Kompas.com - 14/03/2020, 15:59 WIB
Kepala PPATK Kiagus A. Badaruddin saat datang ke Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka BaratJakarta Pusat, Selasa (19/11/2019). KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariKepala PPATK Kiagus A. Badaruddin saat datang ke Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka BaratJakarta Pusat, Selasa (19/11/2019).
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com - RSUP Persahabatan, Jakarta, kembali melakukan tes ulang virus corona atau Covid-19 terhadap almarhum Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin pada Sabtu (14/3/2020).

Tes ulang tersebut guna memastikan kembali apakah benar Kiagus dinyatakan negatif dari virus Corona.

Pasalnya dalam tes terakhir, Kiagus dinyatakan negatif terinfeksi Covid-19.

Baca juga: Kepala PPATK Meninggal di RSUP Persahabatan

Juru Bicara Tim Dokter Pasien Covid-19 RSUP Persahabatan, Erlina Burhan mengonfirmasi hal itu.

“Iya benar (ada tes virus corona ulang),” ujar Erlina melalui pesan singkat, Sabtu ini.

Berdasaran informasi yang dibenarkan Erlina, hasil test status Mantan Sekjen dan Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan tersebut keluar pukul 14.30 WIB.

Jika Kiagus dinyatakan positif terpapar virus Corona, maka sesuai dengan aturan dari Kementerian Kesehatan, ia harus dimakamkan di Tanah Kusir atau TPU lainnya yang jadi rekomendasi Kemenkes.

Baca juga: Mendagri Tito Karnavian Sempat Datangi RSUP Persahabatan

Sementara, jika dinyatakan negatif, maka Kiagus akan dibawa untuk disemayamkan di kediamannya di kawasan Tebet, Jakarta.

Almarhum meninggal dunia pada Sabtu siang ini.

Mantan Kabag Humas PPATK Hendri Hanafi mengaku tidak mengetahui pasti sakit yang diderita oleh Kiagus. 

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masjid Kalipasir Tangerang dan Cerita soal Pilar Pemberian Sunan Kalijaga

Masjid Kalipasir Tangerang dan Cerita soal Pilar Pemberian Sunan Kalijaga

Megapolitan
Pengusaha di Jakarta yang Terdampak Covid-19 Boleh Bayar THR Sehari Sebelum Lebaran, Ini Syaratnya

Pengusaha di Jakarta yang Terdampak Covid-19 Boleh Bayar THR Sehari Sebelum Lebaran, Ini Syaratnya

Megapolitan
Sosok Sylviana Murni, Wali Kota Perempuan Pertama di Jakarta hingga Lolos Jadi Anggota DPD RI

Sosok Sylviana Murni, Wali Kota Perempuan Pertama di Jakarta hingga Lolos Jadi Anggota DPD RI

Megapolitan
Pesan Ratu Tisha di Hari Kartini: Perempuan Harus Punya Kemauan Kuat demi Bersaing di Sektor Apapun

Pesan Ratu Tisha di Hari Kartini: Perempuan Harus Punya Kemauan Kuat demi Bersaing di Sektor Apapun

Megapolitan
Berikut Nominal Zakat Fitrah DKI Jakarta Tahun 2021

Berikut Nominal Zakat Fitrah DKI Jakarta Tahun 2021

Megapolitan
Sejarah Masjid Jami Kalipasir: Tertua di Kota Tangerang, Berawal dari Gubuk Kecil untuk Syiar Islam

Sejarah Masjid Jami Kalipasir: Tertua di Kota Tangerang, Berawal dari Gubuk Kecil untuk Syiar Islam

Megapolitan
Jadwal Shalat dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Kamis 22 April 2021

Jadwal Shalat dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Kamis 22 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 22 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 22 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 22 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 22 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Depok, 22 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Depok, 22 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 22 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 22 April 2021

Megapolitan
Penerima BST di Kota Tangerang Hanya 20.000 Orang, Pemkot Protes ke Kemensos

Penerima BST di Kota Tangerang Hanya 20.000 Orang, Pemkot Protes ke Kemensos

Megapolitan
Ditinggal Majikan ke Luar Kota, ART Tewas Gantung Diri di Serpong Garden Tangerang

Ditinggal Majikan ke Luar Kota, ART Tewas Gantung Diri di Serpong Garden Tangerang

Megapolitan
Pemprov DKI: Pengusaha Wajib Berikan THR Paling Lambat 7 Hari Sebelum Lebaran

Pemprov DKI: Pengusaha Wajib Berikan THR Paling Lambat 7 Hari Sebelum Lebaran

Megapolitan
Update 21 April: Bertambah 602, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kini 6.440

Update 21 April: Bertambah 602, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kini 6.440

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X