PT KCI Tambah 2 Perjalanan KRL untuk "Social Distancing"

Kompas.com - 18/03/2020, 15:56 WIB
Petugas sedang melakukan pengecekan suhu tubuh terhadap para calon penumpang KRL di Stasiun Bogor, Senin (16/3/2020). KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHPetugas sedang melakukan pengecekan suhu tubuh terhadap para calon penumpang KRL di Stasiun Bogor, Senin (16/3/2020).


DEPOK, KOMPAS.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menambah dua perjalanan kereta rel listrik ( KRL) atau commuter line mulai Rabu (18/3/2020).

Keduanya adalah pemberangkatan dari Stasiun Bogor pada jam sibuk pagi hari dengan jadwal sebagai berikut:

1. Pemberangkatan Bogor tujuan Kampung Bandan pukul 05:32 WIB.

2. Pemberangkatan Bogor tujuan Jakarta Kota pukul 06:02 WIB.

Vice President Corporate Communications PT KCI Anne Purba mengklaim, langkah ini diambil sehubungan dengan gerakan social distancing dengan mengurangi kepadatan penumpang pada jam sibuk pagi hari.

Baca juga: Jumlah Penumpang KRL Merosot 20-30 Persen Dibandingkan Pekan Lalu

Ini sebagai antisipasi penularan pandemi Covid-19 yang memang dapat ditekan dengan cara menghindari kerumunan dan menjaga jarak antarpribadi, termasuk di moda transportasi umum seperti KRL.

"Hal ini sejalan dengan himbauan dari pemerintah untuk menjaga jarak dan menghindari kerumunan orang, termasuk di transportasi publik," ujar Anne melalui keterangannya pada wartawan, Rabu.

Di sisi lain, Anne menyampaikan bahwa jumlah penumpang KRL terus merosot hingga 30 persen sejak pekan lalu.

Baca juga: Imbas Penutupan Tempat Wisata dan Tempat Kuliah, Penumpang KRL Turun 34 Persen

Ia menduga, fenomena ini terjadi seiring dengan kian banyaknya perusahaan yang menerapkan kebijakan bekerja dari rumah.

Penambahan dua perjalanan KRL dirasa tepat untuk social distancing di saat jumlah penumpang berkurang.

"Menjaga jarak di antara pengguna juga lebih dimungkinkan dengan telah berkurangnya pengguna KRL," kata Anne.

“Kami berharap pengguna KRL dapat bekerja sama dan saling mengingatkan sesama pengguna untuk menjaga jarak. Bila kereta sudah tampak mulai padat, pengguna sebaiknya mempertimbangkan untuk naik kereta selanjutnya," ia mengakhiri.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Sebar Kebohongan Obat Covid-19, Anji Dilaporkan ke Polisi

Diduga Sebar Kebohongan Obat Covid-19, Anji Dilaporkan ke Polisi

Megapolitan
Pemprov Jakarta Sebut Ganjil Genap Diterapkan untuk Paksa Warga Tetap di Rumah

Pemprov Jakarta Sebut Ganjil Genap Diterapkan untuk Paksa Warga Tetap di Rumah

Megapolitan
UPDATE 3 Agustus: Bertambah 1, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Genap 600

UPDATE 3 Agustus: Bertambah 1, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Genap 600

Megapolitan
UPDATE 3 Agustus: Bertambah 24, Kini Ada 572 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 3 Agustus: Bertambah 24, Kini Ada 572 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Sita 131 Kg Sabu, Terbesar Sepanjang Sejarah di Jakarta Selatan

Sita 131 Kg Sabu, Terbesar Sepanjang Sejarah di Jakarta Selatan

Megapolitan
Calon Pendamping Mohammad Idris di Pilkada 2020 Incar Swasta untuk Bangun Depok

Calon Pendamping Mohammad Idris di Pilkada 2020 Incar Swasta untuk Bangun Depok

Megapolitan
Polisi: 3 Pencuri Spesialis Ganjal ATM dengan Obeng Belajar Melalui Media Sosial

Polisi: 3 Pencuri Spesialis Ganjal ATM dengan Obeng Belajar Melalui Media Sosial

Megapolitan
3 Pencuri Spesialis Ganjal ATM Ditangkap Polisi, Diduga Sudah Beraksi 9 Kali

3 Pencuri Spesialis Ganjal ATM Ditangkap Polisi, Diduga Sudah Beraksi 9 Kali

Megapolitan
Dampingi Mohammad Idris di Pilkada 2020, IBH Ingin Pikat Pemilih 'Asli Depok dan Jawa'

Dampingi Mohammad Idris di Pilkada 2020, IBH Ingin Pikat Pemilih "Asli Depok dan Jawa"

Megapolitan
Kapolda Metro Jaya: Peredaran Narkoba saat Pandemi Covid-19 Cukup Tinggi

Kapolda Metro Jaya: Peredaran Narkoba saat Pandemi Covid-19 Cukup Tinggi

Megapolitan
Polisi Sebut Wilayah Pondok Gede dan Jatiasih Rawan Tawuran di Bekasi

Polisi Sebut Wilayah Pondok Gede dan Jatiasih Rawan Tawuran di Bekasi

Megapolitan
Imam Budi Hartono Klaim Sudah Disetujui Partai untuk Dampingi Idris di Pilkada Depok

Imam Budi Hartono Klaim Sudah Disetujui Partai untuk Dampingi Idris di Pilkada Depok

Megapolitan
Kali Jaletreng Tercemar karena Pembuangan Limbah, Dinas LH Tangsel Kecolongan

Kali Jaletreng Tercemar karena Pembuangan Limbah, Dinas LH Tangsel Kecolongan

Megapolitan
Polda Metro Ungkap 2.894 Kasus Narkotika Sepanjang Januari-Agustus 2020

Polda Metro Ungkap 2.894 Kasus Narkotika Sepanjang Januari-Agustus 2020

Megapolitan
Polresta Tangerang Ringkus Dua Pelaku Curanmor yang Sudah Beraksi 2 Tahun

Polresta Tangerang Ringkus Dua Pelaku Curanmor yang Sudah Beraksi 2 Tahun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X