Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

MOI dan PIK Avenue Tutup Sementara tetapi Gerai Kebutuhan Pokok Tetap Buka

Kompas.com - 26/03/2020, 13:02 WIB
Jimmy Ramadhan Azhari,
Egidius Patnistik

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua mal di Jakarta Utara yakni PIK Avenue dan Mall of Indonesia (MOI) memutuskan untuk tutup sementara sejumlah gerainya per hari ini, Kamis (26/3/2020), hingga 14 hari ke depan. Penutupan sementara itu untuk mencegah penyebaran virus corona tipe 2 yang menyebabkan covid-19.

Namun sejumlah gerai yang menjual kebutuhan pokok masih diperkenankan dibuka oleh manajemen mal.

"Untuk tenant-tenant yang melayani kebutuhan sehari-hari seperti supermarket (tetap buka)," kata Marketing Communications Manager Mall of Indonesia, Wahyu Setiadi, dalam keterangannya.

Baca juga: Mulai Hari Ini, Mal PIK Avenue Tutup Selama 14 Hari karena Pandemi Covid-19

Tenant di MOI Kelapa Gading yang tetap buka antara lain Sibas, Freshbox, Carrefour, Century, Watsons, dan Guardian.

Meski tetap buka, jam operasional tenant-tenant tersebut dibatasi dari pukul 11.00 - 20.00 WIB.

Hal serupa juga dilakukan PIK Avenue di Penjaringan. Senior Marcomm Manager ASRI Zico R Hansakarya mengatakan, gerai yang menyangkut hidup orang banyak tetap dapat diakses oleh masyarakat.

"Khusus tenant-tenant seperti supermarket maupun apotek tetap buka seperti biasa," kata Zico dalam keterangannya, Kamis.

Sejumlah gerai tersebut melayani warga yang membutuhkan keperluan sehari-hari dari pukul 11.00 - 20.00 WIB.

Tenant PIK Avenue yang masih dibuka antara lain The FoodHall, Guardian, dan Century Healthcare.

"Akan ada petugas yang mengarahkan pengunjung ke tenant-tenant tersebut," ucap Zico.

Pengunjung yang ingin ke The FoodHall dapat melalui lobby The FoodHall. Sementara untuk tenant Guardian dan Century Healthcare bisa diakses lewat lobby eskalator P3.

Hingga Rabu kemarin, pemerintah menyatakan ada 790 kasus positif covid-19 di Tanah Air. Angka itu bertambah 105 kasus dibanding Selasa lalu.


"Sekarang tambah 105 kasus, sehingga total kasus ada 790," ujar Achmad Yurianto selaku juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona.

Dari 105 kasus baru Covid-19 yang terjadi dalam 24 jam terakhir, penambahan terlihat muncul di sembilan provinsi.

DKI Jakarta masih mencatat angka tertinggi untuk kasus baru. Saat ini, di Ibu Kota ada tambahan 39 kasus, sehingga total kasus Covid-19 di DKI Jakarta menjadi 463.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Akrab dengan Sandiaga Saat Nobar, Anies Sebut Tak Bahas Pilkada Jakarta 2024

Akrab dengan Sandiaga Saat Nobar, Anies Sebut Tak Bahas Pilkada Jakarta 2024

Megapolitan
Momen Anies Salami Jusuf Kalla Sambil Membungkuk dan Hormat ke Sandiaga Sebelum Nobar Film 'Lafran'

Momen Anies Salami Jusuf Kalla Sambil Membungkuk dan Hormat ke Sandiaga Sebelum Nobar Film "Lafran"

Megapolitan
Pengelola Jakarta Fair 2024 Siapkan Area Parkir di JIExpo Kemayoran, Bisa Tampung Puluhan Ribu Kendaraan

Pengelola Jakarta Fair 2024 Siapkan Area Parkir di JIExpo Kemayoran, Bisa Tampung Puluhan Ribu Kendaraan

Megapolitan
Seekor Sapi Masuk ke Tol Jagorawi, Lalu Lintas Sempat Macet

Seekor Sapi Masuk ke Tol Jagorawi, Lalu Lintas Sempat Macet

Megapolitan
10 Nama Usulan DPD PDI-P untuk Pilkada Jakarta: Anies, Ahok, dan Andika Perkasa

10 Nama Usulan DPD PDI-P untuk Pilkada Jakarta: Anies, Ahok, dan Andika Perkasa

Megapolitan
Video Viral Bule Hina IKN Ternyata Direkam di Bogor

Video Viral Bule Hina IKN Ternyata Direkam di Bogor

Megapolitan
Lurah: Separuh Penduduk Kali Anyar Buruh Konfeksi dari Perantauan

Lurah: Separuh Penduduk Kali Anyar Buruh Konfeksi dari Perantauan

Megapolitan
Optimistis Seniman Jalanan Karyanya Dihargai meski Sering Lukisannya Terpaksa Dibakar...

Optimistis Seniman Jalanan Karyanya Dihargai meski Sering Lukisannya Terpaksa Dibakar...

Megapolitan
Kampung Konfeksi di Tambora Terbentuk sejak Zaman Kolonial, Dibuat untuk Seragam Pemerintahan

Kampung Konfeksi di Tambora Terbentuk sejak Zaman Kolonial, Dibuat untuk Seragam Pemerintahan

Megapolitan
Razia Dua Warung Kelontong di Bogor, Polisi Sita 28 Miras Campuran

Razia Dua Warung Kelontong di Bogor, Polisi Sita 28 Miras Campuran

Megapolitan
Tanda Tanya Kasus Kematian Akseyna yang Hingga Kini Belum Terungkap

Tanda Tanya Kasus Kematian Akseyna yang Hingga Kini Belum Terungkap

Megapolitan
Pedagang di Sekitar JIExpo Bilang Dapat Untung 50 Persen Lebih Besar Berkat Jakarta Fair

Pedagang di Sekitar JIExpo Bilang Dapat Untung 50 Persen Lebih Besar Berkat Jakarta Fair

Megapolitan
Beginilah Kondisi Terkini Jakarta Fair Kemayoran 2024...

Beginilah Kondisi Terkini Jakarta Fair Kemayoran 2024...

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Akhir Pelarian Perampok 18 Jam Tangan Mewah di PIK 2 | Masjid Agung Al-Azhar Gelar Shalat Idul Adha Hari Minggu

[POPULER JABODETABEK] Akhir Pelarian Perampok 18 Jam Tangan Mewah di PIK 2 | Masjid Agung Al-Azhar Gelar Shalat Idul Adha Hari Minggu

Megapolitan
Diduga Joging Pakai 'Headset', Seorang Pria Tewas Tertabrak Kereta di Grogol

Diduga Joging Pakai "Headset", Seorang Pria Tewas Tertabrak Kereta di Grogol

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com