Penerapan "Social Distancing", Begini Suasana Pengajuan SIM di Satpas Daan Mogot

Kompas.com - 19/03/2020, 09:43 WIB
Ruang tunggu foto untuk pembuatan SIM, di Satpas SIM Daan Mogot, Kamis (19/3/2020) Dokumentasi Satpas SIM Daan Mogot Ruang tunggu foto untuk pembuatan SIM, di Satpas SIM Daan Mogot, Kamis (19/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemberlakuan social distancing guna mengantisipasi wabah virus corona tipe 2 yang menyebabkan Covid-19 juga diterapkan di Kantor Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) Surat Izin Mengemudi (SIM) Daan Mogot, Jakarta Barat.

Kasie SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Lalu Hedwin Hanggara mengatakan, social distancing ini dilakukan sejak Senin (16/3/2020).

"Diterapkan mulai Senin kemarin, ini kita lakukan untuk mencegah dan mengantisipasi penularan virus corona," kata Hedwin saat dihubungi Kompas.com, Kamis (19/3/2020).

Dalam praktiknya, pengaju SIM akan diberi jarak satu meter dengan pengaju lainnya.

Baca juga: Bekasi Tak Tutup Tempat Hiburan tetapi Terapkan Social Distancing

Ketika memasuki kantor Satpas dan dicek suhu badan, penguji SIM harus mengantre dengan penguji SIM lainnya dalam jarak satu meter.

Setelah masuk, pengisian formulir dan pembayaran biaya administrasi juga dilakukan dengan menjaga jarak.

Tidak sampai di situ, jaga jarak juga dilakukan ketika penguji SIM duduk di ruang tunggu. Di sana terdapat kursi yang sudah ditandai dengan huruf "X" berwarna merah.

Baca juga: Ketika Penutupan Sekolah Dimanfaatkan Sejumlah Pelajar untuk Main Game di Warnet

Artinya, tempat itu sengaja dikosongkan untuk memberi jarak penguji satu dengan lainnya.

"Selain itu, yang kita lakukan pemeriksaan suhu tubuh, penggunaan masker, penggunaan sarung tangan, mempersiapkan hand sanitizer, penyemprotan disinfektan secara rutin, mempersiapkan klinik kesehatan, dan mempersiapkan tenaga medis," kata Hedwin.

Sejauh ini, Hedwin mengklaim, jumlah pengaju SIM masih normal seperti biasa.

"Untuk jumlah peserta uji SIM masih seperti biasa," kata Hedwin.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kedapatan Layani Dine In, Sebuah Restoran di Hotel Rawamangun Ditutup Tiga Hari

Kedapatan Layani Dine In, Sebuah Restoran di Hotel Rawamangun Ditutup Tiga Hari

Megapolitan
SDA Jakpus Rencanakan Buat Pintu Air Cegah Kembali Genangan di TPU Karet Bivak

SDA Jakpus Rencanakan Buat Pintu Air Cegah Kembali Genangan di TPU Karet Bivak

Megapolitan
Ekskavator Timpa JPO Abdullah Syafei, Terguling Saat Akan Diangkut

Ekskavator Timpa JPO Abdullah Syafei, Terguling Saat Akan Diangkut

Megapolitan
Banjir Terjang Ranggamekar Bogor, Dinding Dapur Rumah Warga Jebol

Banjir Terjang Ranggamekar Bogor, Dinding Dapur Rumah Warga Jebol

Megapolitan
Polres Bandara Soetta Musnahkan 893,7 Gram Sabu Selundupan Lintas Provinsi

Polres Bandara Soetta Musnahkan 893,7 Gram Sabu Selundupan Lintas Provinsi

Megapolitan
Banjir yang Merendam RW 004 Kembangan Utara Akhirnya Surut

Banjir yang Merendam RW 004 Kembangan Utara Akhirnya Surut

Megapolitan
Wagub DKI: Kami Rapat Hampir Tiap Hari dengan Pusat, Bahas ICU Pasien Covid-19 hingga Karantina

Wagub DKI: Kami Rapat Hampir Tiap Hari dengan Pusat, Bahas ICU Pasien Covid-19 hingga Karantina

Megapolitan
Langgar Batas Jam Operasional, Tempat Hiburan Malam hingga Spa di Bekasi Disegel

Langgar Batas Jam Operasional, Tempat Hiburan Malam hingga Spa di Bekasi Disegel

Megapolitan
Epidemiolog: Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Depok Kecil, Wajar Cepat Penuh

Epidemiolog: Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Depok Kecil, Wajar Cepat Penuh

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Angkut 951 Meter Kubik Sampah akibat Banjir Semalam

Pemprov DKI Jakarta Angkut 951 Meter Kubik Sampah akibat Banjir Semalam

Megapolitan
Ekskavator Terguling dan Menimpa JPO di Jalan Abdullah Syafei

Ekskavator Terguling dan Menimpa JPO di Jalan Abdullah Syafei

Megapolitan
Napi Narkoba yang Kabur dari Lapas Tangerang Dicekal ke Luar Negeri

Napi Narkoba yang Kabur dari Lapas Tangerang Dicekal ke Luar Negeri

Megapolitan
Sungai Cisadane Meluap, 6 Rumah di Bogor Terendam Banjir

Sungai Cisadane Meluap, 6 Rumah di Bogor Terendam Banjir

Megapolitan
Sembuh Setelah Ditabrak Remaja Saat Razia Masker, Satpol PP di Jakpus Kini Bertugas Lagi

Sembuh Setelah Ditabrak Remaja Saat Razia Masker, Satpol PP di Jakpus Kini Bertugas Lagi

Megapolitan
Katulampa Siaga 1, Sejumlah Warga Rawajati Sempat Mengungsi

Katulampa Siaga 1, Sejumlah Warga Rawajati Sempat Mengungsi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X