Jakarta Tourisindo Akan Sediakan Penginapan bagi Tenaga Medis RS Swasta yang Tangani Pasien Covid-19

Kompas.com - 26/03/2020, 16:09 WIB
Seorang perawat mengenakan pakaian pelindung diri saat pergantian shift di Rumah Sakit Cremona, tenggara Milan, Lombardy, Italia, Kamis (12/3/2020). Selama diberlakukannya lockdown di Italia terkait meledaknya penyebaran virus corona di negara tersebut, sosok para tenaga medis banjir dukungan atas dedikasi mereka yang menjadi pahlawan dalam menangani serbuan pasien corona. AFP/PAOLO MIRANDASeorang perawat mengenakan pakaian pelindung diri saat pergantian shift di Rumah Sakit Cremona, tenggara Milan, Lombardy, Italia, Kamis (12/3/2020). Selama diberlakukannya lockdown di Italia terkait meledaknya penyebaran virus corona di negara tersebut, sosok para tenaga medis banjir dukungan atas dedikasi mereka yang menjadi pahlawan dalam menangani serbuan pasien corona.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Jakarta Tourisindo Novita Dewi mengatakan, Pemprov DKI Jakarta merencanakan penyediaaan penginapan bagi tenaga medis dari rumah sakit swasta yang merawat pasien covid-19.

Saat ini, Pemprov DKI Jakarta tengah fokus pada penyediaan penginapan bagi tenaga medis dari RSUD yang merawat pasien covid-19.

Menurut Dewi, tahap pertama penyediaan penginapan telah dilaksanakan Kamis (26/3/2020) ini untuk 138 tenaga medis dari RSUD Tarakan dan RSUD Pasar Minggu. Tahap selanjutnya adalah menyediakan penginapan bagi tenaga medis dari RSUD lainnya.

Baca juga: BUMD DKI Siapkan 3 Hotel Lain untuk Tenaga Medis yang Tangani Covid-19

"Tahap ketiga kami akan buka untuk rumah sakit yang lain selain RSUD," kata Novita dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta yang disiarkan akun Facebook Pemprov DKI, Kamis.

Novita mengungkapkan, pihaknya telah melakukan langkah preventif guna meminimalisir penyebaran virus corona tipe 2 yang menyebabkan covid-19 di lingkungan penginapan. Bentuknya berupa penyemprotan cairan disinfektan pada setiap kamar dan tes covid-19 bagi pegawai hotel.

"Kami akan melakukan tes covid-19 juga untuk karyawan hotel untuk memastikan siapapun yang akan masuk di dalam tidak positif (covid-19)," kata Novita.

PT Jakarta Tourisindo, BUMD milik Pemprov DKI, menyediakan fasilitas penginapan untuk para tenaga medis yang menangani pasien covid-19 di Ibu Kota.

Baca juga: Anies Ubah Tiga Hotel Milik DKI Jakarta Jadi Tempat Tinggal Tenaga Medis

 

Para tenaga medis memiliki tugas berat dan paling berisiko terpapar virus corona tipe 2.

Salah satu penginapan yang disiapkan adalah Hot Grand Cempaka Business. PT Jakarta Tourisindo telah menyiapkan 220 kamar berisi 414 tempat tidur di Hotel Grand Cempaka Business untuk para tenaga medis yang menangani covid-19.

Dalam waktu dekat, ada tiga hotel lain milik BUMD DKI yang akan disiapkan untuk para tenaga medis tersebut. Kamar tambahan yang akan disiapkan sebanyak 700 tempat tidur.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sopir Taksi Online Ditemukan Tergeletak di Jalanan dengan Luka di Leher

Sopir Taksi Online Ditemukan Tergeletak di Jalanan dengan Luka di Leher

Megapolitan
Sejak Juni, AirNav Catat Peningkatan Pergerakan Pesawat 2 Kali Lipat

Sejak Juni, AirNav Catat Peningkatan Pergerakan Pesawat 2 Kali Lipat

Megapolitan
Razia Indekost dan Kontrakan, Satpol PP Tangsel Jaring 5 Pasangan Bukan Suami Istri

Razia Indekost dan Kontrakan, Satpol PP Tangsel Jaring 5 Pasangan Bukan Suami Istri

Megapolitan
Tolak Reklamasi Ancol, Forum Nelayan: Kami Akan Melawan!

Tolak Reklamasi Ancol, Forum Nelayan: Kami Akan Melawan!

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Survei Sebut 77 Persen Warga Jakarta Yakin Tak Kena Covid-19 | Ledakan di Menteng

[POPULER JABODETABEK] Survei Sebut 77 Persen Warga Jakarta Yakin Tak Kena Covid-19 | Ledakan di Menteng

Megapolitan
Diterima PPDB Jakarta, Segera Lapor Diri hingga Pukul 16.00 WIB

Diterima PPDB Jakarta, Segera Lapor Diri hingga Pukul 16.00 WIB

Megapolitan
Diterima PPDB Kota Bekasi, Begini Cara Daftar Ulang ke Sekolah Tujuan secara Online

Diterima PPDB Kota Bekasi, Begini Cara Daftar Ulang ke Sekolah Tujuan secara Online

Megapolitan
UPDATE 5 Juli: Total 285 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi

UPDATE 5 Juli: Total 285 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Senin Pagi, Antrean Penumpang KRL Kembali Mengular di Stasiun Bogor

Senin Pagi, Antrean Penumpang KRL Kembali Mengular di Stasiun Bogor

Megapolitan
Senin, Transjakarta Uji Coba Bus Listrik Balai Kota-Blok M

Senin, Transjakarta Uji Coba Bus Listrik Balai Kota-Blok M

Megapolitan
Fakta Kebijakan ASN DKI Awasi Pasar, Tak Dapat Insentif hingga Dikritik Anggota DPRD

Fakta Kebijakan ASN DKI Awasi Pasar, Tak Dapat Insentif hingga Dikritik Anggota DPRD

Megapolitan
Data Ikappi, 217 Pedagang di 37 Pasar Jakarta Positif Covid-19

Data Ikappi, 217 Pedagang di 37 Pasar Jakarta Positif Covid-19

Megapolitan
Senin, Polisi Kembali Gelar Rekontruksi Kasus John Kei

Senin, Polisi Kembali Gelar Rekontruksi Kasus John Kei

Megapolitan
250 ASN DKI Awasi 23 Pasar di Jakut Mulai Senin Ini, Berikut Daftarnya

250 ASN DKI Awasi 23 Pasar di Jakut Mulai Senin Ini, Berikut Daftarnya

Megapolitan
UPDATE 5 Juli: Zona Merah Covid-19 di Depok Tersebar di 14 Kelurahan

UPDATE 5 Juli: Zona Merah Covid-19 di Depok Tersebar di 14 Kelurahan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X