Pasien Isolasi yang Meninggal di RSPI Sulianti Saroso Punya Riwayat Pneumonia Akut

Kompas.com - 12/03/2020, 15:33 WIB
Petugas memindahkan mobil ambulans di samping ruang isolasi RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Kamis (5/3/2020). Kementerian Kesehatan menyatakan hingga Kamis 5 Maret ini ada 156 pasien dalam pengawasan virus corona yang tersebar di 35 rumah sakit di 23 provinsi, 2 diantaranya merupakan pasien positif corona yang masih dirawat di RSPI Prof Dr Sulianti Saroso. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANPetugas memindahkan mobil ambulans di samping ruang isolasi RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Kamis (5/3/2020). Kementerian Kesehatan menyatakan hingga Kamis 5 Maret ini ada 156 pasien dalam pengawasan virus corona yang tersebar di 35 rumah sakit di 23 provinsi, 2 diantaranya merupakan pasien positif corona yang masih dirawat di RSPI Prof Dr Sulianti Saroso. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.

JAKARTA, KOMPAS.com - Satu pasien yang diisolasi di RSPI Sulianti Saroso meninggal dunia karena memiliki riwayat penyakit pneumonia akut atau Acute respiratory distress syndrome (ARDS).

Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso Muhammad Syahril mengatakan, pasien berjenis kelamin perempuan (37) itu tiba di rumah sakit pada Rabu (11/3/2020) malam.

Ia dinyatakan meninggal hari ini, Kamis (12/3/2020) pukul 08.00 WIB.

Baca juga: Tunjukkan Gejala Covid-19, Pasien yang Dirujuk ke RSPI Sulianto Saroso Meninggal Dunia

Syahril merupakan, perempuan tersebut merupakan pasien rujukan dari salah satu rumah sakit di Jakarta.

Saat tiba di RSPI, pasien tersebut menggunakan alat bantu pernafasan atau ventilator.

"Pasien itu dikirim salah satu rumah sakit pemerintah dalam kondisi ARDS, pneumonia yang berat, memakai ventilator. Tadi malam masuk sudah dilakukan terapi maksimal dan tidak tertolong," ujar Syahril dalam konferensi pers di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Kamis (12/3/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Syahril mengungkapkan, pihak rumah sakit belum dapat memastikan apakah pasien itu terinfeksi virus corona atau tidak.

Saat ini, pihak rumah sakit masih menunggu hasil tes laboratorium pasien tersebut.

"Belum ada hasilnya (positif atau negatif virus corona). Kita tidak mengumumkan meninggal karena Covid-19. Hasil laboratoriumnya (keluar) besok," ungkap Syahril.

Hingga saat ini, total ada sembilan pasien yang sedang diisolasi di RSPI Sulianto Saroso.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPRD-Pemkot Depok Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2021

DPRD-Pemkot Depok Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2021

Megapolitan
Saat Anak Sulung Ahok Nicholas Sean Ingin Segera Dipanggil Polisi untuk Pulihkan Nama Baik

Saat Anak Sulung Ahok Nicholas Sean Ingin Segera Dipanggil Polisi untuk Pulihkan Nama Baik

Megapolitan
Pekan Depan Dinas Pendidikan Kota Bekasi Akan Gelar PTM Terbatas untuk PAUD

Pekan Depan Dinas Pendidikan Kota Bekasi Akan Gelar PTM Terbatas untuk PAUD

Megapolitan
Ganjil Genap di Kawasan TMII Hanya Diberlakukan untuk Kendaraan Roda 4

Ganjil Genap di Kawasan TMII Hanya Diberlakukan untuk Kendaraan Roda 4

Megapolitan
Kalapas Tangerang Dinonaktifkan Setelah Tragedi Kebakaran yang Tewaskan 49 Napi

Kalapas Tangerang Dinonaktifkan Setelah Tragedi Kebakaran yang Tewaskan 49 Napi

Megapolitan
Kondisi Satwa di Taman Margasatwa Ragunan Dipastikan Sehat

Kondisi Satwa di Taman Margasatwa Ragunan Dipastikan Sehat

Megapolitan
RSDC Wisma Atlet Hanya Terisi 6,9 Persen, Jumlah Nakes Tak Dikurangi

RSDC Wisma Atlet Hanya Terisi 6,9 Persen, Jumlah Nakes Tak Dikurangi

Megapolitan
Rekaman CCTV Tentang Pencurian Motor Penghuni Indekos di Grogol Viral

Rekaman CCTV Tentang Pencurian Motor Penghuni Indekos di Grogol Viral

Megapolitan
Pemkot Bekasi Klaim PTM Terbatas di Wilayahnya Berjalan Lancar

Pemkot Bekasi Klaim PTM Terbatas di Wilayahnya Berjalan Lancar

Megapolitan
Lokasi Vaksinasi Covid-19 Pfizer untuk Warga Non-DKI di Jakarta

Lokasi Vaksinasi Covid-19 Pfizer untuk Warga Non-DKI di Jakarta

Megapolitan
Tersangka Korupsi di Damkar Depok Tinggal Tunggu Waktu

Tersangka Korupsi di Damkar Depok Tinggal Tunggu Waktu

Megapolitan
Taman Margawatwa Ragunan Tunggu Instruksi untuk Dibuka bagi Wisatawan

Taman Margawatwa Ragunan Tunggu Instruksi untuk Dibuka bagi Wisatawan

Megapolitan
Korupsi Dana Damkar Depok Naik ke Penyidikan, Kejaksaan Sebut Unsur Pidana Ditemukan

Korupsi Dana Damkar Depok Naik ke Penyidikan, Kejaksaan Sebut Unsur Pidana Ditemukan

Megapolitan
Kota Tua Jakarta Dibuka untuk Olahraga pada Sabtu-Minggu Pukul 06.00 - 10.00 WIB

Kota Tua Jakarta Dibuka untuk Olahraga pada Sabtu-Minggu Pukul 06.00 - 10.00 WIB

Megapolitan
Polisi: Kebocoran Pipa Gas Margo City yang Berujung Ledakan Bukan akibat Kelalaian Manusia

Polisi: Kebocoran Pipa Gas Margo City yang Berujung Ledakan Bukan akibat Kelalaian Manusia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.