Kompas.com - 18/03/2020, 09:28 WIB
Penulis Cynthia Lova
|

BEKASI, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bekasi meminta seluruh rumah sakit untuk melayani seluruh pasien yang hendak tes Covid-19 atau virus corona .

Hal itu diungkapkan Wali Kota Bekasi, Rachmat Effendy menanggapi pasien dalam pengawasan Covid-19 di RS Mitra Keluarga Bekasi yang viral lantaran merasa ditolak saat hendak minta diperiksa.

“Gini hal-hal yang begitu tolong dicermati, orang terduga (Covid-19) itu atau yang membutuhkan perwatan atau siapa pun yang masuk rumah sakit harus dilayani mau terduga mau kondisi dalam apa pun harus dilayani,” ujar Effendy alias Pepen, di Bekasi, Rabu (18/3/2020).

Baca juga: Pemkot Bekasi Memperbolehkan Pegawainya Kerja dari Rumah Selama 2 Pekan

Ia memastikan seluruh rumah sakit di Bekasi mampu melayani pasien Covid-19. Sebab seluruh rumah sakit telah memiliki ruang isolasi.

“Jadi jangan ada lagi orang yang ditolak atau tidak dilayani, kan kemaren bapak sudah keliling bahkan Mitra Keluarga menyediakan empat loh ruang isolasi dalam keadaan emergency, Global juga punya ruang isolasi khusus ya, terus Hermina,” kata Pepen.

Adapun Pemkot sebelumnya telah menunjuk RSUD Kota Bekasi menjadi rumah sakit rujukan bagi warga Bekasi yang memiliki gejala Covid-19 atau virus corona hendak periksa maupun berobat.

Baca juga: Pemkot Pastikan Stok Pangan di Bekasi Cukup, Warga Tak Perlu Panic Buying

Hal ini agar tidak ada lagi penumpukan di sejumlah rumah sakit rujukan yang sebelumnya menjadi rujukan Kemenkes terkait pengobatan pasien Covid-19.

“Kita punya standar pelayanan yang sama dengan rumah sakit yang diberikan pemerintah, ini inisiatif kepala daerah Wali Kota dan rumah sakit beserta seluruh jajaran dokter, dinas kesehatan dalam upaya tidak perlu lagi antre (berobat atau cek Covid-19),” tutur Pepen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Sebut Hal Ini yang Bikin Banjir di Kolong Tol Meruya Lebih Cepat Surut

Warga Sebut Hal Ini yang Bikin Banjir di Kolong Tol Meruya Lebih Cepat Surut

Megapolitan
Tiga RT di Cipete Utara Terendam Banjir 1,2 Meter

Tiga RT di Cipete Utara Terendam Banjir 1,2 Meter

Megapolitan
Masih Ada Anak Stunting di 7 Kelurahan Jakarta Utara

Masih Ada Anak Stunting di 7 Kelurahan Jakarta Utara

Megapolitan
Banyak Motor Mogok karena Nekat Terobos Banjir di Jalan Bujana Tirta Pulogadung

Banyak Motor Mogok karena Nekat Terobos Banjir di Jalan Bujana Tirta Pulogadung

Megapolitan
Massa Gelar Aksi Solidaritas di Istana: Pak Jokowi, Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan!

Massa Gelar Aksi Solidaritas di Istana: Pak Jokowi, Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan!

Megapolitan
Tol BSD Ditutup Lagi, Tergenang Banjir Setinggi 67 Sentimeter Imbas Hujan Deras

Tol BSD Ditutup Lagi, Tergenang Banjir Setinggi 67 Sentimeter Imbas Hujan Deras

Megapolitan
Tembok MTSN 19 Pondok Labu Roboh Timpa Siswa: 3 Tewas dan 1 Luka-Luka

Tembok MTSN 19 Pondok Labu Roboh Timpa Siswa: 3 Tewas dan 1 Luka-Luka

Megapolitan
Naturalisasi Sungai Mangkrak hingga Jelang Anies Lengser, Wagub: Banyak Sengketa Tanah

Naturalisasi Sungai Mangkrak hingga Jelang Anies Lengser, Wagub: Banyak Sengketa Tanah

Megapolitan
Kronologi Direktur IT Indomaret Tewas Saat Bersepeda di BSD, Cari Barang Jatuh lalu Ditabrak Truk

Kronologi Direktur IT Indomaret Tewas Saat Bersepeda di BSD, Cari Barang Jatuh lalu Ditabrak Truk

Megapolitan
Tembok MTSN 19 Pondok Labu Roboh, Korban Tewas Dikabarkan Bertambah Jadi Tiga

Tembok MTSN 19 Pondok Labu Roboh, Korban Tewas Dikabarkan Bertambah Jadi Tiga

Megapolitan
Anggap Hillary Brigitta Tak Perlu Laporkan Mamat Alkatiri karena Kena 'Roasting', Pengamat: Media Kritik Kini Semakin Bervariasi

Anggap Hillary Brigitta Tak Perlu Laporkan Mamat Alkatiri karena Kena "Roasting", Pengamat: Media Kritik Kini Semakin Bervariasi

Megapolitan
Warga Tutup Gerbang Tol Jatikarya Bekasi, Jalan Sempat Macet

Warga Tutup Gerbang Tol Jatikarya Bekasi, Jalan Sempat Macet

Megapolitan
7 Ruas Jalan dan 5 RT di Jakarta Selatan Terendam Banjir

7 Ruas Jalan dan 5 RT di Jakarta Selatan Terendam Banjir

Megapolitan
Jalan TB Simatupang Jaksel Macet Imbas Banjir, Puluhan Mobil Terjebak

Jalan TB Simatupang Jaksel Macet Imbas Banjir, Puluhan Mobil Terjebak

Megapolitan
Cerita Anies Jadi 'Penangkal Petir' Saat Operator Angkot Marah-marah Bahas JakLingko

Cerita Anies Jadi "Penangkal Petir" Saat Operator Angkot Marah-marah Bahas JakLingko

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.