Polres Tangsel Batasi Jam Besuk Tahanan Guna Cegah Penularan Covid-19

Kompas.com - 20/03/2020, 15:13 WIB
Ilustrasi tahanan ThinkstockphotosIlustrasi tahanan

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Polres Tangerang Selatan telah membatasi waktu kunjungan masyarakat yang ingin membesuk tahanan guna mencegah adanya penularan penyakit Covid-19 dari virus corona.

Kasat Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polres Tangsel Iptu Gatot Santoso mengatakan, pembatasan jam besuk tahanan itu telah dilakukan sejak Senin (16/3/2020) lalu.

Saat ini, setiap pengunjung yang ingin membesuk tahanan hanya diberikan waktu 10 menit.

Baca juga: Cegah Covid-19, Polres Metro Jakarta Utara Tiadakan Jam Besuk Tahanan untuk Sementara

"Jam besuk itu setiap hari Senin. Untuk jam besuk dari pukul 11.00 siang sampai 15.00 WIB. Dan sudah kami batasi hanya 10 menit dari yang sebelumnya 15 menit," kata Gatot saat dihubungi, Jumat (20/3/2020).

Gatot mengatakan, tidak ada batasan mengenai jumlah pengunjung yang akan membesuk tahanan.

Hanya saja Polres Tangsel mengatur jarak pengunjung dan tahanan pada saat tatap muka waktu besuk.

Baca juga: Tak Punya Alat Pengukur Suhu, Pembesuk Tahanan Lapas Jember Masuk Tanpa Dicek

"Itu yang komunikasi sama yang bersangkutan aja yang kita atur nggak boleh berdekatan langsung," ucap Gatot.

Untuk melakukan pencegahan virus corona, Polres Tangerang Selatan juga melakukan pengecekan suhu tubuh dan pemberian hand sanitizer bagi para setiap pengunjung yang datang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satpol PP Jagakarsa Bahas Sanksi untuk Pusat Kuliner yang Tepergok Layanani Pembeli Makan di Tempat

Satpol PP Jagakarsa Bahas Sanksi untuk Pusat Kuliner yang Tepergok Layanani Pembeli Makan di Tempat

Megapolitan
Ini Kata Pemilik soal Kafe Broker yang Disegel Setelah Foto Kerumunan Pengunjung Viral

Ini Kata Pemilik soal Kafe Broker yang Disegel Setelah Foto Kerumunan Pengunjung Viral

Megapolitan
Calon Wali Kota Tangsel Muhamad Sakit, Rahayu Saraswati Kampanye Virtual Hari Ini

Calon Wali Kota Tangsel Muhamad Sakit, Rahayu Saraswati Kampanye Virtual Hari Ini

Megapolitan
Ahok Akan Cabut Laporan Kasus Pencemaran Nama Baiknya di Polda Metro Jaya

Ahok Akan Cabut Laporan Kasus Pencemaran Nama Baiknya di Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pusat Kuliner di Jagakarsa Sembunyikan Pembeli, Satpol PP Merasa Kecolongan

Pusat Kuliner di Jagakarsa Sembunyikan Pembeli, Satpol PP Merasa Kecolongan

Megapolitan
Dinsos Salurkan 198 Alat Bantu Fisik bagi Penyandang Disabilitas di DKI

Dinsos Salurkan 198 Alat Bantu Fisik bagi Penyandang Disabilitas di DKI

Megapolitan
Sering Didatangi Warga Selama PSBB, Taman Spot Budaya Dukuh Atas Dipasang Garis Pembatas

Sering Didatangi Warga Selama PSBB, Taman Spot Budaya Dukuh Atas Dipasang Garis Pembatas

Megapolitan
Pemprov DKI Sediakan 3 Tempat Isolasi Mandiri Baru untuk Pasien Covid-19

Pemprov DKI Sediakan 3 Tempat Isolasi Mandiri Baru untuk Pasien Covid-19

Megapolitan
Pencuri Kabel Bus Transjakarta Ditangkap

Pencuri Kabel Bus Transjakarta Ditangkap

Megapolitan
Dua Pekan PSBB, Landainya Kasus Aktif Covid-19 Tak Berbanding Lurus dengan Angka Penyebarannya

Dua Pekan PSBB, Landainya Kasus Aktif Covid-19 Tak Berbanding Lurus dengan Angka Penyebarannya

Megapolitan
Warga Jakarta Cari Hiburan ke Bekasi Selama PSBB, Wali Kota: Asal Protokol Kesehatan Dijaga

Warga Jakarta Cari Hiburan ke Bekasi Selama PSBB, Wali Kota: Asal Protokol Kesehatan Dijaga

Megapolitan
Polisi Buru Pebalap Liar yang Aksinya Tersebar di Media Sosial

Polisi Buru Pebalap Liar yang Aksinya Tersebar di Media Sosial

Megapolitan
Distribusi Bansos Tahap VII di Jakarta Timur Molor

Distribusi Bansos Tahap VII di Jakarta Timur Molor

Megapolitan
Mengenang 28 September 2016

Mengenang 28 September 2016

Megapolitan
Berulang Kali Langgar Protokol Kesehatan, Warnet dan 4 Kafe di Bekasi Disegel Tiga Hari

Berulang Kali Langgar Protokol Kesehatan, Warnet dan 4 Kafe di Bekasi Disegel Tiga Hari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X