Kebakaran di Dua Lokasi di Jaktim, Lima Rumah Hangus dan Satu Orang Terluka

Kompas.com - 20/03/2020, 09:39 WIB
Ilustrasi kebakaran ShutterstockIlustrasi kebakaran
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebakaran terjadi pada dua lokasi yang terdiri dari lima unit rumah terbakar di Jakarta Timur pada Jumat (20/3/2020) pagi.

Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelematan (Sudin PKP) Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan bahwa kebakaran pertama terjadi pada sebuah rumah di Jalan Raya Pulogebang, RW 06, Cakung, Jakarta Timur.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 03.30 WIB dan satu unit mobil pemadam diturunkan untuk padamkan api.

Baca juga: Korsleting Listrik, Kebakaran Landa Rumah Agen Gas di Pulogadung

"Kebakaran rumah di Pulogebang. Penyebabnya korsleting listrik, pemadaman kurang lebih setengah jam. Pukul 04.00 tadi sudah padam," kata Gatot dalam keterangannya, Jumat.

Tidak ada korban jiwa maupun luka akibat insiden tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, kebakaran lokasi kedua terjadi pada empat unit rumah di Kompleks Perhubungan, Rawamangun, Jakarta Timur.

Keempat rumah terbakar sekitar pukul 03.39 WIB dan 10 unit mobil pemadam diterjunkan. Diduga kebakaran terjadi akibat kebocoran gas pada salah satu rumah.

Baca juga: Kebakaran di Ciracas, Hanguskan Kios Laundry dan Warung Makan

"Awal mula saudari Ibu Sulistiawati masak buat jualan nasi uduk. Tiba-tiba kejadian kompor terbakar, selanjutnya api menjalar ke sekitar rumah," ujar Gatot.

Akibat kejadian itu, Sulistiawati (42) mengalami luka bakar dan dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

"Api berhasil kita padamkan sekitar pukul 05.10 WIB," ujar Gatot.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPP PSI Segera Kirim Surat Pergantian Viani Limardi ke Pimpinan DPRD DKI

DPP PSI Segera Kirim Surat Pergantian Viani Limardi ke Pimpinan DPRD DKI

Megapolitan
Musim Hujan, Masih Ada Pompa Air di Jakpus yang Rusak

Musim Hujan, Masih Ada Pompa Air di Jakpus yang Rusak

Megapolitan
Balita Dijadikan Manusia Silver Kembali Ditemukan di Tangsel, Langsung Diserahkan ke Kemensos

Balita Dijadikan Manusia Silver Kembali Ditemukan di Tangsel, Langsung Diserahkan ke Kemensos

Megapolitan
Babak Baru Pemecatan Viani Limardi, Akan Gugat PSI Rp 1 Triliun

Babak Baru Pemecatan Viani Limardi, Akan Gugat PSI Rp 1 Triliun

Megapolitan
Fakta Pembunuhan Paranormal di Tangerang: Berawal Selingkuh hingga Sewa Pembunuh Bayaran

Fakta Pembunuhan Paranormal di Tangerang: Berawal Selingkuh hingga Sewa Pembunuh Bayaran

Megapolitan
Misteri Kematian Pemuda di Teluknaga, Berawal Dendam Pelaku hingga Pengeroyokan

Misteri Kematian Pemuda di Teluknaga, Berawal Dendam Pelaku hingga Pengeroyokan

Megapolitan
Pemkot Depok Kebut Normalisasi Situ Jatijajar, Bojongsari, dan Pengarengan Jelang Musim Hujan

Pemkot Depok Kebut Normalisasi Situ Jatijajar, Bojongsari, dan Pengarengan Jelang Musim Hujan

Megapolitan
Hampir Semua PAUD di Depok Diklaim Siap Sekolah Tatap Muka

Hampir Semua PAUD di Depok Diklaim Siap Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Sebagian Jakarta dan Bodebek Kemungkinan Hujan Jelang Sore

Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Sebagian Jakarta dan Bodebek Kemungkinan Hujan Jelang Sore

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Viani Limardi Tuntut PSI Rp 1 Triliun | Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO

[POPULER JABODETABEK] Viani Limardi Tuntut PSI Rp 1 Triliun | Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO

Megapolitan
Tak Ditilang, Perempuan di Tangerang Diminta Nomor Telepon Lalu Terus Dihubungi Polisi

Tak Ditilang, Perempuan di Tangerang Diminta Nomor Telepon Lalu Terus Dihubungi Polisi

Megapolitan
UPDATE: Tambah 73 Kasus di Depok, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 73 Kasus di Depok, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
UPDATE: Tambah 8 Kasus di Kota Tangerang, 94 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 8 Kasus di Kota Tangerang, 94 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Hippindo: Kalau Sertifikasi CHSE Gratis Tanpa biaya, Kami Tak Masalah

Hippindo: Kalau Sertifikasi CHSE Gratis Tanpa biaya, Kami Tak Masalah

Megapolitan
Sidang Hoaks Babi Ngepet di Depok, Saksi Mulanya Tak Tahu Barang yang Diambilnya Babi

Sidang Hoaks Babi Ngepet di Depok, Saksi Mulanya Tak Tahu Barang yang Diambilnya Babi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.