Dorong Warga Rajin Cuci Tangan, Pemprov DKI Sediakan Wastafel Portabel di Tempat Umum

Kompas.com - 23/03/2020, 20:56 WIB
warga cuci tangan di wastafel portabel di kawasan Jakarta, Senin (23/2/2020) dok Dinas Bina Marga DKI Jakartawarga cuci tangan di wastafel portabel di kawasan Jakarta, Senin (23/2/2020)
|

JAKARTA,KOMPAS.com - Dua belas wastafel portabel telah disediakan Dinas Bina Marga DKI Jakarta pada Senin (23/3/2020). Wastafel yang dilengkapi sabun dan tisu ini disediakan agar masyarakat rajin mencuci tangan demi menghambat penyebaran wabah Covid-19.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan, fasilitas ini ditempatkan di lokasi yang strategis dan sering dilewati masyarakat.

"Ini adalah tahap awal, selanjutnya akan ditambah lagi. Kami juga mengharapkan partisipasi aktif semua pihak untuk membantu menjaga fasilitas ini," kata Hari, Senin (23/3/2020).

Baca juga: Cegah Corona, Pemkot Bekasi Pasang Wastafel di Sejumlah Titik Keramaian

Saat ini, wastafel portabel sudah tersedia di beberapa titik di antaranya di halte DPRD, halte Balai Kota, Terowongan Kendal Sisi Timur, halte Tanah Abang, halte BI, halte Ratu Plaza, halte Tosari, halte Karet, dan halte Hotel Le Meridien.

Hari berharap, pihak swasta juga ikut andil dalam menyediakan sarana wastafel portabel ini guna mendukung program pemerintah memperkecil peredaran virus Corona.

"Saya berharap banyak pihak yang mau  menyediakan (sarana cuci tangan) di area masing-masing sehingga menjadi suatu peran serta langsung pihak-pihak swasta dan pihak lain," tuturnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: UI Bikin 44 Wastafel Portabel untuk Disebarkan di Tempat Strategis



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berikut Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk KTP Non-DKI Jakarta Periode Juli 2021

Berikut Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 untuk KTP Non-DKI Jakarta Periode Juli 2021

Megapolitan
11.532 Anak Usia 0-18 Tahun di Jakarta Berstatus Pasien Aktif Covid-19

11.532 Anak Usia 0-18 Tahun di Jakarta Berstatus Pasien Aktif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 23 Juli: Tambah 636 Kasus di Kota Tangerang, 6.543 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 23 Juli: Tambah 636 Kasus di Kota Tangerang, 6.543 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Selama PPKM Darurat, Ada 327 Nakes Terpapar Covid-19 di Kota Tangerang

Selama PPKM Darurat, Ada 327 Nakes Terpapar Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
UPDATE 23 Juli: Bertambah 622 Kasus Covid-19 di Tangsel, Tertinggi Selama Pandemi

UPDATE 23 Juli: Bertambah 622 Kasus Covid-19 di Tangsel, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Krematorium TPU Tegal Alur Dibuka Besok, Kapasitas 6 Jenazah Pasien Covid-19 dalam Sehari

Krematorium TPU Tegal Alur Dibuka Besok, Kapasitas 6 Jenazah Pasien Covid-19 dalam Sehari

Megapolitan
Ada 107 Warga Jakpus Meninggal di Rumah, Jenazahnya Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Ada 107 Warga Jakpus Meninggal di Rumah, Jenazahnya Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Megapolitan
Jumlah Testing Covid-19 Belum Capai Target, Dinkes Tangsel: Banyak Warga Enggan Diperiksa

Jumlah Testing Covid-19 Belum Capai Target, Dinkes Tangsel: Banyak Warga Enggan Diperiksa

Megapolitan
Kasus Pemalsuan Hasil PCR di Bandara Halim, Pihak Maskapai: Pelaku Bukan Pegawai Kami

Kasus Pemalsuan Hasil PCR di Bandara Halim, Pihak Maskapai: Pelaku Bukan Pegawai Kami

Megapolitan
Jokowi Tak Temukan Obat Covid-19 di Apotek, Wakil Wali Kota Bogor Duga Ada Oknum yang 'Bermain'

Jokowi Tak Temukan Obat Covid-19 di Apotek, Wakil Wali Kota Bogor Duga Ada Oknum yang "Bermain"

Megapolitan
Wagub DKI Bantah Kasus Covid-19 Berkurang akibat Penurunan Jumlah Tes PCR

Wagub DKI Bantah Kasus Covid-19 Berkurang akibat Penurunan Jumlah Tes PCR

Megapolitan
Pemkot Bogor Tambah Jumlah Penerima Vaksin, dari 7.000 Jadi 15.000 Orang Per Hari

Pemkot Bogor Tambah Jumlah Penerima Vaksin, dari 7.000 Jadi 15.000 Orang Per Hari

Megapolitan
Polisi Sebut Tidak Ada Kartel Kremasi, tapi Praktik Percaloan

Polisi Sebut Tidak Ada Kartel Kremasi, tapi Praktik Percaloan

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Tinggi tapi Kota Tangerang Tak Pernah Kehabisan Stok Vaksin, Mengapa?

Capaian Vaksinasi Tinggi tapi Kota Tangerang Tak Pernah Kehabisan Stok Vaksin, Mengapa?

Megapolitan
UPDATE 23 Juli: Pasien Covid-19 di Depok Berkurang, Angka Kematian Masih Tinggi

UPDATE 23 Juli: Pasien Covid-19 di Depok Berkurang, Angka Kematian Masih Tinggi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X