Diminta Tunda Bekasi Night Festival karena Corona, Pemkot Bekasi: Jangan Didramatisir

Kompas.com - 12/03/2020, 13:29 WIB
Bekasi Night Carnival dipadati pengunjung yang berburu makanan hingga pakaian murah, Sabtu (23/3/2019) KOMPAS.com/Ryana AryaditaBekasi Night Carnival dipadati pengunjung yang berburu makanan hingga pakaian murah, Sabtu (23/3/2019)


BEKASI, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bekasi didesak menunda acara Bekasi Night Festival yang akan diselenggarakan di area Pakir Bekasi Food City (BCF) pada Minggu (15/3/2020)

Hal ini terkait penyebaran virus corona di Indonesia.

Menanggapi hal itu, Ketua Bidang Pengembangan Kehidupan Perkotaan, Tim Wali Kota untuk Percepatan Penyelenggaraan Pemerintah dan Pembangunan (TWUP4), Benny Tunggul memastikan Bekasi Night Festival akan tetap diselenggarakan sebagaimana dijadwalkan.

Baca juga: Waspada Corona, DPRD Bekasi Sarankan Wali Kota Tunda Bekasi Night Festival

Ia pun menyayangkan pernyataan anggota DPRD Bekasi Nicodemus Godjang yang meminta acara tersebut ditunda.

Menurut Benny, tidak perlu mendramatisir wabah corona di Kota Bekasi.

“Saya menyangkal dan menyayangkan apa yang dikatakan anggota dewan yang namanya Nicodemus. Kota Bekasi jangan dibuat sebagai kota yang sangat tragis atau dramatisir (terkait wabah corona),” ujar Benny di Kantor Pemkot Bekasi, Kamis (12/3/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Benny mengatakan, kondisi Kota Bekasi berbeda dengan Kota Jakarta terkait penyebaran Covid-19 atau virus corona.

Sebab wilayah Jakarta memiliki ruang lingkup yang luas dan banyak dilintasi kalangan lokal maupun internasional di dalamnya.

Sementara Bekasi, menurut dia, kebanyakan yang berdatangan itu dari warga-warga lokal sekitarnya.

"Kondisi kota Bekasi berbeda dengan kota Jakarta. DKI kan lintas internasional cukup banyak, yang antisipasi (wabah corona) kan bukan karena masuk orang lokal,” kata dia.

Apalagi menurut Benny, momen Bekasi Night Festival ini adalah puncak perayaan Ulang Tahun Bekasi ke-23.

Sehingga wajar jika ulang tahun Kota Bekasi itu dirayakan warganya sendiri.

“Kota Bekasi kan dalam rangka ulang tahun ini melihat bahwa kita mengembalikan hari ulang tahun, bukan milik pemkot atau dewan, ini milik masyarakat. Sehingga masyarakat bisa merayakan dengan bersyukur ke 32 tahun,” ujar Benny.

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bekasi, Cecep Miftah Farid memastikan pihaknya menyiapkan langkah antisipasi untuk mencegah masuknya wabah corona dalam perayaan Bekasi Night Festival.

Mulai dari menyiapkan posko kesehatan, ambulans, tenaga medis, hingga hand sanitizer di beberapa spot penting nantinya.

Saat ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait antisipasi tersebut.

“Itu sudah dari jauh hari sudah dikoordinasikan terkait antisipasi virus corona, besok kita akan rapat koordinasi terkait teknis (antisipasi virus corona di acara Bekasi Night Festival) dengan Dinkes,” tutur dia.

Baca juga: Pengunjung Berburu Makanan Murah Hingga Pakaian di Bekasi Night Carnival

Adapun Bekasi Night Festival ini digadang-gadang sebagai acara puncak ulang tahun Bekasi ke-23.

Dalam acara itu, pemerintah Kota Bekasi nantinya akan mengadakan berbagai penampilan, baik tradisional maupun modern dance.

Selain itu, pesta kuliner dari pagi hingga malam itu juga akan digelar oleh Pemkot Bekasi. Lalu ada pula pegelaran busana dan tari-tarian.

Acara itu, juga dimeriahkan oleh penampilan beberapa artis terkenal, antara lain Tipe X Band.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Karyawan Pinjol di Cengkareng Dapat Komisi 12 Persen Tiap Sukses Tagih Utang

Karyawan Pinjol di Cengkareng Dapat Komisi 12 Persen Tiap Sukses Tagih Utang

Megapolitan
Sepekan Terakhir, Pemkot Tangerang Catat Ada 33 Kasus Baru Covid-19

Sepekan Terakhir, Pemkot Tangerang Catat Ada 33 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Jadi Tersangka, 6 Pegawai Kantor Pinjol Cengkareng Dijerat UU ITE dan Pornografi

Jadi Tersangka, 6 Pegawai Kantor Pinjol Cengkareng Dijerat UU ITE dan Pornografi

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Terima Banyak Aduan Warga soal Pinjol Ilegal lewat Medsos

Polres Metro Bekasi Terima Banyak Aduan Warga soal Pinjol Ilegal lewat Medsos

Megapolitan
Polisi: Pemilik Kantor Pinjol di Cengkareng Diduga Seorang WNA

Polisi: Pemilik Kantor Pinjol di Cengkareng Diduga Seorang WNA

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Minta Orangtua Bijak Sikapi Syarat Siswa SD Ikut PTM Terbatas

Wali Kota Tangerang Minta Orangtua Bijak Sikapi Syarat Siswa SD Ikut PTM Terbatas

Megapolitan
Kasus Sekuriti Keroyok 3 Pengunjung Bar, Manajemen Ajak Korban Cabut Laporan

Kasus Sekuriti Keroyok 3 Pengunjung Bar, Manajemen Ajak Korban Cabut Laporan

Megapolitan
Soal Pelonggaran PPKM, Wali Kota Tangerang Ingatkan Orangtua Awasi Anak di Bawah 12 Tahun

Soal Pelonggaran PPKM, Wali Kota Tangerang Ingatkan Orangtua Awasi Anak di Bawah 12 Tahun

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Ingatkan ASN Jangan Cuti pada 18-22 Oktober

Wali Kota Tangerang Ingatkan ASN Jangan Cuti pada 18-22 Oktober

Megapolitan
Catatan Terakhir Korban Tewas Susur Sungai Ciamis: Desember Jemput Ya

Catatan Terakhir Korban Tewas Susur Sungai Ciamis: Desember Jemput Ya

Megapolitan
Misteri 5 Orang Tewas Seketika di Gorong-gorong

Misteri 5 Orang Tewas Seketika di Gorong-gorong

Megapolitan
Hujan Deras Senin Kemarin Bikin Saluran Air di Jakarta Pusat Tersumbat

Hujan Deras Senin Kemarin Bikin Saluran Air di Jakarta Pusat Tersumbat

Megapolitan
Polisi Mintai Keterangan Istri Wakil Dewan Kota Jakut Terkait Kecelakaan di Cilincing

Polisi Mintai Keterangan Istri Wakil Dewan Kota Jakut Terkait Kecelakaan di Cilincing

Megapolitan
Polisi Belum Bisa Pastikan Penyebab Kecelakaan yang Menewaskan Anggota Dewan Kota Jakut

Polisi Belum Bisa Pastikan Penyebab Kecelakaan yang Menewaskan Anggota Dewan Kota Jakut

Megapolitan
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Investasi Bodong yang Tipu Korbannya Rp 1 Miliar

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Investasi Bodong yang Tipu Korbannya Rp 1 Miliar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.