Demi Bantu Anies Tangani Covid-19 di Jakarta, Pemilihan Wagub Dinilai Tetap Harus Jalan

Kompas.com - 26/03/2020, 11:17 WIB
Rapat paripurna pengesahan Peraturan DPRD DKI Jakarta tentang Tata Tertib DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (19/2/2020). Peraturan itu memuat tata tertib pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta. KOMPAS.com/NURSITA SARIRapat paripurna pengesahan Peraturan DPRD DKI Jakarta tentang Tata Tertib DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (19/2/2020). Peraturan itu memuat tata tertib pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta.
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com- Pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai sosok wakil gubernur DKI Jakarta dibutuhkan di tengah wabah virus corona ini untuk mendampingi Gubernur Anies Baswedan.

Tujuannya agar Anies bisa bekerja sama dengan wakilnya untuk menekan angka kasus covid-19 atau virus corona di wilayahnya.

“Ya penting (keberadaan Wakil Gubernur) untuk saat-saat ini Gubernur kan sendirian menangani virus corona, kalau ada wakilnya bagus kan bisa kerja sama,” ujar Hendri kepada Kompas.com, Rabu (25/3/2020).

Baca juga: Fakta Pemilihan Wagub DKI yang Tetap Digelar di Tengah Wabah Covid-19

Bahkan Hendri menyarankan agar proses pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta itu dipercepat dan tidak lagi ditunda.

Apalagi pemilihan ini sudah berkali-kali hendak dilaksanakan tetapi tak kunjung rampung hingga kini.

“Jangan ditunda lah masa ditunda lagi pemilihan wagubnya. Harusnya sekarang dipercepat biar dibantu Gubernur untuk menangani virus corona,” ucap dia.

Hendri mengatakan, alangkah lebih baiknya proses pemilihan ini nantinya dilakukan dengan metode social distanting.

“Misalnya kalau mau sidang ya sidang tapi diberi distance per satu meter, per dua meter, kalau enggak cukup tempatnya atau ruangan bisa dimasukkan ke fraksi,” tutur dia.

Baca juga: Ini Alasan DPRD Ngotot Gelar Pemilihan Wagub DKI di Tengah Wabah Corona

Sebelumnya diberitakan, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) memutuskan untuk tetap menggelar pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta pada Jumat (27/3/2020).

Keputusan tersebut tetap diambil panitia pemilihan (Panlih) walaupun terkesan memaksakan diri karena diselenggarakan di tengah wabah Covid-19.

Namun, salah satu Panlih menjelaskan alasan mengapa pemilihan Wakil Gubernur tetap diselenggarakan.

Dia juga menjelaskan nantinya anggota yang akan memilih akan melewati pemeriksaan ketat demi menghindari penyebaran wabah Covid-19.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ancol Siapkan Pengibaran Bendera Merah Putih di Dalam Air

Ancol Siapkan Pengibaran Bendera Merah Putih di Dalam Air

Megapolitan
Penusuk Pria hingga Tewas di Warnet Duren Sawit Ditangkap

Penusuk Pria hingga Tewas di Warnet Duren Sawit Ditangkap

Megapolitan
UPDATE 15 Agustus Depok: 47 Kasus Baru Covid-19, Penambahan Tertinggi Selama Pandemi

UPDATE 15 Agustus Depok: 47 Kasus Baru Covid-19, Penambahan Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Cegah Kembali Kasus Covid-19, Mal AEON BSD Antar Jemput Karyawan hingga Rapid Test Berkala

Cegah Kembali Kasus Covid-19, Mal AEON BSD Antar Jemput Karyawan hingga Rapid Test Berkala

Megapolitan
UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

Megapolitan
Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

Megapolitan
Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

Megapolitan
Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

Megapolitan
Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

Megapolitan
Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

Megapolitan
Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

Megapolitan
Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Megapolitan
Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X