Wakil Ketua DPRD DKI Sebut Hadapi Pilihan Sulit soal Pemilihan Wagub

Kompas.com - 26/03/2020, 11:03 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi PAN Zita Anjani di ruangannya, Gedung DPRD DKI, Senin (24/2/2020) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIWakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi PAN Zita Anjani di ruangannya, Gedung DPRD DKI, Senin (24/2/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) DKI Jakarta Zita Anjani mengatakan, DPRD DKI dihadapkan pada pilihan sulit terkait dengan pemilihan wakil gubernur Jakarta. 

Di satu sisi, anggota DPRD DKI tak seharusnya keluar rumah untuk menggelar pemilihan wakil guberur DKI Jakarta di tengah wabah covid-19 yang disebabkan virus corona. Pemeritah telah mengimbau semua orang untuk tinggal di rumah.

Di sisi lain, kata Zita, warga Jakarta butuh wakil gubernur begitu pun dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies dinilai butuh pendamping dalam bekerja mengatasi wabah ini.

Baca juga: Fakta Pemilihan Wagub DKI yang Tetap Digelar di Tengah Wabah Covid-19

"Kami enggak tahu apa yang terjadi ke depan. Bisa saja saya kena, Pak Ketua DPRD atau Pak Gubernur, siapa pun beresiko. Tapi warga Jakarta tidak boleh beresiko. Pemerintahan harus jalan. Pak Gubernur perlu wakil, terlebih lagi saat ini, lebih dibutuhkan lagi," kata Zita, Kamis (26/3/2020).

Ia menegaskan, DPRD tidak ngotot tetapi hanya melaksanakan tugasnya untuk segera memilih wakil gubernur Jakarta.

"Jadi kami bukan mau pesta, kondangan atau gelar konser. Ini gelar pemilihan untuk wakil Pak Anies," kata dia.

Anggota Fraksi PAN itu mendukung pemilihan wagub DKI digelar pada Jumat besok.

"PAN kompak, insya Allah mendukung proses ini diadakan secepat-cepatnya. Kalau memang pada akhirnya harus memilih, buat apa tunda-tunda," ujar dia.

Panitia Pemilihan Wagub DKI Jakarta berkeras menggelar pemilihan di tengah merebaknya wabah virus corona.

Wakil Ketua Panlih Wagub, Basri Basco mengatakan, pemilihan wagub DKI bakal digelar pada Jumat besok.

"Jumat besok pemilihan (wagub DKI Jakarta) pukul 13.00 WIB," ungkap Basri, Selasa lalu.

Basri menuturkan, pihaknya tetap menggelar pemilihan itu karena kemauan fraksi-fraksi di DPRD DKI.

"Berdasarkan permintaan mayoritas fraksi, Jadi permintaan mayoritas fraksi minta ke pimpinan soal pemilihan, pimpinan menyampaikan ke panlih, dengan situasi seperti ini gubernur perlu pendamping," ujar Basri.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudah 18 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh di RSPI Sulianti Saroso

Sudah 18 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh di RSPI Sulianti Saroso

Megapolitan
Sempat Jadi PDP, Status Dokter Tirta Turun Jadi ODP

Sempat Jadi PDP, Status Dokter Tirta Turun Jadi ODP

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Komplotan Pengedar Sabu Seberat 11,1 Kilogram

Kronologi Penangkapan Komplotan Pengedar Sabu Seberat 11,1 Kilogram

Megapolitan
Sudinsos Jakbar Pastikan Stok Pangan Jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk Terpenuhi Selama Isolasi

Sudinsos Jakbar Pastikan Stok Pangan Jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk Terpenuhi Selama Isolasi

Megapolitan
RSPI Sulianti Saroso Isolasi 25 Pasien, 15 Positif, 2 PDP Meninggal Dunia

RSPI Sulianti Saroso Isolasi 25 Pasien, 15 Positif, 2 PDP Meninggal Dunia

Megapolitan
UPDATE: 36 Orang Positif Covid-19 dan 1 Sembuh di Bekasi

UPDATE: 36 Orang Positif Covid-19 dan 1 Sembuh di Bekasi

Megapolitan
Wali Kota Minta Perkantoran di Depok Terapkan Kerja dari Rumah sampai 11 April

Wali Kota Minta Perkantoran di Depok Terapkan Kerja dari Rumah sampai 11 April

Megapolitan
Politisi PDI-P Nilai Lockdown Belum Perlu Diterapkan di Jakarta

Politisi PDI-P Nilai Lockdown Belum Perlu Diterapkan di Jakarta

Megapolitan
Depok Belum Dapat Restu Pemprov Jawa Barat untuk Local Lockdown

Depok Belum Dapat Restu Pemprov Jawa Barat untuk Local Lockdown

Megapolitan
14 RW di Kelurahan Pondok Kelapa Batasi Akses Keluar Masuk Lingkungan

14 RW di Kelurahan Pondok Kelapa Batasi Akses Keluar Masuk Lingkungan

Megapolitan
Ini Peran Tiga Tersangka Penyebar Hoaks Covid-19 di Food Street Kelapa Gading

Ini Peran Tiga Tersangka Penyebar Hoaks Covid-19 di Food Street Kelapa Gading

Megapolitan
Bekasi Tetapkan Status Siaga Bencana Covid-19, Apa Dampaknya Bagi Warga?

Bekasi Tetapkan Status Siaga Bencana Covid-19, Apa Dampaknya Bagi Warga?

Megapolitan
Enam Penyelundup 11,1 Kilogram Sabu Beraksi di Tengah Sepinya Jakarta karena Covid-19

Enam Penyelundup 11,1 Kilogram Sabu Beraksi di Tengah Sepinya Jakarta karena Covid-19

Megapolitan
Lebih Besar dari Angka Kematian Nasional, 283 Jenazah di DKI Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Lebih Besar dari Angka Kematian Nasional, 283 Jenazah di DKI Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Megapolitan
3 Penyebar Hoaks Terkait Covid-19 di Jakarta Utara Ditangkap

3 Penyebar Hoaks Terkait Covid-19 di Jakarta Utara Ditangkap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X