Kompas.com - 26/03/2020, 22:06 WIB
Barang bukti masker yang berhasil diamankan polisi dari tangan komplotan pencuri masker dari gudang farmasi RSUD Pagelaran Cianjur, Jawa Barat. Tiga orang diantaranya merupakan pegawai RS setempat KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMANBarang bukti masker yang berhasil diamankan polisi dari tangan komplotan pencuri masker dari gudang farmasi RSUD Pagelaran Cianjur, Jawa Barat. Tiga orang diantaranya merupakan pegawai RS setempat

JAKARTA, KOMPAS.com - TVH (19) mahasiswi yang melakukan penimbunan masker batal ditahan oleh pihak polisi. Polisi hanya mengenakan wajib lapor kepada TVH selama dua bulan. 

Hal ini disampaikan Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Mubarak yang mengatakan pihaknya mempunyai beberapa pertimbangan dalam mengambil keputusan tersebut.

"Dia masih kuliah semester dua. Kasihan dia selama ini cari uang sendiri untuk biaya kuliahnya. Orang tuanya sudah pisah," ucap Mubarak di Polsek Tanjung Duren Kamis (26/3/2020).

Baca juga: Oknum PNS Rumah Sakit yang Timbun Masker Untung Rp 50 Ribu per Boks

 

Karena dikenakan wajib lapor, TVH setiap hari Kamis harus datang ke Polsek Tanjung Duren untuk melapor selama dua bulan.

"Ini yang bersangkutan sudah wajib lapor. Hari Kamis (26/3/2020) pagi tadi dia juga sudah datang sama orang tuanya untuk wajib lapor," kata Mubarak.

Kendati wajib lapor, TVH tetap masuk dalam pengawasan aparat guna memastikan bahwa TVH tidak lagi berjualan masker baik secara online maupun jual langsung.

"Yang bersangkutan kami pastikan tidak jualan masker lagi," kata Mubarak.

Baca juga: Prada, Gucci dan Merek Fashion yang Ikut Produksi Masker Kesehatan

 

Diberitakan sebelumnya polisi menggerebek ratusan boks masker yang disimpan di apartemen di wilayah Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Selain ratusan boks masker polisi juga mendapati TVH di dalam kamar tersebut. Ia merupakan mahasiswi salah satu universitas di Jakarta Barat.

Polisi menemukan 358 boks masker berbagai merek di dalam unit apartemen.

Rinciannya, sebanyak 120 boks masker wajah merk Sensi, 152 kotak masker wajah merk MITRA, 71 kotak masker wajah merk PRASTI, dan 15 kotak masker wajah merk Facemask.

"Ini diungkap Polsek Tanjung Duren. Kita amankan dengan inisial TVH 19 tahun, pelajar. Dia menjual melalui online," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (4/3/2020),

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waisak, 9 Narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta Dapat Remisi

Waisak, 9 Narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta Dapat Remisi

Megapolitan
Polisi Pastikan Terduga Pembunuh di Jatisampurna Tak Alami Masalah Kejiwaan

Polisi Pastikan Terduga Pembunuh di Jatisampurna Tak Alami Masalah Kejiwaan

Megapolitan
Nampak Usang dan Rusak, Truk Sampah Milik Pemkot Bekasi Tetap Beroperasi

Nampak Usang dan Rusak, Truk Sampah Milik Pemkot Bekasi Tetap Beroperasi

Megapolitan
Banjir yang Rendam Puluhan Rumah di Kramatjati Disebabkan Luapan Kali Induk, Camat: Harus Dinormalisasi

Banjir yang Rendam Puluhan Rumah di Kramatjati Disebabkan Luapan Kali Induk, Camat: Harus Dinormalisasi

Megapolitan
Syarat dan Jadwal Pendaftaran PPDB DKI Jakarta 2022 untuk Jenjang SMK

Syarat dan Jadwal Pendaftaran PPDB DKI Jakarta 2022 untuk Jenjang SMK

Megapolitan
Syarat dan Jadwal Pendaftaran PPDB DKI Jakarta 2022 untuk Jenjang SMA

Syarat dan Jadwal Pendaftaran PPDB DKI Jakarta 2022 untuk Jenjang SMA

Megapolitan
Wilayahnya Langganan Banjir, Ketua RT di Kramatjati Minta Perbaikan Infrastruktur

Wilayahnya Langganan Banjir, Ketua RT di Kramatjati Minta Perbaikan Infrastruktur

Megapolitan
Syarat dan Jadwal Pendaftaran PPDB DKI Jakarta 2022 untuk Jenjang SMP

Syarat dan Jadwal Pendaftaran PPDB DKI Jakarta 2022 untuk Jenjang SMP

Megapolitan
Syarat dan Jadwal Pendaftaran PPDB DKI Jakarta 2022 untuk Jenjang SD

Syarat dan Jadwal Pendaftaran PPDB DKI Jakarta 2022 untuk Jenjang SD

Megapolitan
Cara Mendaftar PPDB 2022 DKI Jakarta untuk SD, SMP dan SMA/SMK

Cara Mendaftar PPDB 2022 DKI Jakarta untuk SD, SMP dan SMA/SMK

Megapolitan
Kasus Pembunuhan Perempuan di Jatisampurna Dilimpahkan ke Polres Metro Bekasi Kota

Kasus Pembunuhan Perempuan di Jatisampurna Dilimpahkan ke Polres Metro Bekasi Kota

Megapolitan
BPBD DKI: Banjir di Puluhan RT di Jakarta akibat Hujan Deras Sudah Surut

BPBD DKI: Banjir di Puluhan RT di Jakarta akibat Hujan Deras Sudah Surut

Megapolitan
Cinta Segitiga Berujung Pembunuhan di Jatisampurna

Cinta Segitiga Berujung Pembunuhan di Jatisampurna

Megapolitan
Fase Bulan Purnama, BPBD DKI Peringatkan Potensi Banjir di Wilayah Pesisir Jakarta 15-19 Mei

Fase Bulan Purnama, BPBD DKI Peringatkan Potensi Banjir di Wilayah Pesisir Jakarta 15-19 Mei

Megapolitan
Politisi PDI-P Kritik Pemprov DKI yang Tak Gelar Operasi Yustisi Setelah Lebaran

Politisi PDI-P Kritik Pemprov DKI yang Tak Gelar Operasi Yustisi Setelah Lebaran

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.