Seorang Tahanan Lapas Cipinang Alami Sesak Napas, Diduga Anemia

Kompas.com - 26/03/2020, 22:13 WIB
Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) memasuki gerbang Lapas Klas 1 Cipinang, Jakarta Timur, untuk melakukan penyemprotan disinfektan guna mencegah wabah COVID-19, Minggu (21/3/2020). ANTARA/Andi FirdausRelawan Palang Merah Indonesia (PMI) memasuki gerbang Lapas Klas 1 Cipinang, Jakarta Timur, untuk melakukan penyemprotan disinfektan guna mencegah wabah COVID-19, Minggu (21/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah Sakit Pengayoman, Cipinang, Jakarta Timur, mengungkapkan keluhan sesak napas yang dialami seorang tahanan, pada Kamis (26/3/2020), tidak berkaitan dengan gejala virus corona ( COVID-19).

"Pasien masuk karena anemia karena kekurangan sel darah merah. Enggak, belum ada, mudah-mudahan jangan ada (COVID-19)," ujar Kepala Rumah Sakit Pengayoman Cipinang, Danial Rasyid saat dihubungi, seperti dikutip Antara.

Baca juga: Sandiaga Yakin Kasus Covid-19 di Jakarta Jauh Lebih Banyak jika Tes Masif Dilakukan

Danial membenarkan bahwa ada seorang warga binaan pria Lapas Klas 1 Cipinang pada Kamis siang, dirawat intensif karena mengalami sesak pada pernapasan sebagai gejala kekurangan sel darah merah.

Dari hasil cek kesehatan sementara, kata Danial, hemoglobin (HB) dari pasien tersebut hanya mencapai tiga dari kondisi HB normal seorang pria berkisar 11 hingga 13.

"Dia sesak karena anemianya itu, tidak ada demam dan batuk. Secara klinis tidak mengarah ke COVID-19. Kalau ada pasti saya konfirmasi minimal ke pemda," katanya.

Baca juga: Pria WNA Pingsan di Depan Klinik di Tebet, Petugas Berpakaian APD Evakuasi

Pihaknya sedang mencari penyebab dari anemia yang dialami pasien. Dugaan sementara mengarah pada kerusakan organ dalam.

"Mungkin organ dalam dia. Dia mengeluh sakit di pencernaan, bisa pendaraan usus atau lambung atau apa," katanya.

Hingga saat ini tim medis mengharuskan pasien untuk melakukan transfusi darah.

"Keluarganya lagi cari darah ke PMI untuk transfusi, sebab harus ditransfusi segera kalau tidak malam ini kita rujuk ke RS Polri," katanya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudah 18 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh di RSPI Sulianti Saroso

Sudah 18 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh di RSPI Sulianti Saroso

Megapolitan
Sempat Jadi PDP, Status Dokter Tirta Turun Jadi ODP

Sempat Jadi PDP, Status Dokter Tirta Turun Jadi ODP

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Komplotan Pengedar Sabu Seberat 11,1 Kilogram

Kronologi Penangkapan Komplotan Pengedar Sabu Seberat 11,1 Kilogram

Megapolitan
Sudinsos Jakbar Pastikan Stok Pangan Jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk Terpenuhi Selama Isolasi

Sudinsos Jakbar Pastikan Stok Pangan Jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk Terpenuhi Selama Isolasi

Megapolitan
RSPI Sulianti Saroso Isolasi 25 Pasien, 15 Positif, 2 PDP Meninggal Dunia

RSPI Sulianti Saroso Isolasi 25 Pasien, 15 Positif, 2 PDP Meninggal Dunia

Megapolitan
UPDATE: 36 Orang Positif Covid-19 dan 1 Sembuh di Bekasi

UPDATE: 36 Orang Positif Covid-19 dan 1 Sembuh di Bekasi

Megapolitan
Wali Kota Minta Perkantoran di Depok Terapkan Kerja dari Rumah sampai 11 April

Wali Kota Minta Perkantoran di Depok Terapkan Kerja dari Rumah sampai 11 April

Megapolitan
Politisi PDI-P Nilai Lockdown Belum Perlu Diterapkan di Jakarta

Politisi PDI-P Nilai Lockdown Belum Perlu Diterapkan di Jakarta

Megapolitan
Depok Belum Dapat Restu Pemprov Jawa Barat untuk Local Lockdown

Depok Belum Dapat Restu Pemprov Jawa Barat untuk Local Lockdown

Megapolitan
14 RW di Kelurahan Pondok Kelapa Batasi Akses Keluar Masuk Lingkungan

14 RW di Kelurahan Pondok Kelapa Batasi Akses Keluar Masuk Lingkungan

Megapolitan
Ini Peran Tiga Tersangka Penyebar Hoaks Covid-19 di Food Street Kelapa Gading

Ini Peran Tiga Tersangka Penyebar Hoaks Covid-19 di Food Street Kelapa Gading

Megapolitan
Bekasi Tetapkan Status Siaga Bencana Covid-19, Apa Dampaknya Bagi Warga?

Bekasi Tetapkan Status Siaga Bencana Covid-19, Apa Dampaknya Bagi Warga?

Megapolitan
Enam Penyelundup 11,1 Kilogram Sabu Beraksi di Tengah Sepinya Jakarta karena Covid-19

Enam Penyelundup 11,1 Kilogram Sabu Beraksi di Tengah Sepinya Jakarta karena Covid-19

Megapolitan
Lebih Besar dari Angka Kematian Nasional, 283 Jenazah di DKI Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Lebih Besar dari Angka Kematian Nasional, 283 Jenazah di DKI Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Megapolitan
3 Penyebar Hoaks Terkait Covid-19 di Jakarta Utara Ditangkap

3 Penyebar Hoaks Terkait Covid-19 di Jakarta Utara Ditangkap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X