Pekerja TPU Bekasi Dibekali Alat Pelindung Diri untuk Antisipasi Penyebaran Corona

Kompas.com - 23/03/2020, 06:59 WIB
TPU Perwira di Bekasi Utara, Jumat (21/2/2020) KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVATPU Perwira di Bekasi Utara, Jumat (21/2/2020)


BEKASI, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bekasi pastikan Tempat Pemakaman Umum (TPU) tidak ditutup di tengah wabah covid-19.

Meski demikian, pihak Pemkot melakukan berbagai cara untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau covid-19 di pemakaman tersebut.

“Kalau di pemakaman enggak (tutup), tetap aktivitas tetap seperti biasa, cuma kita safety (dari virus corona),” ucap Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) TPU Disperkimtan Kota Bekasi, Yayan Sopian saat dihubungi, Minggu (22/3/2020).

Baca juga: Pemprov DKI Siapkan 2 TPU untuk Pasien Covid-19 yang Meninggal

Salah satu yang dilakukan untuk antisipasi Covid-19 di TPU yang ada di Bekasi, yakni dengan membekali seluruh pekerja tempat pemakaman umum (TPU) dengan alat pelindung diri (APD).

Mulai dari pekerja gali kubur hingga tim kebersihan.

“Kalau di kami (pekerja di TPU), khusunya tukang gali ya kita bekali sarung tangan, masker, dan sepatu boots,” ucap Yayan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yayan mengatakan, di kawasan TPU pun telah disiapkan cairan antiseptik untuk para pekerja yang hendak cuci tangan.

Sehingga mereka harus menggunakannya usai bekerja untuk terhindar dari wabah covid-19.

“Sudah siap-siap (cegah virus corona) untuk cuci tangan segala macem Insya Allah kami tidak lewatkan,” kata dia.

Yayan mengatakan, seluruh kawasan TPU juga sudah mulai rutin disiram cairan disinfektan (kimia), mulai dari pemakaman, kantor hingga mushala di kawasan itu kerap disiram.

Sehingga bagi siapa pun yang berkunjung ke pemakaman jenazah bisa steril.

Dengan beberapa antisipasi tersebut, ia berharap tidak ada penyebaran Covid-19 di kawasan itu.

Baca juga: Warga Diperbolehkan Ziarah di Semua TPU Jakpus, tapi Harus Jaga Jarak

“Insya Allah kita sudah safety mempersiapkan pencegahan wabah corona, semoga dengan antisipasi tersebut semua aman. Yang penting bersih dan jaga kesehatan para pekerja,” tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjil Genap di Kawasan TMII dan Ancol, Pelanggar yang Terjaring Akan Diputar Balik

Ganjil Genap di Kawasan TMII dan Ancol, Pelanggar yang Terjaring Akan Diputar Balik

Megapolitan
Polisi: Besarnya Permintaan Konsumen Sebabkan Tingginya Kasus Narkotika

Polisi: Besarnya Permintaan Konsumen Sebabkan Tingginya Kasus Narkotika

Megapolitan
Polisi Mengaku Selalu Kecolongan Saat Ingin Tertibkan Lokalisasi Liar Gunung Antang

Polisi Mengaku Selalu Kecolongan Saat Ingin Tertibkan Lokalisasi Liar Gunung Antang

Megapolitan
Polisi Buru 4 Perampok yang Bacok Karyawati Basarnas hingga Tewas

Polisi Buru 4 Perampok yang Bacok Karyawati Basarnas hingga Tewas

Megapolitan
Toko PS Store di Condet Terbakar

Toko PS Store di Condet Terbakar

Megapolitan
Dibanting Polisi hingga Kejang, Korban Pertimbangkan Tempuh Jalur Pidana

Dibanting Polisi hingga Kejang, Korban Pertimbangkan Tempuh Jalur Pidana

Megapolitan
Antipasi Banjir, Wali Kota Jaksel Minta Lurah dan Camat Cek Kondisi Pompa Air

Antipasi Banjir, Wali Kota Jaksel Minta Lurah dan Camat Cek Kondisi Pompa Air

Megapolitan
Pekerja LRT yang Jatuh dari Ketinggian 8 Meter Belum Sadar

Pekerja LRT yang Jatuh dari Ketinggian 8 Meter Belum Sadar

Megapolitan
Khawatir Terkena Imbas Luapan Situ Cipondoh, Wali Kota Tangerang Minta Pemprov Banten Turun Tangan

Khawatir Terkena Imbas Luapan Situ Cipondoh, Wali Kota Tangerang Minta Pemprov Banten Turun Tangan

Megapolitan
UPDATE 22 Oktober: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 32 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 22 Oktober: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 32 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Polisi: Kasus Narkoba Meningkat di Jakarta Barat

Polisi: Kasus Narkoba Meningkat di Jakarta Barat

Megapolitan
Polisi yang Membantingnya Dimutasi Jadi Bintara Tanpa Jabatan, Korban: Cukup Puas

Polisi yang Membantingnya Dimutasi Jadi Bintara Tanpa Jabatan, Korban: Cukup Puas

Megapolitan
Polisi Bakal Panggil Rachel Vennya Terkait Nopol di Mobil Alphard Miliknya

Polisi Bakal Panggil Rachel Vennya Terkait Nopol di Mobil Alphard Miliknya

Megapolitan
Ingat, Ada Sistem Ganjil Genap jika Mau ke Taman Margasatwa Ragunan Akhir Pekan Ini

Ingat, Ada Sistem Ganjil Genap jika Mau ke Taman Margasatwa Ragunan Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Perempuan Diduga Ludahi dan Pukul Petugas KRL, KCI Tidak Kooperatif Saat Ditegur

Perempuan Diduga Ludahi dan Pukul Petugas KRL, KCI Tidak Kooperatif Saat Ditegur

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.