Ingin Pasien Covid-19 di Bekasi Terpusat di RSUD, Pepen: RS Swasta Jangan Merujuk ke Wisma Atlet

Kompas.com - 27/03/2020, 14:25 WIB
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi atau akrab disapa Pepen di Alun-alun Kota Bekasi, Minggu (10/3/2019). KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELAWali Kota Bekasi Rahmat Effendi atau akrab disapa Pepen di Alun-alun Kota Bekasi, Minggu (10/3/2019).
Penulis Cynthia Lova
|


BEKASI, KOMPAS.com- Pemerintah Kota Bekasi menunjuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi menjadi rumah sakit rujukan Covid-19.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi pun meminta seluruh rumah sakit swasta di wilayahnya untuk tidak merujuk pasien Covid-19 ke Wisma Atlet atau rumah sakit rujukan lainnya. Ia minta pasien Covid-19 itu dirujuk ke RSUD.

“Kita fokuskan RSUD menjadi rumah sakit Covid-19, makanya nanti jangan lagi ada rumah sakit swasta itu merujuk ke Wisma Atlet lah, ke mana lah, harus ke RSUD biar terkontrol satu pintu,” ucap Effendi atau Pepen sapaan akrabnya di Bekasi, Jumat (27/3/2020).

Baca juga: Rapid Test di Bekasi Selesai, Pemkot Rekap Hasilnya untuk Dikirim ke Ridwan Kamil

Bahkan, ia berencana memindahkan pasien-pasien selain Covid-19 di RSUD Bekasi ke rumah sakit swasta.

“Bahkan kalau perlu, di RSUD yang sakit-sakit biasa kita alihkan di rumah sakit swasta,” tambah dia.

Pepen mengatakan, salah satu Gedung F di RSUD Kota Bekasi akan dikosongkan khusus untuk merawat pasien Covid-19 sehingga ruang rawat itu terpisah dengan pasien lainnya.

Adapun di Gedung F di RSUD Kota Bekasi terdapat 100 bed atau kasur yang bisa digunakan untuk pasien Covid-19.

Baca juga: Masa Darurat Covid-19 di Bekasi, Belajar di Rumah Diperpanjang hingga UN Dibatalkan

“Satu Gedung F mau kita kosongin semua khusus buat itu (pasien Covid-19). Cukup buat 100 bed,” kata dia.

Tidak hanya RSUD, Pemkot juga menyiapkan rumah sakit swasta, rumah sakit tipe C, Asrama Haji, dan Islamic Center yang rencananya akan digunakan sebagai alternatif untuk merawat pasien Covid-19.

Ia berharap dengan adanya beberapa rumah sakit rujukan yang diberikan, pasien Covid-19 yang ada di Bekasi bisa terlayani dengan baik.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Politisi PAN Sebut Reklamasi Ancol Bisa Tambah Pendapatan Daerah

Politisi PAN Sebut Reklamasi Ancol Bisa Tambah Pendapatan Daerah

Megapolitan
PSBB Transisi, Anak Berusia di Bawah 5 Tahun dan Lansia Dilarang Nonton di Bioskop DKI

PSBB Transisi, Anak Berusia di Bawah 5 Tahun dan Lansia Dilarang Nonton di Bioskop DKI

Megapolitan
Update 7 Juli: 7 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Berjumlah 507

Update 7 Juli: 7 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Berjumlah 507

Megapolitan
PLN UID Banten Buka 12 Posko Aduan Pelanggan, Ini Hotline Tiap Daerah

PLN UID Banten Buka 12 Posko Aduan Pelanggan, Ini Hotline Tiap Daerah

Megapolitan
Wali Kota Rahmat Effendi Klaim Kota Bekasi Sudah Zona Hijau

Wali Kota Rahmat Effendi Klaim Kota Bekasi Sudah Zona Hijau

Megapolitan
Bioskop Seluruh Indonesia Serentak Beroperasi 29 Juli 2020

Bioskop Seluruh Indonesia Serentak Beroperasi 29 Juli 2020

Megapolitan
5 Pengajar Positif Covid-19, Penghuni Pesantren di Tangerang Jalani Isolasi Mandiri

5 Pengajar Positif Covid-19, Penghuni Pesantren di Tangerang Jalani Isolasi Mandiri

Megapolitan
Warga Sebut Kawasan Lubang Buaya Rawan Maling Motor dan Tawuran

Warga Sebut Kawasan Lubang Buaya Rawan Maling Motor dan Tawuran

Megapolitan
Khawatir Terjadi Klaster Baru, Pemkot Bogor Gelar Tes Covid-19 di Stasiun Bogor

Khawatir Terjadi Klaster Baru, Pemkot Bogor Gelar Tes Covid-19 di Stasiun Bogor

Megapolitan
Cegah Penyebaran Covid-19, Wilayah Marga Jaya Tangsel Andalkan Kampung Jawara

Cegah Penyebaran Covid-19, Wilayah Marga Jaya Tangsel Andalkan Kampung Jawara

Megapolitan
Penjual Masker Gagalkan Aksi Pencurian Motor dengan Tangan Kosong

Penjual Masker Gagalkan Aksi Pencurian Motor dengan Tangan Kosong

Megapolitan
Selama PSBB Transisi, Tim Produksi Film Diimbau Batasi Jumlah Pemeran dalam Satu Adegan

Selama PSBB Transisi, Tim Produksi Film Diimbau Batasi Jumlah Pemeran dalam Satu Adegan

Megapolitan
Besok Kesempatan Terakhir, Ini Daftar Sisa Kuota di 115 SMA Jakarta

Besok Kesempatan Terakhir, Ini Daftar Sisa Kuota di 115 SMA Jakarta

Megapolitan
Pengelola Pasar Bambu Kuning Sebut Dua Pedagang yang Positif Covid-19 Bukan Warga Sunter

Pengelola Pasar Bambu Kuning Sebut Dua Pedagang yang Positif Covid-19 Bukan Warga Sunter

Megapolitan
Satu Orang Babinkamtibmas Positif Covid-19 setelah Swab Test

Satu Orang Babinkamtibmas Positif Covid-19 setelah Swab Test

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X