Pemkot Tangerang Tempatkan 50 Bilik Disinfektan di Puskesmas dan Rumah Sakit

Kompas.com - 26/03/2020, 13:35 WIB
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat mencoba bilik disinfektan di Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Senin (23/3/2020) Dok Humas Pemkot TangerangWali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat mencoba bilik disinfektan di Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Senin (23/3/2020)

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang menempatkan 50 bilik disinfektan yang tersebar di Puskesmas, rumah sakit dan kantor pelayanan publik di Kota Tangerang.

"Rencananya di Puskesmas, kemudian di RSUD, kemudian di kantor-kantor pelayanan publik," kata Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah melalui sambungan telepon kepada Kompas.com, Kamis (26/3/2020).

Arief menjelaskan pertimbangan menaruh bilik disinfektan di tempat-tempat tersebut. Menurut dia, Puskesmas dan kantor-kantor pelayanan publik masih terus dikunjungi masyarakat dan merupakan titik keramaian.

Baca juga: Bilik Sterilisasi Sudah Terpasang di Sejumlah Fasilitas Publik Surabaya, Risma Minta Warga Antre dan Jaga Jarak

"Kan masih ada yang ngantor, itu kan (jadi pertimbangan)," kata dia.

Begitu juga rumah sakit swasta yang beroperasi di wilayah Kota Tangerang. Arief mengatakan sudah memberikan edaran terkait pembuatan bilik disinfektan di rumah sakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami juga buat edaran, nantinya setiap rumah sakit juga pada bikin. Kan di sana banyak orang," kata dia.

Arief juga mengatakan, selain 50 bilik disinfektan yang disebar di pusat pelayanan kesehatan dan pusat pelayanan publik, dia juga mengimbau forum RW untuk menggerakkan masyarakat membuat bilik disinfektan di pintu masuk kompleks perumahan.

Baca juga: Tiga Bilik Disinfektan Terpasang di Gedung Polda Metro Jaya

"Kalau perlu di depan kompleks depan kampung, jadi sebelum mereka masuk jaga-jaga, kami imbau," kata dia.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Tangerang membuat bilik disinfeksi untuk mencegah meluasnya wabah virus corona tipe 2 di wilayah Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengatakan, tahap pembuatan bilik disinfeksi tersebut masih dalam tahap ujicoba.

"Saat ini kami sedang uji coba bilik disinfeksi," kata Arief dalam keterangan tertulis, Senin (23/3/2020).

Arief mengatakan, jika sudah memenuhi standar kriteria bilik disinfeksi, bilik-bilik tersebut akan disebar ke beberapa lokasi pelayanan publik di Kota Tangerang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 18 Oktober: Tambah 1 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 40 Pasien Dirawat

UPDATE 18 Oktober: Tambah 1 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 40 Pasien Dirawat

Megapolitan
Bela Anies yang Diberi Rapor Merah, Wagub DKI: Tanya Masyarakat, Jakarta Semakin Baik...

Bela Anies yang Diberi Rapor Merah, Wagub DKI: Tanya Masyarakat, Jakarta Semakin Baik...

Megapolitan
Beri Rapor Merah untuk Anies, LBH Sebut Sulit Punya Tempat Tinggal di Jakarta

Beri Rapor Merah untuk Anies, LBH Sebut Sulit Punya Tempat Tinggal di Jakarta

Megapolitan
LBH Jakarta Sebut Pemprov DKI Masih Setengah Hati Tangani Pandemi Covid-19

LBH Jakarta Sebut Pemprov DKI Masih Setengah Hati Tangani Pandemi Covid-19

Megapolitan
Kantor Pinjol Ilegal di Kepala Gading Sepi Saat Digerebek, Ternyata Pegawainya WFH

Kantor Pinjol Ilegal di Kepala Gading Sepi Saat Digerebek, Ternyata Pegawainya WFH

Megapolitan
Polisi Sebut Perusahaan Pinjol Ilegal di Kelapa Gading Ancam Nasabah dengan Gambar Porno

Polisi Sebut Perusahaan Pinjol Ilegal di Kelapa Gading Ancam Nasabah dengan Gambar Porno

Megapolitan
Korsleting Panel Listrik Instalasi AC, Lantai 15 Gedung Wika Terbakar

Korsleting Panel Listrik Instalasi AC, Lantai 15 Gedung Wika Terbakar

Megapolitan
Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Polisi Amankan 4 Karyawan

Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Polisi Amankan 4 Karyawan

Megapolitan
Kondisi Mahasiswa yang Dibanting Polisi Saat Demo: Jauh Lebih Baik, Masih Harus Kontrol Kesehatan

Kondisi Mahasiswa yang Dibanting Polisi Saat Demo: Jauh Lebih Baik, Masih Harus Kontrol Kesehatan

Megapolitan
Polisi Tangkap Penusuk Remaja yang Sedang Pacaran di Tambun Utara

Polisi Tangkap Penusuk Remaja yang Sedang Pacaran di Tambun Utara

Megapolitan
Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Kelola 4 Aplikasi

Polisi Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Kelapa Gading, Kelola 4 Aplikasi

Megapolitan
Sekolah Tatap Muka di Depok, Satu Siswa SMPN 10 Positif Covid-19

Sekolah Tatap Muka di Depok, Satu Siswa SMPN 10 Positif Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI Siagakan 67 Pompa di Underpass Antisipasi Banjir

Pemprov DKI Siagakan 67 Pompa di Underpass Antisipasi Banjir

Megapolitan
Bamus Betawi Apresiasi Langkah Cepat Polisi Tangkap Pelaku Penghinaan

Bamus Betawi Apresiasi Langkah Cepat Polisi Tangkap Pelaku Penghinaan

Megapolitan
Pemkot Tangsel Berencana Sediakan Bahasa Isyarat di Pusat Pelayanan Publik

Pemkot Tangsel Berencana Sediakan Bahasa Isyarat di Pusat Pelayanan Publik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.