Anies Batasi Pengguna MRT, Setiap Gerbong Hanya Boleh Diisi 60 Orang

Kompas.com - 15/03/2020, 18:36 WIB
pemeriksaan suhu badan di stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2020) KOMPAS.COM/WALDA MARISONpemeriksaan suhu badan di stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies membatasi jumlah penumpang MRT Jakarta selama situasi darurat virus corona tipe 2 ( SARS-CoV-2). Pembatasan akan diterapkan mulai Senin (16/3/2020) besok.

Anies mengatakan, satu gerbong MRT yang bisa ditumpangi 300 orang, kini hanya bisa dinaiki 60 orang saja.

"Setiap gerbong itu (tadinya) maksimal 300 orang, nantinya maksimum diisi 60 orang," kata Anies dalam konferensi pers yang ditayangkan melalui akun Facebook Pemprov DKI, Minggu (15/3/2020).

Baca juga: Cegah Covid-19, MRT, LRT, dan Transjakarta Hanya Beroperasi Pk 06.00-18.00

Pembatasan akan dilakukan mulai saat masuk stasiun MRT. 

Sebelum masuk stasiun, warga juga akan menjalani pengecekan suhu tubuh.

"Bagi mereka yang memiliki suhu tubuh 38 derjat celcius akan ditempatkan di ruang tertentu untuk ditangani lebih jauh," ucap Anies.

Operator MRT akan menempatkan hand sanitizer di sejumlah tempat agar warga yang menggunakan MRT bisa membasuh tangan mereka.

Anies menyampaiakan, kebijakan itu dilakulan agar dunia usaha di Jakarta bisa mempersilakan karyawannya berkerja di rumah masing-masing sehingga persebaran virus corona tak semakin menjadi.

Jumlah pasien positif virus corona di Indonesia bertambah menjadi 117 kasus hingga hari Minggu ini.

Baca juga: Anies: Ada 289 PDP dan 660 ODP Covid-19 di Jakarta

Angka itu bertambah 21 kasus dari pengumuman kemarin.

"Per hari ini dari lab yang saya terima pagi ya, hari ini kita dapatkan 21 kasus baru, di mana 19 di antaranya di Jakarta, 2 di Jawa Tengah," kata Achmad Yurianto, juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Minggu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Epidemiolog Sebut Izin Edar GeNose C19 Seharusnya Diterbitkan untuk Riset

Epidemiolog Sebut Izin Edar GeNose C19 Seharusnya Diterbitkan untuk Riset

Megapolitan
Beraksi Kurang dari 1 Menit, Komplotan Maling Rusak 2 Gembok Pintu Rumah, lalu Gasak Motor

Beraksi Kurang dari 1 Menit, Komplotan Maling Rusak 2 Gembok Pintu Rumah, lalu Gasak Motor

Megapolitan
Epidemiolog Sebut GeNose C19 Belum Bisa Gantikan Tes Covid-19

Epidemiolog Sebut GeNose C19 Belum Bisa Gantikan Tes Covid-19

Megapolitan
Polisi Sebut Perampok Motor di Tanjung Priok Sudah 20 Kali Beraksi

Polisi Sebut Perampok Motor di Tanjung Priok Sudah 20 Kali Beraksi

Megapolitan
Todong Pengendara serta Rampas Motor dan Ponsel Korban, 3 Perampok Ditangkap

Todong Pengendara serta Rampas Motor dan Ponsel Korban, 3 Perampok Ditangkap

Megapolitan
Polisi Sita 10 Motor dari Pencuri di Tangerang Raya, Korban Diminta Datang ke Mapolres Tangsel

Polisi Sita 10 Motor dari Pencuri di Tangerang Raya, Korban Diminta Datang ke Mapolres Tangsel

Megapolitan
Perampok Minimarket di Ciputat Bawa Senjata Palsu untuk Takut-takuti Korban

Perampok Minimarket di Ciputat Bawa Senjata Palsu untuk Takut-takuti Korban

Megapolitan
Polisi Jadwalkan Olah TKP Kasus Video Syur Gisel dan Nobu Pekan Depan

Polisi Jadwalkan Olah TKP Kasus Video Syur Gisel dan Nobu Pekan Depan

Megapolitan
PMI Kota Bekasi Punya 1 Alat Pengambilan Plasma Konvalesen, tapi Belum Buka Layanan

PMI Kota Bekasi Punya 1 Alat Pengambilan Plasma Konvalesen, tapi Belum Buka Layanan

Megapolitan
Wali Kota: 35 Persen Wilayah Jakbar Dataran Rendah, Pasti Ada Genangan Saat Musim Hujan

Wali Kota: 35 Persen Wilayah Jakbar Dataran Rendah, Pasti Ada Genangan Saat Musim Hujan

Megapolitan
Kronologi Terbongkarnya Prostitusi Anak di Bawah Umur di Sunter

Kronologi Terbongkarnya Prostitusi Anak di Bawah Umur di Sunter

Megapolitan
Video Viral Tawuran di Rel Kereta Api di Tanjung Priok, Berawal dari Masalah Parkir

Video Viral Tawuran di Rel Kereta Api di Tanjung Priok, Berawal dari Masalah Parkir

Megapolitan
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Pulangkan 31 WNA yang Tak Penuhi Syarat Masuk Indonesia

Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Pulangkan 31 WNA yang Tak Penuhi Syarat Masuk Indonesia

Megapolitan
Duduk Perkara Kisruh di Gerindra, Berawal Kritikan Ali Lubis Desak Anies Baswedan Mundur...

Duduk Perkara Kisruh di Gerindra, Berawal Kritikan Ali Lubis Desak Anies Baswedan Mundur...

Megapolitan
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta: 153 WNA yang Masuk ke Indonesia Punya Izin Tinggal

Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta: 153 WNA yang Masuk ke Indonesia Punya Izin Tinggal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X