Asrama Haji dan Islamic Center Disiapkan sebagai RS Rujukan Alternatif Isolasi Pasien Covid-19 di Bekasi

Kompas.com - 24/03/2020, 10:27 WIB
Gedung Baru Asrama Haji Bekasi yang sudah dapat digunakan oleh para jamaah haji tahun 2017, Kota Bekasi, Kamis (27/7/2017). KOMPAS.COM/Anggita MuslimahGedung Baru Asrama Haji Bekasi yang sudah dapat digunakan oleh para jamaah haji tahun 2017, Kota Bekasi, Kamis (27/7/2017).


BEKASI, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan UPT Asrama Haji dan Bekasi Islamic Center sebagai rujukan alternatif tempat isolasi bagi pasien Covid-19.

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, dua tempat itu akan digunakan sebagai rujukan jika jumlah pasien Covid-19 terus bertambah pesat.

“Itu tindak lanjutnya kalau semakin besar tingkat suspect yang terjadi. Selain itu, kalau makin meningkat virus corona positifnya di masyarakat akan dilakukan isolasi tertutup di rumah sakit,” ujar Tri di Bekasi, Senin (23/3/2020).

Baca juga: Rapid Test Covid-19 di Bekasi akan Dilakukan Door-to-Door ke Rumah Warga

Tri menjelaskan, di Asrama Haji telah disiapkan 250 kamar dan Islamic Center disiapkan 45 kamar untuk menampung pasien Covid-19.

Penggunaan ruangan di Asrama Hahu dan Islamic Center itu juga disiapkan jika rumah sakit di Kota Bekasi tidak lagi cukup menampung pasien Covid-19.

“Iya itu (Asrama Haji dan Islamic Center) juga disiapkan kalau rumah sakit kekurangan tempat,” ucap Tri.

Meski demikian, ia memastikan bahwa sampai saat ini rumah sakit di Bekasi masih bisa merawat pasien Covid-19.

Berdasarkan catatan di situs web Pemerintah Kota Bekasi pada Senin (23/3/2020), ada 15 orang positif terinfeksi virus corona.

Selain 15 orang yang positif, tercatat pula 137 orang masih dalam pemantauan terkait Covid-19. Kemudian, ada 66 pasien yang saat ini dalam pengawasan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

Megapolitan
Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

Megapolitan
Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

Megapolitan
Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

Megapolitan
57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

Megapolitan
Wisma Makara UI Akan Jadi Tempat Isolasi Warga Depok yang Positif Covid-19

Wisma Makara UI Akan Jadi Tempat Isolasi Warga Depok yang Positif Covid-19

Megapolitan
Apindo Sebut Butuh Kesadaran Karyawan untuk Kendalikan Kasus Covid-19 di Kawasan Industri

Apindo Sebut Butuh Kesadaran Karyawan untuk Kendalikan Kasus Covid-19 di Kawasan Industri

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tambah 17 Kasus, 137 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 22 September: Tambah 17 Kasus, 137 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Tetap Buka Saat PSBB, Pengelola Panti Pijat Plus-plus di Kelapa Gading Jadi Tersangka

Tetap Buka Saat PSBB, Pengelola Panti Pijat Plus-plus di Kelapa Gading Jadi Tersangka

Megapolitan
Petugas Rapid Test yang Diduga Peras dan Lecehkan Penumpang di Bandara Soetta Jadi Tersangka

Petugas Rapid Test yang Diduga Peras dan Lecehkan Penumpang di Bandara Soetta Jadi Tersangka

Megapolitan
Saat Ditangkap di Tanjung Priok, Pengedar Sabu Sempat Buang Barang Bukti

Saat Ditangkap di Tanjung Priok, Pengedar Sabu Sempat Buang Barang Bukti

Megapolitan
Tak Pakai Masker, 46 Warga Ciracas Dikenakan Sanksi Kerja Sosial dan Denda

Tak Pakai Masker, 46 Warga Ciracas Dikenakan Sanksi Kerja Sosial dan Denda

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tambah 1.122 Kasus Covid-19 Jakarta, 1.624 Pasien Meninggal

UPDATE 22 September: Tambah 1.122 Kasus Covid-19 Jakarta, 1.624 Pasien Meninggal

Megapolitan
Angkutan Umum Telat Bayar Denda Saat Operasi Yustisi, Izin Usahanya Akan Dicabut

Angkutan Umum Telat Bayar Denda Saat Operasi Yustisi, Izin Usahanya Akan Dicabut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X