Satpol PP Jakarta Timur kepada Orangtua: Suruh Anak Diam di Rumah

Kompas.com - 20/03/2020, 17:49 WIB
Satpol PP Kecamatan Pulogadung beserta kepolisian saat merazia warung internet (Warnet) di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (20/3/2020). Dokumentasi Satpol PP Kecamatan PulogadungSatpol PP Kecamatan Pulogadung beserta kepolisian saat merazia warung internet (Warnet) di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (20/3/2020).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Satpol PP Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur masih mendapati sejumlah anak yang main di warung internet (warnet) pada jam belajar.

Kepala Satpol PP Kecamatan Pulogadung Andik Sukaryanto mengatakan, pihaknya masih menemukan pelajar yang masih bermain di warnet ketika pemerintah mengimbau untuk diam di rumah demi memutus rantai penularan Covid-19.

Hal itu dipastikan Andik berdasarkan razia yang dilakukan pihaknya beberapa hari terakhir di sejumlah warnet di kawasan Pulogadung.

"Tadi kita melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mengurangi aktifitas di luar lingkungan," kata Andik di Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (20/3/2020).

Baca juga: Ubah Stres Jadi Bahagia Selama “Diam” di Rumah Bersama Anak

Andik menjelaskan, saat mendapati pelajar bermain di warnet, pihaknya langsung mengimbau para perlajar tersebut agar segera pulang ke rumah.

Petugas juga mengimbau kepada pemilik warnet agar tidak membiarkan para pelajar bermain di warnet.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami juga mengimbau kepada para orangtua agar menyuruh anaknya tidak keluar rumah dan belajar di dalam rumah," ujar Andik.

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya memutuskan untuk meliburkan seluruh sekolah di Ibu Kota selama dua pekan ke depan, terhitung sejak Senin (16/3/2020).

Kebijakan itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) di Jakarta.

Baca juga: Belajar dari Rumah, Nadiem Minta Dinas Pendidikan dan Kampus Siapkan Pedoman Teknis

Sebagai gantinya, Anies meminta kegiatan belajar mengajar dilakukan melalui metode jarak jauh atau di rumah.

“Langkah ini diambil untuk menyelamatkan seluruh warga DKI Jakarta,” kata Anies.

Adapun hingga Jumat ini, Pemerintah mengumumkan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 369 kasus.

Dari jumlah tersebut, 32 orang dinyatakan meninggal dunia dan 17 orang dinyatakan sembuh.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies: Alasan Tidak Bisa Vaksin di Jakarta Sulit Diterima, Anda Bisa Akses di Mana Saja

Anies: Alasan Tidak Bisa Vaksin di Jakarta Sulit Diterima, Anda Bisa Akses di Mana Saja

Megapolitan
BIN Gelar Vaksinasi di Pesantren Tangsel, 2.500 Santri Terima Vaksin Covid-19

BIN Gelar Vaksinasi di Pesantren Tangsel, 2.500 Santri Terima Vaksin Covid-19

Megapolitan
RSUD Kabupaten Bekasi Mulai Buka Perawatan untuk Pasien Non-Covid-19

RSUD Kabupaten Bekasi Mulai Buka Perawatan untuk Pasien Non-Covid-19

Megapolitan
Anies Sebut Warga yang Sudah Vaksinasi Dua Kali Bisa Bebas Kemana Saja

Anies Sebut Warga yang Sudah Vaksinasi Dua Kali Bisa Bebas Kemana Saja

Megapolitan
Polisi Terima 23 Aduan Pungli Bansos di Kota Tangerang

Polisi Terima 23 Aduan Pungli Bansos di Kota Tangerang

Megapolitan
Puluhan Kios dan Lapak Rongsokan Terbakar di Bekasi Timur

Puluhan Kios dan Lapak Rongsokan Terbakar di Bekasi Timur

Megapolitan
Moge Kawasaki ER-6N Tabrak Motor di Bintaro, Pengendara Beat Tewas di Tempat

Moge Kawasaki ER-6N Tabrak Motor di Bintaro, Pengendara Beat Tewas di Tempat

Megapolitan
Motor Kurir Dicuri, Paket Senilai Rp2,7 Juta Juga Raib Digondol Maling

Motor Kurir Dicuri, Paket Senilai Rp2,7 Juta Juga Raib Digondol Maling

Megapolitan
Pasar Induk Buah dan Sayur Jatiuwung Mulai Beroperasi

Pasar Induk Buah dan Sayur Jatiuwung Mulai Beroperasi

Megapolitan
Anies Sebut Tren Kematian Pasien Covid-19 Turun, tapi Masih di Atas 100 Kasus Per Hari

Anies Sebut Tren Kematian Pasien Covid-19 Turun, tapi Masih di Atas 100 Kasus Per Hari

Megapolitan
Anies Kabarkan Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19

Anies Kabarkan Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI Minta Polisi Usut Peleton Road Bike Melintas di JLNT Antasari

Pemprov DKI Minta Polisi Usut Peleton Road Bike Melintas di JLNT Antasari

Megapolitan
UPDATE: Tambah 315 Kasus di Kota Tangerang, 5.249 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 315 Kasus di Kota Tangerang, 5.249 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: 1.024 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 29 Pasien Meninggal

UPDATE: 1.024 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 29 Pasien Meninggal

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Dua Lapak Barang Bekas dan 9 Pintu Kontrakan di Kalideres Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Dua Lapak Barang Bekas dan 9 Pintu Kontrakan di Kalideres Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X