Satpol PP Jakbar Ubah Jadwal Kerja untuk Imbau Warga di Rumah Saja

Kompas.com - 27/03/2020, 21:13 WIB
Ilustrasi work from home atau bekerja dari rumah. ShutterstockIlustrasi work from home atau bekerja dari rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah terus mengimbau masyarakat agar tetap di rumah saja, tidak menghadiri, atau bahkan membuat acara yang mengundang keramaian di tengah pandemi Covid-19.

Untuk menggalakkan imbauan tersebut, anggota Satpol PP Jakarta Barat mengubah jadwal kerja mereka.

"kami sudah mulai sistem anggota satu per masuk per 12 jam dalam sehari," ucap Kasi PPNS dan Penindakan Satpol PP Jakarta Barat Ivan Sigiro saat dihubungi, Jumat (27/3/2020).

Baca juga: Pemkot Tangerang Perpanjang Kegiatan Belajar di Rumah hingga 29 Mei 2020

"Mereka kerja 12 jam, umpama masuk hari ini dari jam 06.00 pagi sampai jam 18.00 sore, besoknya masuk dengan jam yang sama dua hari berturut-turut. Lalu, dua hari kemudian mereka libur," sambung Ivan.

Dalam satu regu, kurang lebih diisi 15 sampai 20 anggota Satpol. Kebijakan ini dilakukan demi menjaga kesehatan para anggota Satpol PP yang bertugas.

Sebab, Ivan mengatakan bahwa dalam sehari, anggotanya kerap mengunjungi tempat-tempat yang masih ramai untuk memberi imbauan ke pedagang kaki lima, sampai ke tempat hiburan malam.

Baca juga: Pasar Tanah Abang Tutup untuk Cegah Corona, Satpol PP Tertibkan PKL yang Masih Jualan

"Jadi mereka terus-terusan jadwal seperti itu, tujuannya supaya ada jam istirahat lebih panjang, jaga kesehatan dan daya imun itu lebih kuat lagi bagi anggota," ujar Ivan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBL Akan Diterapkan di 62 RW Zona Merah di Jakarta, Ini Daftarnya

PSBL Akan Diterapkan di 62 RW Zona Merah di Jakarta, Ini Daftarnya

Megapolitan
Jelang New Normal, Fasilitas Halte dan Stasiun Harus Mendukung Protokol Kesehatan

Jelang New Normal, Fasilitas Halte dan Stasiun Harus Mendukung Protokol Kesehatan

Megapolitan
Jelang New Normal, Ada Opsi Meniadakan Lantai Dansa di Diskotek

Jelang New Normal, Ada Opsi Meniadakan Lantai Dansa di Diskotek

Megapolitan
Demi Pikat Pengunjung, Lahan Parkir District 1 Meikarta Dijadikan seperti Teater Drive In

Demi Pikat Pengunjung, Lahan Parkir District 1 Meikarta Dijadikan seperti Teater Drive In

Megapolitan
Hasil Tes Swab Negatif, Belasan Warga Tambora Masih Isolasi Mandiri di Mushala

Hasil Tes Swab Negatif, Belasan Warga Tambora Masih Isolasi Mandiri di Mushala

Megapolitan
PSBB Jakarta Akan Diubah Jadi PSBL, Karantina Lokal di RW Zona Merah

PSBB Jakarta Akan Diubah Jadi PSBL, Karantina Lokal di RW Zona Merah

Megapolitan
Pelanggar PSBB Dihukum Bersihkan Rumput dan Sampah di Jalan Basuki Rachmat

Pelanggar PSBB Dihukum Bersihkan Rumput dan Sampah di Jalan Basuki Rachmat

Megapolitan
150 Pedagang Pasar Serdang Jalani Rapid Test Setelah 1 Orang Positif Covid-19

150 Pedagang Pasar Serdang Jalani Rapid Test Setelah 1 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Cegah Kepadatan di Transportasi Umum saat New Normal, MTI Minta Aktivitas Perkantoran Diatur

Cegah Kepadatan di Transportasi Umum saat New Normal, MTI Minta Aktivitas Perkantoran Diatur

Megapolitan
Tempat Wisata dan Hiburan Outdoor Akan Dibuka Lebih Dulu Saat New Normal

Tempat Wisata dan Hiburan Outdoor Akan Dibuka Lebih Dulu Saat New Normal

Megapolitan
SIM Mati Periode 17 Maret-29 Juni, Polisi: Tidak Akan Ditilang

SIM Mati Periode 17 Maret-29 Juni, Polisi: Tidak Akan Ditilang

Megapolitan
Depok Siap-siap PSBB Lokal, Identifikasi 31 RW Zona Merah

Depok Siap-siap PSBB Lokal, Identifikasi 31 RW Zona Merah

Megapolitan
Orangtua di Bekasi Cemas dengan Rencana Siswa Kembali Belajar di Sekolah

Orangtua di Bekasi Cemas dengan Rencana Siswa Kembali Belajar di Sekolah

Megapolitan
PSBB Tangsel Diperpanjang, Tempat Ibadah Dibuka Kembali dan Restoran Boleh Layani Makan di Tempat

PSBB Tangsel Diperpanjang, Tempat Ibadah Dibuka Kembali dan Restoran Boleh Layani Makan di Tempat

Megapolitan
Coba Lewat Jalur Tikus, 13 Mobil Travel Ilegal Terjaring Polisi di Depok

Coba Lewat Jalur Tikus, 13 Mobil Travel Ilegal Terjaring Polisi di Depok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X