Kisah Calon Pengantin Batal Nikah di Menit Terakhir: Sedih, tapi Demi Kemanusiaan...

Kompas.com - 21/03/2020, 06:05 WIB
Ilustrasi pernikahan ShutterstockIlustrasi pernikahan

Akhirnya, pesta adat diputuskan untuk ditunda. Pihak gedung memastikan seluruh uang yang sudah disetor kepada vendor tidak akan hangus.

Namun, belum ada keputusan dari vendor di luar rekanan gedung.

Setelah itu, kedua keluarga sepakat hanya akan menggelar pemberkatan di gereja.

Persiapan acara di gereja dilakukan. Pihak gereja menyampaikan agar undangan terbatas dan waktu prosesi akan dipercepat.

Imbauan agar tidak bersalaman dan menjaga jarak satu dengan yang lain akan diterapkan selama acara.

Opsi lain, pendeta berkenan hadir di rumah jika keluarga ingin pemberkatan dilakukan di rumah.

Batal menit terakhir

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, pemberitaan penyebaran Covid-19 semakin masif. Bermacam info dampak Covid-19 yang belum terkonfirmasi banyak diterima keluarga.

Keluarga semakin khawatir. Selain itu, keluarga juga ingin agar prosesi sakral tersebut dapat disaksikan sanak saudara tanpa ada batasan jumlah undangan.

Akhirnya, satu hari jelang pernikahan, keluarga memutuskan untuk menunda pula pemberkatan pernikahan sampai waktu yang belum ditentukan.

"Aku merenung, ini yang terbaik. Satu sisi aku bahagia, takut ada yang kena (infeksi Covid-19). Sekarang sudah ikhlas, tapi belum bisa menerima," ucapnya.

Chaterine berharap kepada pemerintah untuk ikut membantu pasangan-pasangan yang hendak menikah dalam waktu dekat, agar mereka tidak terpukul semakin dalam.

Misalnya, mengatur agar semua vendor bersedia mengundur acara tanpa penalti. Toh, vendor belum mengeluarkan biaya persiapan jika ditunda jauh hari.

Faktanya sekarang, kata dia, banyak calon pengantin yang bertahan lantaran sudah mengeluarkan hingga ratusan juta rupiah.

"Uang yang keluar tidak sedikit. Kalau kita egois yah tetap aja jalan, tapi kita mengorbankan banyak orang. Jadi perlu ada ketegasan dari pemerintah untuk mengatur," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lawan Arah di Tol JORR, Mobil Mercy Lalu Tabrak Dua Mobil

Lawan Arah di Tol JORR, Mobil Mercy Lalu Tabrak Dua Mobil

Megapolitan
Ada Penembakan di Tol Exit Bintaro, Polisi: Korban Selamat tapi Luka di Perut

Ada Penembakan di Tol Exit Bintaro, Polisi: Korban Selamat tapi Luka di Perut

Megapolitan
 Kinerja Tim Medsos Memuaskan, Pemprov DKI Jakarta Berhasil Raih Tiga Penghargaan di GSMS 2021

Kinerja Tim Medsos Memuaskan, Pemprov DKI Jakarta Berhasil Raih Tiga Penghargaan di GSMS 2021

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Mobil Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro

Polisi Kantongi Identitas Mobil Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro

Megapolitan
Sebuah Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Sebuah Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Megapolitan
Izin Belum Juga Turun, PA 212 Berencana Ubah Konsep Acara Reuni 212

Izin Belum Juga Turun, PA 212 Berencana Ubah Konsep Acara Reuni 212

Megapolitan
Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria

Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria

Megapolitan
Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Kedungwaringin Bekasi

Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Kedungwaringin Bekasi

Megapolitan
Kecelakaan Saat Balap di Meikarta, Bamsoet: Alhamdulillah Aman

Kecelakaan Saat Balap di Meikarta, Bamsoet: Alhamdulillah Aman

Megapolitan
Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Megapolitan
Jakarta Telah Capai Target 100 Persen Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Jakarta Telah Capai Target 100 Persen Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Megapolitan
2 Orang Ditembak Orang Tak Dikenal di Pintu Keluar Tol Bintaro

2 Orang Ditembak Orang Tak Dikenal di Pintu Keluar Tol Bintaro

Megapolitan
Ada Senjata Tajam dan Stik Golf di Mobil Massa Pemuda Pancasila

Ada Senjata Tajam dan Stik Golf di Mobil Massa Pemuda Pancasila

Megapolitan
Polisi Bayar Rp 50 Juta ke LSM yang Memeras, Kompolnas Minta Propam Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Polisi Bayar Rp 50 Juta ke LSM yang Memeras, Kompolnas Minta Propam Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Megapolitan
Luka di Tubuh Polisi yang Amankan Demo Pemuda Pancasila di DPR Diduga karena Pukulan Benda Tumpul

Luka di Tubuh Polisi yang Amankan Demo Pemuda Pancasila di DPR Diduga karena Pukulan Benda Tumpul

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.