Kompas.com - 19/03/2020, 22:31 WIB
Fakultas Farmasi Universitas Indonesia memproduksi hand sanitizer, Rabu (18/3/2020). Produksi hand sanitizer untuk lingkungan UI, fakultas, dan rumah sakit UI sebagai usaha pencegahan penyebaran infeksi Covid-19 di Universitas Indonesia. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOFakultas Farmasi Universitas Indonesia memproduksi hand sanitizer, Rabu (18/3/2020). Produksi hand sanitizer untuk lingkungan UI, fakultas, dan rumah sakit UI sebagai usaha pencegahan penyebaran infeksi Covid-19 di Universitas Indonesia.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Merebaknya virus corona (Covid-19) di Indonesia mengundang perhatian sejumlah pihak untuk ikut andil dalam penanganannya.

Salah satunya lembaga kemanusiaan Human Initiative yang mengajak masyarakat untuk menjadi volunteer atau sukarelawan dalam melawan penyebaran virus corona.

Tugas volunteer tersebut dengan membuat hand sanitizer yang dipusatkan di wilayah Bandung dan Karawang, Jawa Barat.

Baca juga: Surabaya, Bandung hingga Solo, Kembangkan Hand Sanitizer Sendiri

CRM Human Initiative Jawa Barat, Amalia Dewi mengatakan, saat ini sudah terdapat 47 volunteer dengan berbagai usia yang telah terdata.

Sejumlah volunteer tersebut datang dari berbagai wilayah, seperti Bandung dan Bekasi.

Dari 47 orang volunteer tersebut pun telah dipastikan kesehatannya.

"Rencana kita itu sampai 100 volunteer akan kita stop, baru buat (produksi hand sanitizer). Saat ini baru tahap pertama itu sudah 47 orang," kata Amalia saat dihubungi Kompas.com, Kamis (19/3/2020).

Nantinya tahap pertama ini akan dibagi masing-masingnya 20 volunteer untuk wilayah Bandung dan Karawang, Jawa Barat.

Mereka akan membuat hand sanitizer dengan dipandu ahli di bidang kimia dan kesehatan.

"Karena memang pembuatannya kita perlu banyak buat hand sanitizer dan harus didampingi ahli karena nggak sembarangan dalam pembuatan," kata Amalia.

Setelah selesai, hand sanitizer akan dibagikan ke tempat ibadah, sekolah dan fasilitas umum lainnya untuk pencegahan virus corona.

Baca juga: FK-UI Produksi Hand Sanitizer untuk Dibagikan Gratis ke Rumah Sakit hingga Sekolah

"Jadi masing-masing 20 volunteer itu untuk tahap satu. Nanti ada tahap dua. Volunteer itu hanya dikhususkan pembuatan hand sanitizer kalau pendistribusian itu ada orang lain lagi," ucapnya.

Sampai saat ini, pendaftaran volunteer pembuatan hand sanitizer masih dibuka.

Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat mendaftarkan diri melalui situs human-initiative.org.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditinggal Shalat Jumat, 14 Sertifikat Tanah dalam Tas di Mobil Dicuri di Tangerang

Ditinggal Shalat Jumat, 14 Sertifikat Tanah dalam Tas di Mobil Dicuri di Tangerang

Megapolitan
UPDATE 23 April: Bertambah 40 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 10.778

UPDATE 23 April: Bertambah 40 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 10.778

Megapolitan
Pemkot Tangerang Tunggu Arahan Gubernur soal Aturan Mudik Antar-wilayah di Banten

Pemkot Tangerang Tunggu Arahan Gubernur soal Aturan Mudik Antar-wilayah di Banten

Megapolitan
Para Lurah di Jakarta Barat Mengaku Belum Dapat Instruksi soal Pembuatan SIKM di Kelurahan

Para Lurah di Jakarta Barat Mengaku Belum Dapat Instruksi soal Pembuatan SIKM di Kelurahan

Megapolitan
Warga Bisa Pinjam dan Sumbang Buku di Taman Situ Lembang Jakarta Pusat

Warga Bisa Pinjam dan Sumbang Buku di Taman Situ Lembang Jakarta Pusat

Megapolitan
UPDATE 23 April: Ada 884 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 7.203 Pasien Dirawat

UPDATE 23 April: Ada 884 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 7.203 Pasien Dirawat

Megapolitan
Semarakkan Ramadhan, Pemprov DKI Gelar Konser Musik Jazz hingga Tur Virtual

Semarakkan Ramadhan, Pemprov DKI Gelar Konser Musik Jazz hingga Tur Virtual

Megapolitan
Warga Tetap Curi Start Mudik meski Khawatir Sebarkan Covid-19 di Kampung Halaman

Warga Tetap Curi Start Mudik meski Khawatir Sebarkan Covid-19 di Kampung Halaman

Megapolitan
Diburu Setelah Serang Seorang Balita, Monyet Liar di Palmerah Ditangkap Warga

Diburu Setelah Serang Seorang Balita, Monyet Liar di Palmerah Ditangkap Warga

Megapolitan
Hotel di Menteng Dijaga Ketat TNI-Polri usai Puluhan Tamu Warga India Diduga Bikin Ricuh

Hotel di Menteng Dijaga Ketat TNI-Polri usai Puluhan Tamu Warga India Diduga Bikin Ricuh

Megapolitan
Tertimpa Pohon Tumbang di Kuningan Jaksel, Mobil Penyok, Pejalan Kaki Luka-luka

Tertimpa Pohon Tumbang di Kuningan Jaksel, Mobil Penyok, Pejalan Kaki Luka-luka

Megapolitan
Polresta Bogor Koordinasi dengan Polda Jabar soal Titik-titik Penyekatan Saat Masa Larangan Mudik

Polresta Bogor Koordinasi dengan Polda Jabar soal Titik-titik Penyekatan Saat Masa Larangan Mudik

Megapolitan
454 WN India Masuk ke Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta pada 11-22 April 2021

454 WN India Masuk ke Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta pada 11-22 April 2021

Megapolitan
Penginapan di Tebet Jadi Tempat Prostitusi Anak, Plt Wali Kota: Bisa Disegel Satpol PP

Penginapan di Tebet Jadi Tempat Prostitusi Anak, Plt Wali Kota: Bisa Disegel Satpol PP

Megapolitan
Pengemudi Porsche Masuk Jalur Transjakarta di Kebayoran Lama, Polisi Cek Kamera ETLE

Pengemudi Porsche Masuk Jalur Transjakarta di Kebayoran Lama, Polisi Cek Kamera ETLE

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X