Karena Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Revisi Target Pengunjung Tahun 2020

Kompas.com - 31/03/2020, 13:42 WIB
beberapa pengunjung terlihat memandang gajah di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (31/12/2019) KOMPAS.COM/WALDA MARISONbeberapa pengunjung terlihat memandang gajah di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (31/12/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan akan merevisi jumlah target kunjungan pada tahun 2020. Revisi ini dilakukan lantaran merebaknya wabah Covid-19 di Jakarta yang berdampak pada jumlah kunjungan.

"Masih pembahasan, apa langkah-langkah berikutnya, karena kasus ini masuknya isu nasional bahkan global, wabah lah ini namanya," kata Ketut Widarsono selaku Kepala Satuan Pelaksana Promosi Ragunan, Selasa (31/3/2020).

Ketut mengatakan Taman Wisata Ragunan awalnya ditargetkan mendapatkan kunjungan sebanyak 5 juta wisatawan pada tahun 2020. Tidak jauh berbeda dengan target tahun 2019 di mana realisasinya sebesar 5,5 juta pengunjung. 

Baca juga: Kualitas Udara di Jakarta Disebut Akan Semakin Membaik jika Karantina Wilayah Diterapkan

Biasanya, target tersebut akan tercapai karena lonjakan pengunjung di hari libur nasional dan keagamaan.

Namun target nampaknya akan sulit dicapai mengingat warga tidak ada yang berkunjung ke Taman Wisata Ragunan lantaran Covid-19. Pasalnya, Ragunan sudah ditutup sementara sejak 14 Maret dan diperpanjang hingga 12 April 2020.

Namun terkait berapa perkiraan angka target kunjungan yang akan ditetapkan, Ketut enggan menjelaskan. Pihaknya memastikan angka tersebut masih akan dibahas di tingkat pimpinan.

"Pembahasan dilakukan dalam rapat internal seksi antara pmimpinan dan seksi terkait," kata Ketut.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Politisi Gerindra Nilai Ganjil Genap di Jakarta Kontra Produktif

Politisi Gerindra Nilai Ganjil Genap di Jakarta Kontra Produktif

Megapolitan
Polisi Buru Kawanan yang Merampok di Warung Sembako Ciracas

Polisi Buru Kawanan yang Merampok di Warung Sembako Ciracas

Megapolitan
Nasdem Tangsel Tunggu Arahan DPP Susun Strategi Pemenangan Muhamad-Sara

Nasdem Tangsel Tunggu Arahan DPP Susun Strategi Pemenangan Muhamad-Sara

Megapolitan
KAI Beri Diskon Tiket Kereta Api Jarak Jauh Sambut HUT ke-75 RI

KAI Beri Diskon Tiket Kereta Api Jarak Jauh Sambut HUT ke-75 RI

Megapolitan
Seorang Pegawai Positif Covid-19, PN Jakbar Tutup hingga 10 Agustus

Seorang Pegawai Positif Covid-19, PN Jakbar Tutup hingga 10 Agustus

Megapolitan
Polisi Panggil Ahli Bahasa dan TI untuk Usut Kasus Anji dan Hadi Pranoto

Polisi Panggil Ahli Bahasa dan TI untuk Usut Kasus Anji dan Hadi Pranoto

Megapolitan
RSPI Sulianti Saroso Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

RSPI Sulianti Saroso Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

Megapolitan
Anies Targetkan Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Beroperasi 2021

Anies Targetkan Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Beroperasi 2021

Megapolitan
Dilaporkan Menipu, Oknum ASN Kota Tangerang Mengaku Hanya Bantu Korban

Dilaporkan Menipu, Oknum ASN Kota Tangerang Mengaku Hanya Bantu Korban

Megapolitan
Perempuan Ditemukan Tewas di Margonda Residence, Diduga Dibunuh

Perempuan Ditemukan Tewas di Margonda Residence, Diduga Dibunuh

Megapolitan
Disnaker DKI Minta Kantor Pemerintahan Tutup Sementara bila Ada Pegawai Positif Covid-19

Disnaker DKI Minta Kantor Pemerintahan Tutup Sementara bila Ada Pegawai Positif Covid-19

Megapolitan
Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bakal Selesai November 2020

Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bakal Selesai November 2020

Megapolitan
29 Kantor Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara karena Terpapar Covid-19

29 Kantor Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara karena Terpapar Covid-19

Megapolitan
Tambah 43 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Kabupaten Bekasi, Rata-rata Kerja di Jakarta

Tambah 43 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Kabupaten Bekasi, Rata-rata Kerja di Jakarta

Megapolitan
Sejumlah Wartawan Positif Covid-19, Ini Imbauan AJI

Sejumlah Wartawan Positif Covid-19, Ini Imbauan AJI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X