Cinta dan Harapan Idris pada PKS, Akankah Bertepuk Sebelah Tangan di Pilkada Depok?

Kompas.com - 12/03/2020, 05:26 WIB
Wali Kota Depok Mohammad Idris di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Kamis (6/2/2020). KOMPAS.com / VITORIO MANTALEANWali Kota Depok Mohammad Idris di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Kamis (6/2/2020).

Tiga periode menempatkan usungannya sebagai wali kota Depok adalah salah satu buktinya.

"Saya terserah si pemilik kendaraan. Kalau mau mengulurkan kendaraan pada saya dan saya bisa menumpang, saya akan ambil," tutur Idris.

"Kita sedang melakukan pendalaman hasil survei pertama kemarin, Januari. Kemarin petahana informasinya masih teratas," klaim dia.

Masih cinta PKS

Metafora kendaraan dengan mesin kuat yang dimaksud Idris boleh jadi adalah PKS.

Toh, Idris juga secara blak-blakan mengakui bahwa dirinya masih berharap diusung oleh PKS, mengulang 2 edisi Pilkada Depok sebelumnya.

"Kalau secara pribadi, ya, terus terang saya masih cinta PKS," ujar Idris.

"Mudah-mudahan cinta saya masih diterima. Kalau tidak diterima, ya sudah kita harus cari cinta yang lain," imbuh dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Belum Dapat Dukungan di Pilkada Depok, Idris: Saya Masih Cinta PKS, Mudah-mudahan Diterima

Akan tetapi, PKS saat ini masih sibuk menggenjot elektabilitas dan popularitas tiga kadernya untuk diusulkan ke dewan pimpinan pusat (DPP).

PKS yang punya 12 kursi di parlemen, terbanyak di antara partai-partai lain, pilih memprioritaskan kadernya sendiri guna bertempur di Pilkada Depok 2020.

Mereka adalah Imam Budi Hartono (Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat), T. Farida Rachmayanti (Anggota DPRD Kota Depok), dan Moh. Hafid Nasir (Ketua DPD PKS Depok/Anggota DPRD Kota Depok).

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RT di Cimanggis Disebut Ancam Warga yang Tolak Bansos Disunat, Lurah: Tidak Bisa Dibenarkan

RT di Cimanggis Disebut Ancam Warga yang Tolak Bansos Disunat, Lurah: Tidak Bisa Dibenarkan

Megapolitan
Disdik DKI: Peluang Sekolah Cepat Dibuka jika Anak Usia 12-17 Sudah Divaksin Covid-19

Disdik DKI: Peluang Sekolah Cepat Dibuka jika Anak Usia 12-17 Sudah Divaksin Covid-19

Megapolitan
Polisi Sita 2 Ponsel yang Digunakan Rekam Aksi Dinar Candy Berbikini di Pinggir Jalan

Polisi Sita 2 Ponsel yang Digunakan Rekam Aksi Dinar Candy Berbikini di Pinggir Jalan

Megapolitan
Cuma Satu Dokter yang Bertugas, Vaksinasi di SDN 25 Kramatjati Hanya Layani 100 Orang Per Hari

Cuma Satu Dokter yang Bertugas, Vaksinasi di SDN 25 Kramatjati Hanya Layani 100 Orang Per Hari

Megapolitan
Video Viral Toko Sembako di Jelambar Kemalingan, Korban Mengaku Rugi Rp 60 Juta

Video Viral Toko Sembako di Jelambar Kemalingan, Korban Mengaku Rugi Rp 60 Juta

Megapolitan
Adik Dinar Candy Diperiksa Polisi karena Rekam Aksi Kakaknya Pakai Bikini di Pinggir Jalan

Adik Dinar Candy Diperiksa Polisi karena Rekam Aksi Kakaknya Pakai Bikini di Pinggir Jalan

Megapolitan
Video Viral Adu Jotos Siswi SMP, Begini Kronologi Versi Polisi

Video Viral Adu Jotos Siswi SMP, Begini Kronologi Versi Polisi

Megapolitan
Cerita Dokter Internship Bergaji Rp 3 Juta Saat Pandemi: Beli APD Sendiri, Kerja Bisa 24 Jam

Cerita Dokter Internship Bergaji Rp 3 Juta Saat Pandemi: Beli APD Sendiri, Kerja Bisa 24 Jam

Megapolitan
Pemprov DKI Targetkan 17 Agustus Semua Anak Usia 12-17 Sudah Divaksin Covid-19

Pemprov DKI Targetkan 17 Agustus Semua Anak Usia 12-17 Sudah Divaksin Covid-19

Megapolitan
Polisi Gelar Perkara buat Tentukan Status Hukum Dinar Candy karena Pakai Bikini di Jalan

Polisi Gelar Perkara buat Tentukan Status Hukum Dinar Candy karena Pakai Bikini di Jalan

Megapolitan
Cegah Banjir, Waduk dan Kolam Retensi Dibangun di TPU Rorotan

Cegah Banjir, Waduk dan Kolam Retensi Dibangun di TPU Rorotan

Megapolitan
Polisi Pastikan Video Viral Sejumlah Gadis Adu Jotos Bukan di Depok, tapi Bogor

Polisi Pastikan Video Viral Sejumlah Gadis Adu Jotos Bukan di Depok, tapi Bogor

Megapolitan
Tukang Fotokopi Mendadak Kebanjiran Order Cetak Sertifikat Vaksinasi Seukuran KTP

Tukang Fotokopi Mendadak Kebanjiran Order Cetak Sertifikat Vaksinasi Seukuran KTP

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Gelar Vaksinasi di Pasar, Target 300 Pedagang Sehari

Pemkot Bekasi Akan Gelar Vaksinasi di Pasar, Target 300 Pedagang Sehari

Megapolitan
Kekurangan Vaksinator di Desa-desa, Pemkab Bekasi Rekrut Relawan Nakes

Kekurangan Vaksinator di Desa-desa, Pemkab Bekasi Rekrut Relawan Nakes

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X