Kompas.com - 24/03/2020, 16:13 WIB
Kepala Kantor Imigrasi Non TPI Kelas I Tangerang Felusia Sengky Ratna saat ditemui di kantornya, Kamis (12/3/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOKepala Kantor Imigrasi Non TPI Kelas I Tangerang Felusia Sengky Ratna saat ditemui di kantornya, Kamis (12/3/2020)

TANGERANG, KOMPAS.com - Kantor Imigrasi Non-TPI Kelas I Tangerang membatasi sementara kegiatan operasional pembuatan paspor di tengah meluasnya penyebaran virus corona baru yang menyebabkan covid-19.

Kepala Kantor Imigrasi Non-TPI Kelas I Tangerang Felusia Sengky Ratna mengatakan, pembatasan sementara tersebut berdasarkan surat edaran dari Dirjen Keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM.

"Kami telah mendapatkan surat edaran Plt Direktur Jenderal Imigrasi tentang pembatasan layanan keimigrasian dalam rangka mencegah penyebaran covid-19 di lingkungan kantor imigrasi untuk meminimalisir penyebaran wabah  yang sangat rentan terjadi di area publik," kata dia di Tangerang, Selasa (24/3/2020).

Baca juga: Kantor Imigrasi Tangerang Terapkan Social Distancing untuk Pemohon Paspor

Sengky mengatakan, meski pelayanan secara umum dihentikan, ada beberapa layanan yang masih dilayani, antara lain untuk orang dalam keadaan darurat yang harus berobat ke luar negeri. Untuk keperluan seperti itu harus menyertakan keterangan dokter.

"Seperti orang sakit yang tidak dapat ditunda yang tentunya harus disertai dengan rujukan dokter, kemudian kami  berikan juga kepada orang-orang yang memang kepentingannya tidak dapat ditunda lagi," ujar Sengky.

Penutupan tersebut juga dilakukan untuk pelayanan jemput bola yang dilakukan Imigrasi Non TPI Kelas I Tangerang seperti di pusat-pusat perbelanjaan di Tangerang Raya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Biasanya kami adakan di setiap akhir pekan, kami sudah menutup dengan tidak memberikan layanan sampai dengan batas waktu yang belum dapat kami tentukan," kata dia.

Sengky juga menjelaskan, dampak virus corona dari pengajuan pembuatan paspor sudah terasa di minggu pertama Maret 2020. Bahkan dua minggu terakhir pengajuan sudah turun sampai 90 persen dari kuota layanan.

"Kalau hari biasanya kami  mungkin bisa melayani sampai dengan 250 pemohon, sekarang mungkin hanya 17 sampai 20 pemohon," kata Sengky.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bekasi hingga 1 Oktober

Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bekasi hingga 1 Oktober

Megapolitan
Bukukan Transaksi Rp 167,4 Juta, Bazar UMKM Jakpreneur Lebihi Target

Bukukan Transaksi Rp 167,4 Juta, Bazar UMKM Jakpreneur Lebihi Target

Megapolitan
Pria Warga Legok Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Cisadane Tangerang

Pria Warga Legok Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Cisadane Tangerang

Megapolitan
Besok, Polisi Umumkan Hasil Gelar Perkara dan Tersangka Baru Kebakaran Lapas Tangerang

Besok, Polisi Umumkan Hasil Gelar Perkara dan Tersangka Baru Kebakaran Lapas Tangerang

Megapolitan
PSI Pecat Anggota DPRD DKI Viani Limardi Lantaran Gelembungkan Dana Reses dan Langgar Ganjil Genap

PSI Pecat Anggota DPRD DKI Viani Limardi Lantaran Gelembungkan Dana Reses dan Langgar Ganjil Genap

Megapolitan
Polisi Amankan Pengedar 1,7 Kg Ganja di Cikarang

Polisi Amankan Pengedar 1,7 Kg Ganja di Cikarang

Megapolitan
Kasus Bayi Dijadikan Manusia Silver, Kak Seto Ingatkan Pemkot Tangsel Tak Biarkan Ekploitasi Anak

Kasus Bayi Dijadikan Manusia Silver, Kak Seto Ingatkan Pemkot Tangsel Tak Biarkan Ekploitasi Anak

Megapolitan
Demo BEM SI Selesai, Jalan di Depan Gedung Merah Putih KPK Kembali Dibuka

Demo BEM SI Selesai, Jalan di Depan Gedung Merah Putih KPK Kembali Dibuka

Megapolitan
Kecam Bayi 10 Bulan Dijadikan Manusia Silver di Tangsel, Kak Seto: Jelas Eksploitasi Anak!

Kecam Bayi 10 Bulan Dijadikan Manusia Silver di Tangsel, Kak Seto: Jelas Eksploitasi Anak!

Megapolitan
Simulasi Sekolah Tatap Muka di Depok Dimulai Besok

Simulasi Sekolah Tatap Muka di Depok Dimulai Besok

Megapolitan
Keributan di Hankam Cibubur, Polisi Sebut 4 Korban Terluka akibat Disabet Senjata Tajam

Keributan di Hankam Cibubur, Polisi Sebut 4 Korban Terluka akibat Disabet Senjata Tajam

Megapolitan
Bazar 8 Kecamatan di Jakarta Pusat Raih Omzet Rp 167 Juta dalam Dua Hari

Bazar 8 Kecamatan di Jakarta Pusat Raih Omzet Rp 167 Juta dalam Dua Hari

Megapolitan
Kawasan Pecinan Glodok Akan Ditata, Diharapkan Jadi Lokasi Wisata Sejarah

Kawasan Pecinan Glodok Akan Ditata, Diharapkan Jadi Lokasi Wisata Sejarah

Megapolitan
Demo di Gedung KPK, BEM SI Sebut Polisi Represif hingga Jokowi Lepas Tanggung Jawab

Demo di Gedung KPK, BEM SI Sebut Polisi Represif hingga Jokowi Lepas Tanggung Jawab

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Bersiaga Hadapi Lonjakan Gelombang Ketiga

Rumah Lawan Covid-19 Bersiaga Hadapi Lonjakan Gelombang Ketiga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.