Ingat, Perusahaan Harus Terapkan Bekerja dari Rumah hingga 5 April demi Cegah Corona

Kompas.com - 21/03/2020, 08:04 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan arahan terkait penanganan covid-19 kepada kepala SKPD, wali kota, camat, dan lurah se-Jakarta di Gedung Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Kamis (19/3/2020). DOK. PEMPROV DKI JAKARTAGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan arahan terkait penanganan covid-19 kepada kepala SKPD, wali kota, camat, dan lurah se-Jakarta di Gedung Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Kamis (19/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam upaya mencegah penyebaran virus corona yang mengakibatkan berjangkitnya penyakit Covid-19 di DKI Jakarta, masyarakat diminta untuk tetap berdiam di rumah.

Untuk itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerukan seluruh pelaku dunia usaha dan perkantoran di Jakarta memberlakukan kebijakan work from home atau bekerja dari rumah.

Hal ini tertuang dalam Seruan Gubernur Nomor 6 Tahun 2020.

Anies meminta seluruh pekerja kantoran bekerja dari rumah selama 14 hari terhitung dari 23 Maret hingga 5 April 2020.

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19, Lebih dari 20.000 PNS DKI Kerja dari Rumah

"Ini statusnya seruan, tapi menegaskan bahwa seluruh kegiatan perkantoran untuk sementara waktu dihentikan, menutup fasilitas operasional, dan tidak melakukan kegiatan perkantoran, tapi melakukan kegiatan di rumah," kata Anies dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta yang disiarkan akun Facebook Pemprov DKI, Jumat (20/3/2020).

Bagi perusahaan yang tidak dapat menerapkan aturan work from home, Anies meminta mereka untuk mengurangi jumlah karyawan yang bekerja dan waktu operasional pekerjaan.

"Bagi perusahaan yang tidak dapat menghentikan total, juga diminta mengurangi kegiatan tersebut sampai batas paling minimal, minimal jumlah karyawan, minimal waktu kegiatannya, dan minimal fasilitas operasional, serta mendorong sebanyak mungkin karyawan bekerja dari rumah," ungkap Anies.

Baca juga: Anies Serukan Seluruh Perkantoran di Jakarta Terapkan Kerja di Rumah Mulai Senin

Anies berharap seluruh pelaku usaha dan perkantoran di Jakarta mematuhi seruan tersebut guna menekan penyebaran virus corona.

Terlebih lagi, seruan itu juga memperhatikan surat Edaran Menaker No. M/3/HK.04/I1/2020 tentang Perlindungan Pekerja/Buruh dan Kelangsungan Usaha dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19.

Jakarta tanggap darurat bencana

Jakarta saat ini juga ditetapkan sebagai tanggap darurat bencana pandemi Covid-19.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggaran Penanganan Covid-19 DKI Rp 3 Triliun, Salah Satunya Diambil dari Dana Formula E

Anggaran Penanganan Covid-19 DKI Rp 3 Triliun, Salah Satunya Diambil dari Dana Formula E

Megapolitan
Satpas SIM Daan Mogot Tetap Buka, Hanya Layani Pembuatan SIM Baru, Hilang, dan Rusak

Satpas SIM Daan Mogot Tetap Buka, Hanya Layani Pembuatan SIM Baru, Hilang, dan Rusak

Megapolitan
Pemkot Tangerang Distribusikan 1.145 APD dan 35.850 Masker untuk Tenaga Medis

Pemkot Tangerang Distribusikan 1.145 APD dan 35.850 Masker untuk Tenaga Medis

Megapolitan
Prakiraan BMKG Jumat: Jabodetabek Hujan Mulai Siang

Prakiraan BMKG Jumat: Jabodetabek Hujan Mulai Siang

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kapolsek Kembangan Dicopot Gara-gara Resepsi Pernikahan | Insentif Rp 1 Juta untuk Warga Terdampak Corona

[POPULER JABODETABEK] Kapolsek Kembangan Dicopot Gara-gara Resepsi Pernikahan | Insentif Rp 1 Juta untuk Warga Terdampak Corona

Megapolitan
Pasien Covid-19 Pertama di Bekasi Sembuh: Terus Berzikir, Baca Buku Motivasi, Tak Lihat Medsos

Pasien Covid-19 Pertama di Bekasi Sembuh: Terus Berzikir, Baca Buku Motivasi, Tak Lihat Medsos

Megapolitan
Aksi Moms UI, Sekelompok Ibu Bagikan Makanan Gratis untuk Mahasiswa Rantau

Aksi Moms UI, Sekelompok Ibu Bagikan Makanan Gratis untuk Mahasiswa Rantau

Megapolitan
Seorang Pemuda Tenggelam Saat Membersihkan Kali Bekasi

Seorang Pemuda Tenggelam Saat Membersihkan Kali Bekasi

Megapolitan
Pelayanan Dokumen Dukcapil Sepenuhnya Daring, Begini Cara Urusnya

Pelayanan Dokumen Dukcapil Sepenuhnya Daring, Begini Cara Urusnya

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Tangsel: 40 Positif, 20 Meninggal dan 6 Sembuh

UPDATE Covid-19 di Tangsel: 40 Positif, 20 Meninggal dan 6 Sembuh

Megapolitan
Pengemudi Ojol hingga Sopir Angkot Terima Bantuan Beras Kemasan 5 Kilogram

Pengemudi Ojol hingga Sopir Angkot Terima Bantuan Beras Kemasan 5 Kilogram

Megapolitan
RSPI Sulianti Saroso Berterima Kasih atas Partisipasi Masyarakat Perangi Covid-19

RSPI Sulianti Saroso Berterima Kasih atas Partisipasi Masyarakat Perangi Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI Imbau Warga Tak Pulang Kampung, Terminal Lebak Bulus Sepi

Pemprov DKI Imbau Warga Tak Pulang Kampung, Terminal Lebak Bulus Sepi

Megapolitan
Warteg di Depok Sebut 100 Porsi Makan Siang Gratis Masih Kurang untuk Pekerja Informal Terdampak Covid-19

Warteg di Depok Sebut 100 Porsi Makan Siang Gratis Masih Kurang untuk Pekerja Informal Terdampak Covid-19

Megapolitan
Pasien Covid-19 Membludak, RSPI Sulianti Saroso Tambah Kamar Isolasi Jadi 60 Ruangan

Pasien Covid-19 Membludak, RSPI Sulianti Saroso Tambah Kamar Isolasi Jadi 60 Ruangan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X