil terkait Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti, Ketua RW di Kembangan Tak Hadir

Megapolitan
Awasi Aktivitas di 6 TPS Liar yang Disegel, DLH Kota Tangerang Gandeng Satpol PP

Awasi Aktivitas di 6 TPS Liar yang Disegel, DLH Kota Tangerang Gandeng Satpol PP

Megapolitan
Kasus Bayi Dijadikan Manusia Silver di Tangsel, Polisi Diminta Ikut Aktif Cegah Eksploitasi Anak

Kasus Bayi Dijadikan Manusia Silver di Tangsel, Polisi Diminta Ikut Aktif Cegah Eksploitasi Anak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.