RSPI Sulianti Saroso Sudah Isolasi 51 Pasien Terkait Covid-19

Kompas.com - 18/03/2020, 17:04 WIB
RSPI Sulianti Saroso, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIRSPI Sulianti Saroso, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara


JAKARTA, KOMPAS.com - RSPI Sulianti Saroso sebagai rumah sakit rujukan nasional untuk menangani kasus Covid-19 di Indonesia, sejauh ini sudah mengisolasi 51 pasien sejak kali pertama kasus ini mewabah.

Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril mengatakan, dari 51 pasien tersebut, 16 di antaranya dinyatakan positif terpapar virus dengan nama resmi SARS-CoV-2.

"Yang confirm ( positif Covid-19) itu ada 14. (Hari ini) tambah dua, jadi 16," kata Syahril di RSPI Sulianti Saroso.

Baca juga: UPDATE: 11 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh, 19 Kasus Meninggal

Sementara, 31 lainnya dinyatakan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP). Ada yang masih harus menunggu hasil laboratorium, dan banyak yang dinyatakan negatif lalu dipulangkan.

Syahril juga mengatakan bahwa, empat orang pasien dinyatakan meninggal dunia baik pasien yang dinyatakan positif maupun negatif virus corona.

Dari 11 ruangan isolasi yang tersedia, ada delapan pasien positif Covid-19 sedang dirawat di RSPI Sulianti Saroso, sementara sisanya masih harus menunggu hasil laboratorium.

Baca juga: Data Pasien Meninggal Covid-19 Naik, Pemerintah Akui Ada Masalah Pendataan

Syahril menjelaskan, rata-rata pasien yang diisolasi di RSPI Sulianti Saroso dalam keadaan baik, akan tetapi ada dua pasien yang harus menggunakan alat bantu pernapasan.

"Dua orang yang memang memerlukan perawatan khusus dan saat ini menggunakan high flow oxygenation, artinya suatu oksigen dengan tekanan tinggi kemudian nanti kita lihat perkembangannya apakah perlu dilakukan pemasangan ventilator atau tidak," ujar Syahril.

RSPI juga baru saja menambah ruangan isolasi menjadi 15 ruangn bagi pasien Covid-19 dan sudah bisa dioperasionalkan hari ini.

Adapun Pemerintah mengumumkan adanya penambahan jumlah kasus positif virus corona atau Covid-19 secara signifikan sejak kemarin hingga hari ini, Rabu (18/3/2020).

Baca juga: Satu Pasien Meninggal Dunia di Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso Dinyatakan Negatif Covid-19

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pembukaan Gereja, KAJ Siapkan Protokol Kesehatan Umat

Jelang Pembukaan Gereja, KAJ Siapkan Protokol Kesehatan Umat

Megapolitan
Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Megapolitan
Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Megapolitan
Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Megapolitan
Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu di Bintaro

Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu di Bintaro

Megapolitan
Anies Bilang Izin Reklamasi Ancol Tak Langgar Janji Kampanye

Anies Bilang Izin Reklamasi Ancol Tak Langgar Janji Kampanye

Megapolitan
UPDATE 11 Juli: Tambah 359 Kasus, Jumlah Pasien Covid-19 di DKI Capai 13.957

UPDATE 11 Juli: Tambah 359 Kasus, Jumlah Pasien Covid-19 di DKI Capai 13.957

Megapolitan
Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Pramuka Ditutup Selama Tiga Hari

Satu Pedagang Positif Covid-19, Pasar Pramuka Ditutup Selama Tiga Hari

Megapolitan
Anies Sebut Reklamasi Terdahulu Menghasilkan Banjir, sedangkan Reklamasi Ancol Mengendalikan Banjir

Anies Sebut Reklamasi Terdahulu Menghasilkan Banjir, sedangkan Reklamasi Ancol Mengendalikan Banjir

Megapolitan
Achmad Yurianto: Face Shield yang Dipakai Tanpa Masker Tak Maksimal Cegah Penularan Covid-19

Achmad Yurianto: Face Shield yang Dipakai Tanpa Masker Tak Maksimal Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Usut Kematian Editor Metro TV

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Usut Kematian Editor Metro TV

Megapolitan
Terprovokasi Ajakan Tawuran lewat Live Streaming, Dua Remaja Ditangkap

Terprovokasi Ajakan Tawuran lewat Live Streaming, Dua Remaja Ditangkap

Megapolitan
Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

Anies Akui Secara Teknis Penambahan Lahan di Ancol adalah Reklamasi

Megapolitan
Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

Buka Suara soal Reklamasi Ancol, Anies: Ini untuk Melindungi Warga dari Banjir

Megapolitan
Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Lurah Grogol Selatan yang Dicopot Diduga Beri Pelayanan Langsung ke Djoko Tjandra Saat Bikin E-KTP

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X