Akibat Wabah Corona, Penumpang KRL di Stasiun Rawabuntu Menurun 40 Persen

Kompas.com - 19/03/2020, 15:35 WIB
Stasiun Rawabuntu, Serpong, Tangerang Selatan dilakukan penyemprotan disinfektan guna mencegah penularana virus corona atau covid-19, Kamis (19/3/2020). Hal tersebut dilakukan mengingat stasiun menjadi salah satu tempat banyaknya masyarakat berkerumun. KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiStasiun Rawabuntu, Serpong, Tangerang Selatan dilakukan penyemprotan disinfektan guna mencegah penularana virus corona atau covid-19, Kamis (19/3/2020). Hal tersebut dilakukan mengingat stasiun menjadi salah satu tempat banyaknya masyarakat berkerumun.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Stasiun Rawabuntu, Serpong, Tangerang Selatan mengalami penurunan jumlah penumpang semenjak pandemi Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir.

Kepala Stasiun Rawabuntu, Iskandar mengatakan, penurunan penumpang saat ini mencapai 40 persen dari hari biasanya yang berjumlah 22.000.

"Volume penumpang biasanya 22.000 per-hari. Sekarang kita ada pengurangan 40 persen dari hari biasanya," ujar Iskandar, Kamis (19/3/2020).

Iskandar menjelaskan, penurunan penumpang pada Stasiun Rawabuntu semakin terlihat setelah banyaknya para pekerja dan pelajar yang tidak beraktifitas di luar rumah.

Baca juga: Stasiun Rawabuntu Disemprot Disinfektan untuk Cegah Penyebaran Corona

"Pengumuman pemerintah juga kan ada kerja di rumah, ada yang sekolah diliburkan itu mengalami pengurangan," ucapnya.

Meski demikian, Iskandar tetap melakukan pencegahan penyebaran virus dengan melakukan pengecekan suhu tubuh.

Namun, sejauh ini belum ada penumpang yang mengalami kondisi suhu tubuh panas hingga 38 derajat celsius.

"Tidak ada. Kalau saya dapat informasinya itu di Stasiun Kebayoran (Lama) itu sempat ada dirujuk ke Rumah Sakit," tutupnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ancol Siapkan Pengibaran Bendera Merah Putih di Dalam Air

Ancol Siapkan Pengibaran Bendera Merah Putih di Dalam Air

Megapolitan
Penusuk Pria hingga Tewas di Warnet Duren Sawit Ditangkap

Penusuk Pria hingga Tewas di Warnet Duren Sawit Ditangkap

Megapolitan
UPDATE 15 Agustus Depok: 47 Kasus Baru Covid-19, Penambahan Tertinggi Selama Pandemi

UPDATE 15 Agustus Depok: 47 Kasus Baru Covid-19, Penambahan Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Cegah Kembali Kasus Covid-19, Mal AEON BSD Antar Jemput Karyawan hingga Rapid Test Berkala

Cegah Kembali Kasus Covid-19, Mal AEON BSD Antar Jemput Karyawan hingga Rapid Test Berkala

Megapolitan
UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

Megapolitan
Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

Megapolitan
Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

Megapolitan
Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

Megapolitan
Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

Megapolitan
Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

Megapolitan
Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

Megapolitan
Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Megapolitan
Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X