Polisi Buru Peneror Bom Molotov yang Membakar Dua Mobil di Pulogadung

Kompas.com - 13/03/2020, 14:55 WIB
Petugas Damkar Jakarta Timur memadamkan api yang membakar salah satu mobil sedan di kawasan Kayu Putih, Pulogadung, Kamis (12/3/2020) dini hari. Petugas menemukan dua benda mirip dengan bom molotov yang diduga menjadi sumber percikan api. ANTARA/HO-Damkar JaktimPetugas Damkar Jakarta Timur memadamkan api yang membakar salah satu mobil sedan di kawasan Kayu Putih, Pulogadung, Kamis (12/3/2020) dini hari. Petugas menemukan dua benda mirip dengan bom molotov yang diduga menjadi sumber percikan api.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polres Metro Jakarta Timur memburu peneror bom molotov yang mengakibatkan dua mobil milik warga di Kayu Putih, Pulogadung, pada Kamis (12/3) dini hari, terbakar.

"Kami masih mengumpulkan informasi," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Polisi Arie Ardian di Jakarta, Jumat (13/3/2020), seperti dikutip Antara.

Arie mengatakan, polisi masih menyelidiki motif pelaku dan memeriksa rekaman kamera pemantau di sekitar lokasi kejadian.

Baca juga: Dua Mobil Terbakar di Garasi, Petugas Damkar Temukan Botol Serupa Bom Molotov

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Hery Purnomo menyebutkan, polisi telah memeriksa sejumlah saksi yang melihat kejadian.

Penyidik Polres Metro Jakarta Timur telah meminta keterangan dari lima saksi yang berada di lokasi.

Baca juga: Oknum Ojol Pelaku Pelecehan Seksual Siswi SMK di Ciracas Ditangkap

Peristiwa terbakarnya dua mobil itu dilaporkan oleh warga kepada Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Kamis pukul 01.48 WIB.

Mobil yang terbakar jenis BMW B 2238 ATI dan Mercy B 2395 STM.

Petugas pemadam kebakaran menemukan dua botol bir dengan sumbu yang serupa bom molotov dalam garasi.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Memulai Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua pada 1 Maret 2021

Tangsel Memulai Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua pada 1 Maret 2021

Megapolitan
Saat Sunmori Moge Dihadang Paspampres di Belakang Istana Kepresidenan

Saat Sunmori Moge Dihadang Paspampres di Belakang Istana Kepresidenan

Megapolitan
Anggota TNI AD Ditusuk Tetangga Pemakai Narkoba di Jakarta Timur

Anggota TNI AD Ditusuk Tetangga Pemakai Narkoba di Jakarta Timur

Megapolitan
Detik-detik Polisi Mabuk Tembak TNI dan Pegawai di Kafe RM, Saksi: Orang-orang Keluar Menangis

Detik-detik Polisi Mabuk Tembak TNI dan Pegawai di Kafe RM, Saksi: Orang-orang Keluar Menangis

Megapolitan
Oknum Polisi Tewaskan 3 Orang di Kafe Cengkareng, Kapolda Metro Meminta Maaf

Oknum Polisi Tewaskan 3 Orang di Kafe Cengkareng, Kapolda Metro Meminta Maaf

Megapolitan
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Dilantik Terpisah, Idris di Bandung dan Imam di RS karena Positif Covid-19

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Dilantik Terpisah, Idris di Bandung dan Imam di RS karena Positif Covid-19

Megapolitan
Cuma Kritik Anies tapi Tak Sentil Ganjar soal Banjir, PSI: Di Jateng Gubernurnya Mengaku Salah

Cuma Kritik Anies tapi Tak Sentil Ganjar soal Banjir, PSI: Di Jateng Gubernurnya Mengaku Salah

Megapolitan
Mobil Tabrak Separator Beton di Pondok Indah, Sopir Mengaku Mengantuk

Mobil Tabrak Separator Beton di Pondok Indah, Sopir Mengaku Mengantuk

Megapolitan
Saat Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir Tidak Didukung Fraksi Lain di DPRD DKI

Saat Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir Tidak Didukung Fraksi Lain di DPRD DKI

Megapolitan
Waspada Hujan Lebat di Jabodetabek Malam Nanti dan Dini Hari Besok

Waspada Hujan Lebat di Jabodetabek Malam Nanti dan Dini Hari Besok

Megapolitan
Saat Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir Disambut Gelak Tawa Pimpinan DPRD DKI

Saat Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir Disambut Gelak Tawa Pimpinan DPRD DKI

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Penembakan di Cengkareng | Friedrich Silaban Belajar Shalat demi Rancang Masjid Istiqlal

[POPULER JABODETABEK] Penembakan di Cengkareng | Friedrich Silaban Belajar Shalat demi Rancang Masjid Istiqlal

Megapolitan
Kafe RM, Lokasi Penembakan yang Tewaskan 3 Orang di Cengkareng, Langgar Prokes dan Akan Ditutup Permanen

Kafe RM, Lokasi Penembakan yang Tewaskan 3 Orang di Cengkareng, Langgar Prokes dan Akan Ditutup Permanen

Megapolitan
Nasib Janji Pembangunan 1,8 Juta Sumur Resapan di Jakarta yang Minim Realisasi...

Nasib Janji Pembangunan 1,8 Juta Sumur Resapan di Jakarta yang Minim Realisasi...

Megapolitan
Muncul Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir, Apa Maknanya?

Muncul Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir, Apa Maknanya?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X