Kompas.com - 27/03/2020, 14:41 WIB
Wakil Wali Kota Tangsel, Bemyamin Davnie mengatakan penderita penyakit demam berdarah (DBD) yang ada di wilayah Tangerang Selatan, terus meningkat. Tercatat ada sebanyak 87 pasien penderita DBD menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Tangsel, sepanjang tahun 2020. Hal tersebut dikatakan Benyamin saat mengunjungi RSU Tangsel, Selasa (10/3/2020) KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiWakil Wali Kota Tangsel, Bemyamin Davnie mengatakan penderita penyakit demam berdarah (DBD) yang ada di wilayah Tangerang Selatan, terus meningkat. Tercatat ada sebanyak 87 pasien penderita DBD menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Tangsel, sepanjang tahun 2020. Hal tersebut dikatakan Benyamin saat mengunjungi RSU Tangsel, Selasa (10/3/2020)

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan akan mensosialisasikan kepada pedagang di sejumlah pasar untuk melakukan layanan antar kepada pembeli.

Upaya tersebut dilakukan untuk membatasi kontak fisik antara pembeli dan penjual (physical distancing) guna mencegah penularan penyakit Covid-19 akibat virus corona.

"Untuk itu, sedang kita bahas sama Dinas indag itu ada layanan antar atau online bagi pedagang ke pembeli," kata Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Bemyamin Davnie saat dihubungi, Jumat (27/3/2020).

Baca juga: Gojek Luncurkan Layanan Antar Makanan Tanpa Kontak Langsung, Bagaimana Caranya?

Benyamin menjelaskan, layanan antar akan diterapkan pasar modern maupun tradisional.

Sehingga dengan banyaknya pasar yang terlibat, maka kebutuhan warga tetap bisa terpenuhi. 

"Iya kami inginnya sih pengelola pasar modern dan tradisional untuk menggunakan layanan jasa antar. Makanya mekanisme sedang dibahas Dinas Indag," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Jadi RS Rujukan Covid-19, RSUD Pasar Minggu Pindahkan Sejumlah Pasien Lain

Selain itu, Benyamin mengakui pusat perbelanjaan seperti mal yang ada di Tangerang Selatan masih belum tutup seluruhnya.

Namun, Benyamin telah meminta kepada Dinas Indag untuk menanganinya mengingat penyebaran virus corona yang kian masif.

"Kalau restoran sudah banyak yang merumahkan karyawannya, bukan dipecat ya. Dinas Indag sudah membuat imbauan ke seluruh pertokoan modern juga untuk tidak buka," tutup dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gapura Batas Tangsel-Jaksel Tak Terawat, Penuh Coretan dan Pampang Foto Kepala Daerah Lama

Gapura Batas Tangsel-Jaksel Tak Terawat, Penuh Coretan dan Pampang Foto Kepala Daerah Lama

Megapolitan
5 Kendaraan Tabrakan Beruntun di JORR Kampung Rambutan Arah Pondok Indah

5 Kendaraan Tabrakan Beruntun di JORR Kampung Rambutan Arah Pondok Indah

Megapolitan
Tingkatkan Penjualan Produk UMKM, Pemkot Bekasi Akan Gelar Senam Disertai Bazar

Tingkatkan Penjualan Produk UMKM, Pemkot Bekasi Akan Gelar Senam Disertai Bazar

Megapolitan
Bengkel Tambal Ban Milik Penebar Ranjau Paku Payung Kerap Berpindah Lokasi

Bengkel Tambal Ban Milik Penebar Ranjau Paku Payung Kerap Berpindah Lokasi

Megapolitan
Jasad Pria Ditemukan di Dalam Kontrakan di Makasar Jaktim

Jasad Pria Ditemukan di Dalam Kontrakan di Makasar Jaktim

Megapolitan
Ditangkap, Penebar Ranjau Paku di Jalan MT Haryono adalah Penambal Ban

Ditangkap, Penebar Ranjau Paku di Jalan MT Haryono adalah Penambal Ban

Megapolitan
Tersangka Pembunuh Anggota TNI di Depok Minta Maaf ke Keluarga dan Komandan Korban

Tersangka Pembunuh Anggota TNI di Depok Minta Maaf ke Keluarga dan Komandan Korban

Megapolitan
Catat, 8 Titik Crowd Free Night di Jakarta, Tangerang, dan Bekasi

Catat, 8 Titik Crowd Free Night di Jakarta, Tangerang, dan Bekasi

Megapolitan
Pria Diduga Anggota Ormas Palak, Aniaya, dan Ancam Pedagang di Puri Beta Tangerang

Pria Diduga Anggota Ormas Palak, Aniaya, dan Ancam Pedagang di Puri Beta Tangerang

Megapolitan
Pengakuan Tersangka Pembunuh Anggota TNI di Depok: Solidaritas Sesama Saudara

Pengakuan Tersangka Pembunuh Anggota TNI di Depok: Solidaritas Sesama Saudara

Megapolitan
Anggota TNI Ditemukan Tewas di Depok, Polisi: Korban Ditusuk karena Lerai Perkelahian

Anggota TNI Ditemukan Tewas di Depok, Polisi: Korban Ditusuk karena Lerai Perkelahian

Megapolitan
Kelabui Petugas, Penyelundup Masukkan 144.100 Benih Lobster ke Koper Tamasya

Kelabui Petugas, Penyelundup Masukkan 144.100 Benih Lobster ke Koper Tamasya

Megapolitan
4 Tersangka Penyelundup 144.100 Benih Lobster ke Singapura Ditangkap

4 Tersangka Penyelundup 144.100 Benih Lobster ke Singapura Ditangkap

Megapolitan
Pemprov DKI Minta Kemendikbud Hati-Hati Gunakan Istilah Klaster Covid-19 akibat PTM

Pemprov DKI Minta Kemendikbud Hati-Hati Gunakan Istilah Klaster Covid-19 akibat PTM

Megapolitan
Pemprov DKI Sanggah Temuan Kemendikbud Ristek soal 25 Klaster Covid-19 di Sekolah, Ini Fakta Versi DKI

Pemprov DKI Sanggah Temuan Kemendikbud Ristek soal 25 Klaster Covid-19 di Sekolah, Ini Fakta Versi DKI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.