UI Minta Mahasiswa dari Luar Jabodetabek Tetap Tinggal di Asrama dan Kos Selama Wabah Corona

Kompas.com - 18/03/2020, 10:55 WIB
Gedung Rektorat Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat. KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANGedung Rektorat Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat.

DEPOK, KOMPAS.com - Manajemen Universitas Indonesia (UI) meminta mahasiswa-mahasiswanya dari luar Jabodetabek yang saat ini menghuni Asrama UI untuk tidak ke mana-mana.

Hal ini berkaitan dengan antisipasi penularan pandemi Covid-19 yang terus bereskalasi secara global maupun nasional.

"Disarankan untuk tetap tinggal di Asrama UI atau rumah kost di sekitar kampus UI sampai situasi menjadi kondusif," tulis Sekretaris UI Agustin Kusmayati melalui edarannya yang diteken pada Senin (16/3/2020).

Baca juga: FK-UI Produksi Hand Sanitizer untuk Dibagikan Gratis ke Rumah Sakit hingga Sekolah

Sebelumnya, UI sempat mempersilakan mahasiswanya yang menghuni Asrama UI dan tinggal di sekitar UI untuk pulang ke rumah keluarga masing-masing.

Hal ini demi mengurangi kerumunan yang berpotensi mempermudah penularan Covid-19.

Akan tetapi, kebijakan itu kemudian dikritik karena dinilai justru bakal berpeluang membawa virus corona baru ke domisili masing-masing mahasiswa, yang berarti memperluas sebaran Covid-19.

Agustin menyatakan, mahasiswa yang tinggal di Asrama UI dan di sekitar kampus baru boleh meninggalkan tempat itu dengan sejumlah syarat.

Mereka juga diwajibkan melaporkan diri kepada Kepala Asrama UI dan/atau Manajer Kemahasiswaan Fakultas/Program Pendidikan Vokasi.

Baca juga: UI Beri Pedoman kepada Mahasiswa yang Diminta Kembali ke Rumah

"Pertama, memastikan dirinya sehat dengan cara melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di tempat tinggal masing-masing sebelum pulang. Jika setelah masa 14 hari isolasi mandiri terbukti sehat, mahasiswa yang bersangkutan dapat pulang ke rumah keluarga," jelas dia.

"Kedua, selama dalam perjalanan pulang harus tetap menjaga kebersihan diri dan menerapkan tindakan kewaspadaan dan pencegahan penularan Covid-19 sebaik-baiknya," tambah Agustin.

Ia juga meminta agar mahasiswa yang pulang ke rumah keluarga setelah mengisolasi diri, setibanya di rumah keluarga, segera bersih-bersih diri sebelum kontak fisik dengan anggota keluarga di rumah.

"Terakhir, sesampai di rumah keluarga harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Jika setelah 14 hari isolasi mandiri terbukti sehat, baru dapat melakukan aktivitas seperti biasa, dengan tetap menerapkan tindakan kewaspadaan dan pencegahan penularan Covid-19," tutup Agustin.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembunuh Perempuan di Margonda Residence Akui Sudah Siapkan Palu Sebelum Temui Korban

Pembunuh Perempuan di Margonda Residence Akui Sudah Siapkan Palu Sebelum Temui Korban

Megapolitan
Jelang 17 Agustus, Pedagang Bendera Merah Putih Gelar Lapak di Pasar Minggu

Jelang 17 Agustus, Pedagang Bendera Merah Putih Gelar Lapak di Pasar Minggu

Megapolitan
Sebelum Ditangkap, Pelaku Pencemaran Nama Baik Ahok Sempat Ubah Nama Akun Instagramnya

Sebelum Ditangkap, Pelaku Pencemaran Nama Baik Ahok Sempat Ubah Nama Akun Instagramnya

Megapolitan
Polisi: Laporan terhadap Anji dan Hadi Pranoto Naik ke Tahap Penyidikan

Polisi: Laporan terhadap Anji dan Hadi Pranoto Naik ke Tahap Penyidikan

Megapolitan
Puluhan Pengurus Rumah Ibadah di Cilincing Jalani Swab Test Massal

Puluhan Pengurus Rumah Ibadah di Cilincing Jalani Swab Test Massal

Megapolitan
HUT Ke-75 RI, Pemprov DKI Bakal Kumandangkan Lagu Indonesia Raya Serentak di Berbagai Wilayah

HUT Ke-75 RI, Pemprov DKI Bakal Kumandangkan Lagu Indonesia Raya Serentak di Berbagai Wilayah

Megapolitan
UPDATE 6 Agustus: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 15, Totalnya Kini 612

UPDATE 6 Agustus: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 15, Totalnya Kini 612

Megapolitan
Lawan Pembunuhnya, Wanita yang Tewas di Margonda Residence Dipukul Berkali-kali

Lawan Pembunuhnya, Wanita yang Tewas di Margonda Residence Dipukul Berkali-kali

Megapolitan
Santri dan ASN DKI yang Karantina di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Santri dan ASN DKI yang Karantina di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Megapolitan
HUT Ke-75 RI, Pemprov DKI Larang Kegiatan yang Mengundang Kerumunan Warga

HUT Ke-75 RI, Pemprov DKI Larang Kegiatan yang Mengundang Kerumunan Warga

Megapolitan
BPBD Keluarkan Peringatan Dini Hujan Disertai Angin Kencang di Jakarta

BPBD Keluarkan Peringatan Dini Hujan Disertai Angin Kencang di Jakarta

Megapolitan
Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, Polres Metro Tangerang Lepas 40.000 Bibit Ikan

Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, Polres Metro Tangerang Lepas 40.000 Bibit Ikan

Megapolitan
Ketentuan Upacara HUT Ke-75 RI di Pemkot Jakut, Jumlah Peserta hingga Paskibraka Dikurangi

Ketentuan Upacara HUT Ke-75 RI di Pemkot Jakut, Jumlah Peserta hingga Paskibraka Dikurangi

Megapolitan
Pembunuh Wanita di Margonda Residence Mengaku Terbakar Cemburu

Pembunuh Wanita di Margonda Residence Mengaku Terbakar Cemburu

Megapolitan
Cerita Monica Soraya Adopsi Enam Bayi, Ingin Berikan Hidup Layak, Tak Lupakan Ibu Kandung...

Cerita Monica Soraya Adopsi Enam Bayi, Ingin Berikan Hidup Layak, Tak Lupakan Ibu Kandung...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X