Pemkot Bekasi Ikut Batasi Izin Keramaian, Bekasi Night Festival hingga Pesta Rakyat dan Budaya Ditunda

Kompas.com - 15/03/2020, 06:17 WIB
Bekasi Night Carnival dipadati pengunjung yang berburu makanan hingga pakaian murah, Sabtu (23/3/2019) KOMPAS.com/Ryana AryaditaBekasi Night Carnival dipadati pengunjung yang berburu makanan hingga pakaian murah, Sabtu (23/3/2019)


BEKASI, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bekasi sepakat membatasi izin kegiatan yang melibatkan keramaian di kawasannya.

Hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi di tengah merebaknya virus corona.

Sehingga, sejumlah event seperti Bekasi Night Festival, Bekasi Fashion Week, Pesta Rakyat dan Budaya, dan beberapa acara lainnya yang hendak digelar di bulan Maret hingga April mendatang harus ditunda.

Baca juga: Tangkal Virus Corona, DPRD Desak Pemkot Bekasi Batasi Izin Keramaian

“Berbagai event dan kegiatan yang berkaitan dengan perkumpulan massa, sementara waktu di tunda pelaksanaannya," ujar Tri, di Bekasi Sabtu (14/3/2020).

Padahal, event tersebut merupakan rangkaian acara puncak memperingat ulang tahun Kota Bekasi. 

Selain itu, Pemkot Bekasi juga meniadakan car free day (CFD) di Bekasi untuk beberapa waktu ke depan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia belum memastikan sampai kapan kegiatan-kegiatan yang mengundang keramaian itu ditunda.

“Car Free Day dan kegiatan yang mengundang keramaian sementara waktu dihentikan sampai batas waktu yang belum ditentukan,” ucap dia.

Tri berharap dengan adanya pembatasan kegiatan ramai tersebut dapat mengurangi kontak dengan masyarakat luas.

Sehingga meminimalisir penyebaran virus corona di kawasan itu.

Baca juga: Alasan Pemkot Bekasi Tak Batasi Izin Keramaian Setelah Wabah Corona Jangkiti Jabodetabek

“Harapannya adalah memberikan kesempatan kepada seluruh warga masyarakat untuk kemudian mereka melakukan aktivitas yang sehat dan juga mengurangi kontak dengan masyarakat secara luas,” tutur dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Buaya Peliharaan di Kemayoran Diamankan, Pemiliknya Menangis Saat Evakuasi

Dua Buaya Peliharaan di Kemayoran Diamankan, Pemiliknya Menangis Saat Evakuasi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Baru 51,3 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Baru 51,3 Persen dari Target

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Pengelola Terapkan Screening Berlapis Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Pengelola Terapkan Screening Berlapis Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Megapolitan
Hendak Selundupkan Sabu di Pesawat, Seorang Pria di Kota Tangerang Ditangkap Polisi

Hendak Selundupkan Sabu di Pesawat, Seorang Pria di Kota Tangerang Ditangkap Polisi

Megapolitan
Ajak Kerja Sama Antardaerah, Anies: Indonesia Terlalu Besar untuk Bekerja Sendiri-sendiri

Ajak Kerja Sama Antardaerah, Anies: Indonesia Terlalu Besar untuk Bekerja Sendiri-sendiri

Megapolitan
UPDATE 21 Oktober: Bertambah 7 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel

UPDATE 21 Oktober: Bertambah 7 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
TransJakarta Buka Kembali Empat Rute Layanan

TransJakarta Buka Kembali Empat Rute Layanan

Megapolitan
Sebelum Ditangkap, Tiga Pengedar di Bekasi Sudah Jual 60 Kilogram Ganja

Sebelum Ditangkap, Tiga Pengedar di Bekasi Sudah Jual 60 Kilogram Ganja

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat ke Kedubes RI di Turki Terkait Rencana Penamaan Jalan Ataturk

Pemprov DKI Kirim Surat ke Kedubes RI di Turki Terkait Rencana Penamaan Jalan Ataturk

Megapolitan
Memasuki Musim Hujan, PUPR Kota Tangerang Normalisasi Drainase hingga Sungai

Memasuki Musim Hujan, PUPR Kota Tangerang Normalisasi Drainase hingga Sungai

Megapolitan
Antisipasi Banjir di Kemang, Kelurahan Bangka Pastikan Pompa Air Berfungsi Baik

Antisipasi Banjir di Kemang, Kelurahan Bangka Pastikan Pompa Air Berfungsi Baik

Megapolitan
Pemprov DKI: Kita Akan Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Bukan Berdamai

Pemprov DKI: Kita Akan Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Bukan Berdamai

Megapolitan
Banting Mahasiswa hingga Kejang, Brigadir NP Dimutasi jadi Bintara Tanpa Jabatan

Banting Mahasiswa hingga Kejang, Brigadir NP Dimutasi jadi Bintara Tanpa Jabatan

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Hanya 15.000 Orang yang Bisa Masuk

Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Hanya 15.000 Orang yang Bisa Masuk

Megapolitan
Bocah 13 Tahun Diduga Diperkosa Berkali-kali hingga Hamil Dua Bulan

Bocah 13 Tahun Diduga Diperkosa Berkali-kali hingga Hamil Dua Bulan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.