[POPULER JABODETABEK] Jakarta Dipenuhi Titik Merah Persebaran Covid-19 | Stigma Negatif Tenaga Medis

Kompas.com - 26/03/2020, 06:53 WIB
Peta kasus Covid-19 di Jakarta. Titik merah menandakank kasus positif corona, sementara titik kuning merupakan sebaran suspect kasus corona. Hampir seluruh kelurahan di Jakarta terinfeksi virus ini. Situs Covid-19 Pemprov DKI JakartaPeta kasus Covid-19 di Jakarta. Titik merah menandakank kasus positif corona, sementara titik kuning merupakan sebaran suspect kasus corona. Hampir seluruh kelurahan di Jakarta terinfeksi virus ini.

JAKARTA, KOMPAS.com - Jakarta kini menjadi pusat persebaran virus corona di tanah air.

Jika dilihat dari peta data yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta, maka titik-titik merah persebaran pasien positif Covid-19 merata ada di seluruh wilayah.

Jakarta Selatan dan kemudian Jakarta Barat, menjadi dua wilayah yang memiliki banyak pasien positif corona.

Berita soal persebaran pasien positif corona ini menjadi berita yang paling banyak diikuti pembaca Kompas.com pada Rabu (26/3/2020).

Baca juga: UPDATE Data Covid-19 di Jakarta: 472 Orang Positif, 43 Orang Meninggal, dan 27 Pasien Sembuh

Selain soal data ini, artikel lainnya yang terpopuler terkait kisah ironis para dokter dan perawat yang bekerja merawat pasien corona justru mendapat stigma negatif.

Beberapa di antaranya bahkan ada yang harus angkat kaki dari indekosnya. Hal ini karena lingkungan sekitar menganggap tenaga medis sebagai pembawa virus.

Baca juga: Rawat Pasien Covid-19, Tenaga Medis Diusir dari Kos hingga Harus Menginap

Jika Anda terlewat informasi penting kemarin, berikut kami ringkas empat berita terpopuler di Megapolitan Kompas.com:

1. Sebaran 427 pasien positif Covid-19 di Jakarta

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menyampaikan, jumlah pasien positif Covid-19 di Jakarta sebanyak 427 orang per Selasa (24/3/2020) sore.

Dari total pasien, 23 orang dinyatakan sembuh, sedangkan 32 orang meninggal dunia.

"Data yang sudah kami terima feedback dari Kementerian Kesehatan, ada total positif per tanggal 24 Maret adalah 427 (orang). Kasus meninggal ada 32," ujar Widyastuti dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa sore.

Namun, berdasarkan data terbaru di situs web corona.jakarta.go.id per Selasa pukul 18.00 WIB, total pasien positif Covid-19 sebanyak 426 pasien, berbeda satu kasus dari data yang disampaikan Widyastuti.

Baca juga: Daftar Rumah Sakit Rujukan per Provinsi dan Nomor Kontaknya untuk Wabah Corona

Dari 426 pasien yang terinfeksi virus corona tipe 2 (SARS-CoV-2), 23 orang dinyatakan sembuh, sedangkan 34 orang meninggal dunia.

"Jumlah kasus positif di titik kelurahan (sebanyak) 289. Jumlah kasus positif (dengan) lokasi belum diketahui (sebanyak) 137. Total kasus positif (sebanyak) 426 (pasien)," demikian informasi di situs web tersebut.

Situs web tersebut juga menampilkan peta sebaran kasus berdasarkan kelurahan tempat tinggal pasien positif Covid-19.

Baca juga: UPDATE 25 MARET: 790 Pasien Positif Covid-19 dan Ajakan Tiru Vietnam

Berdasarkan peta tersebut, tempat tinggal 289 pasien positif Covid-19 diketahui berada di 132 kelurahan yang tersebar di lima kota di Jakarta. Hanya Kabupaten Kepulauan Seribu yang tidak dilaporkan ada kasus.

Pasien positif Covid-19 paling banyak beralamat di Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, yakni sebanyak 13 orang.

Baca selengkapnya di sini.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudah 18 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh di RSPI Sulianti Saroso

Sudah 18 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh di RSPI Sulianti Saroso

Megapolitan
Sempat Jadi PDP, Status Dokter Tirta Turun Jadi ODP

Sempat Jadi PDP, Status Dokter Tirta Turun Jadi ODP

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Komplotan Pengedar Sabu Seberat 11,1 Kilogram

Kronologi Penangkapan Komplotan Pengedar Sabu Seberat 11,1 Kilogram

Megapolitan
Sudinsos Jakbar Pastikan Stok Pangan Jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk Terpenuhi Selama Isolasi

Sudinsos Jakbar Pastikan Stok Pangan Jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk Terpenuhi Selama Isolasi

Megapolitan
RSPI Sulianti Saroso Isolasi 25 Pasien, 15 Positif, 2 PDP Meninggal Dunia

RSPI Sulianti Saroso Isolasi 25 Pasien, 15 Positif, 2 PDP Meninggal Dunia

Megapolitan
UPDATE: 36 Orang Positif Covid-19 dan 1 Sembuh di Bekasi

UPDATE: 36 Orang Positif Covid-19 dan 1 Sembuh di Bekasi

Megapolitan
Wali Kota Minta Perkantoran di Depok Terapkan Kerja dari Rumah sampai 11 April

Wali Kota Minta Perkantoran di Depok Terapkan Kerja dari Rumah sampai 11 April

Megapolitan
Politisi PDI-P Nilai Lockdown Belum Perlu Diterapkan di Jakarta

Politisi PDI-P Nilai Lockdown Belum Perlu Diterapkan di Jakarta

Megapolitan
Depok Belum Dapat Restu Pemprov Jawa Barat untuk Local Lockdown

Depok Belum Dapat Restu Pemprov Jawa Barat untuk Local Lockdown

Megapolitan
14 RW di Kelurahan Pondok Kelapa Batasi Akses Keluar Masuk Lingkungan

14 RW di Kelurahan Pondok Kelapa Batasi Akses Keluar Masuk Lingkungan

Megapolitan
Ini Peran Tiga Tersangka Penyebar Hoaks Covid-19 di Food Street Kelapa Gading

Ini Peran Tiga Tersangka Penyebar Hoaks Covid-19 di Food Street Kelapa Gading

Megapolitan
Bekasi Tetapkan Status Siaga Bencana Covid-19, Apa Dampaknya Bagi Warga?

Bekasi Tetapkan Status Siaga Bencana Covid-19, Apa Dampaknya Bagi Warga?

Megapolitan
Enam Penyelundup 11,1 Kilogram Sabu Beraksi di Tengah Sepinya Jakarta karena Covid-19

Enam Penyelundup 11,1 Kilogram Sabu Beraksi di Tengah Sepinya Jakarta karena Covid-19

Megapolitan
Lebih Besar dari Angka Kematian Nasional, 283 Jenazah di DKI Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Lebih Besar dari Angka Kematian Nasional, 283 Jenazah di DKI Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Megapolitan
3 Penyebar Hoaks Terkait Covid-19 di Jakarta Utara Ditangkap

3 Penyebar Hoaks Terkait Covid-19 di Jakarta Utara Ditangkap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X