Polisi Buru Pemasok Narkoba kepada Empat Pengguna yang Diduga Pejabat Gorontalo

Kompas.com - 23/03/2020, 15:19 WIB
Ilustrasi sabu ShutterstockIlustrasi sabu


JAKARTA, KOMPAS.com - Polres Metro Jakarta Utara memburu orang yang memasok narkoba kepada empat orang pengguna yang diduga sebagai pejabat daerah Gorontalo.

"Masih dalam pencarian. Tapi dia memberikan barang hitungannya kurir, " kata Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Susatyo Purnomo Condro di kantornya, Senin (23/3/2020).

Susatyo mengatakan, tersangka yang masih buron itu menyerahkan narkoba lalu pergi sebelum polisi menangkap keempat penggua yang berinisial LM (45), AL (41), RT (28), dan WY (24).

Sehingga, polisi masih terus berupaya melacak keberadaan kurir tersebut.

Baca juga: Polres Jakpus Tangkap 4 Pengguna Narkoba di Sawah Besar, Diduga Pejabat Gorontalo

Adapun keempat orang tersebut ditangkap di sebuah hotel yang berada di Kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Rabu (18/3/2020) lalu.

Sewaktu melakukan penyergapan, polisi hanya menemukan barang bukti berupa alat hisap narkoba atau bong.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa empat orang yang diamankan diketahui positif menggunakan sabu.

Di sisi lain, Susatyo tak menjawab lugas ketika ditanya apakah tersangka tersebut merupakan pejabat daerah Gorontalo.

"Bagi kami statusnya adalah tersangka, status sosialnya mungkin anggota DPRD atau siapapun, tapi dalam perkara ini tersangka adalah orang dari Gorontalo sehingga tersangka ini (ditangkap) di Jakarta Pusat," kata dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Klaster Warakas: Kini Ada 37 Warga yang Terpapar Covid-19

UPDATE Klaster Warakas: Kini Ada 37 Warga yang Terpapar Covid-19

Megapolitan
Mikro Lockdown Kampung di Gandaria Selatan, Jam Malam Diberlakukan

Mikro Lockdown Kampung di Gandaria Selatan, Jam Malam Diberlakukan

Megapolitan
Buat SIM Harus Pakai Sertifikat Vaksinasi Covid-19, Polda Metro: Info Hoaks

Buat SIM Harus Pakai Sertifikat Vaksinasi Covid-19, Polda Metro: Info Hoaks

Megapolitan
Ikut Vaksin Massal, Warga Bekasi Mulai Berdatangan ke Stadion Patriot

Ikut Vaksin Massal, Warga Bekasi Mulai Berdatangan ke Stadion Patriot

Megapolitan
Jalan Terjal Sutiyoso Wujudkan Transjakarta

Jalan Terjal Sutiyoso Wujudkan Transjakarta

Megapolitan
SMKN 24 Jakarta Siap Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

SMKN 24 Jakarta Siap Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

Megapolitan
Catat, Ini 6 Lokasi Sentra Vaksinasi di Jakarta

Catat, Ini 6 Lokasi Sentra Vaksinasi di Jakarta

Megapolitan
Cara Mengecek Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Jabodetabek

Cara Mengecek Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Jabodetabek

Megapolitan
Dilema Wacana Pengetatan PSBB di Jakarta: Pendapatan Daerah Seret, Pandemi Terus Memburuk

Dilema Wacana Pengetatan PSBB di Jakarta: Pendapatan Daerah Seret, Pandemi Terus Memburuk

Megapolitan
Warga Jakarta Bisa Menikmati Layanan Ambulans Gratis, Begini Caranya

Warga Jakarta Bisa Menikmati Layanan Ambulans Gratis, Begini Caranya

Megapolitan
Ketua IDI Tangsel Imbar Umar Gazali Meninggal Dunia karena Covid-19

Ketua IDI Tangsel Imbar Umar Gazali Meninggal Dunia karena Covid-19

Megapolitan
Bertambah Lagi, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Tembus 8.096 Orang

Bertambah Lagi, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Tembus 8.096 Orang

Megapolitan
IGD RSUD Cengkareng Penuh, Pasien Antre di Lorong-lorong Rumah Sakit

IGD RSUD Cengkareng Penuh, Pasien Antre di Lorong-lorong Rumah Sakit

Megapolitan
Aksi Koboi di Taman Sari: Berawal Pesta Miras, Ditegur, lalu Rusak Mobil dan Tembak Warga

Aksi Koboi di Taman Sari: Berawal Pesta Miras, Ditegur, lalu Rusak Mobil dan Tembak Warga

Megapolitan
Nasib Sekolah Tatap Muka di Tengah Lonjakan Covid-19: Tangerang Batal, Depok Masih Pantau Data

Nasib Sekolah Tatap Muka di Tengah Lonjakan Covid-19: Tangerang Batal, Depok Masih Pantau Data

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X