Anies: "Headway" MRT Jakarta Kembali 5 Menit pada "Rush Hour"

Kompas.com - 16/03/2020, 21:12 WIB
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan memberikan sambutan sebelum penandatangananan Paket Kontrak antara PT MRT Jakarta (Perseroda) dan Shimizu-Adhi Karya JV (SAJV) untuk Fase 2 CP 201 di Stasiun MRT Bundaran HI, Senin (17/2/2020). PT Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta akan mulai membangun stasiun MRT fase II A CP-201 pada Maret 2020, Fase ini terdiri dari Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas dengan panjang 2,8 kilometer yang keseluruhannya berada di bawah tanah. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGGubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan memberikan sambutan sebelum penandatangananan Paket Kontrak antara PT MRT Jakarta (Perseroda) dan Shimizu-Adhi Karya JV (SAJV) untuk Fase 2 CP 201 di Stasiun MRT Bundaran HI, Senin (17/2/2020). PT Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta akan mulai membangun stasiun MRT fase II A CP-201 pada Maret 2020, Fase ini terdiri dari Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas dengan panjang 2,8 kilometer yang keseluruhannya berada di bawah tanah.
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, selang waktu kedatangan antar-rangkaian kereta (headway) MRT Jakarta pada jam sibuk (rush hour) kembali setiap 5 menit mulai Selasa (17/3/2020) besok.

Headway MRT Jakarta pada Senin (16/3/2020) ini diketahui diperpanjang tiap 20 menit sekali demi mencegah penyebaran virus corona.

"MRT juga sama jaraknya di jam rush hour akan kembali seperti semula, 5 menit, sehingga penumpang bisa langsung naik setiap 5 menit," ujar Anies dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta yang disiarkan melalui akun Facebook Pemprov DKI Jakarta, Senin.

Baca juga: Mulai Besok, Anies Kembalikan Jam Operasional Transjakarta, MRT, LRT

Rush hour yang ditetapkan PT MRT Jakarta diketahui pada pukul 07.00-09.00 WIB dan 17.00-19.00 WIB, setiap Senin-Jumat.

Sementara headway di luar jam sibuk yakni setiap 10 menit.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, rangkaian kereta MRT Jakarta yang dioperasikan mulai Selasa besok juga kembali normal.

"Yang saat ini beroperasi empat rangkaian, menjadi 16 rangkaian. Namun, untuk kapasitasnya kami batasi. Biasanya satu rangkaian maksimum 1.200, sekarang maksimum 360 penumpang," kata Syafrin.

Baca juga: Jam Operasional Transjakarta, MRT, LRT Kembali Normal, tapi Penumpang Dibatasi

Tak hanya headway MRT Jakarta, headway LRT Jakarta yang diberlakukan tiap 30 menit pada Senin ini akan kembali normal mulai Selasa besok, yakni tiap 10 menit.

Meskipun headway rangkaian kereta MRT dan LRT Jakarta kembali normal, Pemprov DKI Jakarta membatasi jumlah penumpang di dalam kereta. Tujuannya agar ada jarak antarpenumpang demi mencegah penyebaran virus corona.

Kapasitas angkut satu rangkaian kereta MRT yang biasanya 1.200 penumpang dikurangi menjadi 360 penumpang.

Sementara kapasitas angkut satu rangkaian kereta LRT dikurangi dari 270 penumpang menjadi 80 penumpang.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Megapolitan
APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

Megapolitan
Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Megapolitan
Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Megapolitan
Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Megapolitan
Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Megapolitan
Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Megapolitan
Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Megapolitan
PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

Megapolitan
Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Megapolitan
Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Megapolitan
4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

Megapolitan
UI Pertimbangkan Terapkan Sistem Kuliah Campuran Tatap Muka dan Daring

UI Pertimbangkan Terapkan Sistem Kuliah Campuran Tatap Muka dan Daring

Megapolitan
Hasil Rapid Test, 19 Orang di Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2 Cipayung Reaktif Covid-19

Hasil Rapid Test, 19 Orang di Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2 Cipayung Reaktif Covid-19

Megapolitan
Ini Syarat Aktivitas di Rumah Ibadah saat PSBB Proporsional di Depok

Ini Syarat Aktivitas di Rumah Ibadah saat PSBB Proporsional di Depok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X