Anies Kembali Minta Warga Jakarta Tak Pulang Kampung demi Cegah Penyebaran Covid-19

Kompas.com - 26/03/2020, 16:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono seusai memberikan arahan terkait penanganan covid-19 kepada kepala SKPD, wali kota, camat, dan lurah se-Jakarta di Gedung Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Kamis (19/3/2020). DOK. PEMPROV DKI JAKARTAGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono seusai memberikan arahan terkait penanganan covid-19 kepada kepala SKPD, wali kota, camat, dan lurah se-Jakarta di Gedung Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Kamis (19/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali mengingatkan warga Jakarta agar tidak pulang kampung dalam situasi mewabahnya virus corona ini.

Peringatan ini diberikan agar warga tak pulang ke kampung ketika mayoritas pekerjaan di kantor dan proses belajar mengajar di sekolah sudah dirumahkan.

"Jadi, kita di DKI kalau secara imbauan saya sudah menyampaikan dua minggu lalu, jangan pulang kampung, jangn meninggalkan Jakarta demi kebaikan seluruh masyarakat," ucap Anies dalam konferensi pers di Balai Kota yang disiarkan akun Facebook Pemprov DKI Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Warga diminta tidak pulang kampung karena dikhawatirkan justru membawa virus corona dan bisa semakin menyebar di wilayah lain.

Baca juga: Cegah Penyebaran Corona, Warga Aceh di Jakarta Diminta Tidak Pulang Kampung

"Jadi bukan hanya memikirkan diri sendiri tapi juga seluruh masyarakat," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain diminta untuk tak pulang kampung, warga Ibu Kota juga kembali diingatkan agar tak berkumpul atau mendatangi keramaian.

Hal ini untuk meminimalisir penyebaran virus yang terdeteksi kali pertama di Wuhan, China tersebut.

Pemprov juga bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk menertibkan jika ada perkumpulan dan keramaian.

"Bahkan beberapa tempat-tempat yang kita tahu di situ ada perkumpulan masyakat dari banyak negara itu didatangi diminta untuk mereka untuk tidak melakukan perkumpulan bahkan di tempat resikonya tinggi," tambah Anies.

Baca juga: Pasien Corona Bertambah di Kabupaten Bogor Akibat Gelombang Mudik dari Jakarta, Satu Remaja Perempuan Positif Corona

Imbauan Anies kepada warga Jakarta untuk tak pulang kampung ada benarnya.

Pasalnya, di beberapa daerah, terdapat sejumlah warga yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 pascapulang dari Jakarta.

Contohnya empat warga Purbalingga, Jawa Tengah, dinyatakan positif terjangkit virus corona atau Covid-19. Keempatnya baru saja pulang dari Jakarta.

“Semua pasien yang positif corona memiliki riwayat mobilisasi ke Jakarta, ada yang bekerja dan sedang mudik, ada juga yang tinggal menetap di sana tapi sedang mengantar anaknya ke Purbalingga," kata Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, Rabu (26/3/2020).

Hal itu diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta.

Seluruh pasien positif Covid-19 tersebut kini menjalani isolasi di RSUD Purbalingga dan RS Panti Nugroho.

Baca juga: 4 Warga Purbalingga Positif Virus Corona, Semuanya Sakit Sepulang dari Jakarta

Selain Purbalingga, satu pasien positif Covid-19 di Bali juga baru saja melakukan perjalanan ke Jakarta.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan, salah satu dari pasien positif Covid-19 di Bali adalah Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dewa Indra menuturkan, ASN tersebut sempat melakukan perjalanan dinas ke Jakarta. Sepulangnya dari Jakarta, mengalami gejala Covid-19.

ASN tersebut lalu dirawat di RSUP Sanglah sebelum dinyatakan positif pada Selasa (23/03/2020) kemarin.

"Mengalami gejala setelah setelah tugas dinas di Jakarta," ujar dia.

Yang terakhir, seorang orang warga di Nusa Tenggara Barat (NTB) dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Baca juga: Warga Sumsel yang Positif Covid-19 Punya Riwayat Perjalanan dari Jakarta

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengatakan, pasien positif Covid-19 ini kemungkinan tertular dari luar NTB.

Sebab, memiliki riwayat perjalanan dari wilayah terjangkit dalam waktu 14 hari terakhir salah satunya sempat ke Jakarta.

"Yang bersangkutan menghadiri kegiatan di Jakarta, setelah ada gejala, kemudian diperiksa dan hasilnya kami dapat hasil yang bersangkutan positif terkena virus corona," kata Zul, dalam rilis resmi, Selasa (24/3/2020).



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

90 Orang Nonton di XXI BSD Plaza, Pengelola: Lebih Banyak dari Pembukaan Sebelumnya

90 Orang Nonton di XXI BSD Plaza, Pengelola: Lebih Banyak dari Pembukaan Sebelumnya

Megapolitan
Keseleo Usai Rampok Rumah di Tambora, Pemuda Ini Tak Bisa Kabur hingga Ditangkap Polisi

Keseleo Usai Rampok Rumah di Tambora, Pemuda Ini Tak Bisa Kabur hingga Ditangkap Polisi

Megapolitan
Kadis Pastikan Bioskop yang Beroperasi di Tangsel Siap Jalani Protokol

Kadis Pastikan Bioskop yang Beroperasi di Tangsel Siap Jalani Protokol

Megapolitan
Sejumlah Pengunjung Mal Masih Takut Nonton di Bioskop, Tak Mau Ambil Risiko Tertular Covid-19

Sejumlah Pengunjung Mal Masih Takut Nonton di Bioskop, Tak Mau Ambil Risiko Tertular Covid-19

Megapolitan
Anies dan Luhut Tinjau Proyek Tanggul Laut di Muara Baru

Anies dan Luhut Tinjau Proyek Tanggul Laut di Muara Baru

Megapolitan
Kunjungi Pembukaan Bioskop di Bintaro Xchange Mall, Kadispar Sebut Penonton Masih Sedikit

Kunjungi Pembukaan Bioskop di Bintaro Xchange Mall, Kadispar Sebut Penonton Masih Sedikit

Megapolitan
Ini Wilayah Prioritas Penanganan Banjir di Jakarta Selatan

Ini Wilayah Prioritas Penanganan Banjir di Jakarta Selatan

Megapolitan
WNA Pemilik Visa Kini Bisa Masuk Indonesia Lewat Bandara Soekarno-Hatta

WNA Pemilik Visa Kini Bisa Masuk Indonesia Lewat Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Tidak Ada Mediasi Terkait Perselisihan Nicholas Sean dan Ayu Thalia, Kasus Terus Berlanjut

Tidak Ada Mediasi Terkait Perselisihan Nicholas Sean dan Ayu Thalia, Kasus Terus Berlanjut

Megapolitan
PSI: Montreal Hanya Bayar 18,7 M untuk Formula E, Mengapa Jakarta Ditagih Commitment Fee Rp 2,4 T?

PSI: Montreal Hanya Bayar 18,7 M untuk Formula E, Mengapa Jakarta Ditagih Commitment Fee Rp 2,4 T?

Megapolitan
Polisi: Banyak Pengemudi Mobil Jadi Korban Jambret di Lampu Merah, tapi Tidak Melapor

Polisi: Banyak Pengemudi Mobil Jadi Korban Jambret di Lampu Merah, tapi Tidak Melapor

Megapolitan
Tak Sengaja Seret Kabel Telepon di Ciater, Sopir Kontainer Ditilang karena Kelebihan Muatan

Tak Sengaja Seret Kabel Telepon di Ciater, Sopir Kontainer Ditilang karena Kelebihan Muatan

Megapolitan
Sudah Tangkap Kaptennya, Polisi Buru Kelompok Jambret yang Incar Pengemudi Mobil di Lampu Merah

Sudah Tangkap Kaptennya, Polisi Buru Kelompok Jambret yang Incar Pengemudi Mobil di Lampu Merah

Megapolitan
Uji Coba Belajar Tatap Muka Terbatas di Jakarta akan Ditambah menjadi 1.500 Sekolah

Uji Coba Belajar Tatap Muka Terbatas di Jakarta akan Ditambah menjadi 1.500 Sekolah

Megapolitan
Cegah Banjir, Dinas PUPR Bangun 18 Turap di 13 Kecamatan di Kota Tangerang

Cegah Banjir, Dinas PUPR Bangun 18 Turap di 13 Kecamatan di Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.