Kualitas Udara Jakarta Tak Membaik Selama Masa Social Distancing

Kompas.com - 31/03/2020, 13:49 WIB
Suasana gedung bertingkat yang terlihat samar karena kabut polusi di Jakarta Pusat, Senin (8/7/2019). Kualitas udara di DKI Jakarta memburuk pada tahun ini dibandingkan tahun 2018. Prediksi ini berdasarkan pengukuran PM 2,5 atau partikel halus di udara yang berukuran lebih kecil dari 2,5 mikron (mikrometer). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana gedung bertingkat yang terlihat samar karena kabut polusi di Jakarta Pusat, Senin (8/7/2019). Kualitas udara di DKI Jakarta memburuk pada tahun ini dibandingkan tahun 2018. Prediksi ini berdasarkan pengukuran PM 2,5 atau partikel halus di udara yang berukuran lebih kecil dari 2,5 mikron (mikrometer).

JAKARTA, KOMPAS.com – Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB) mencatat bahwa selama 10 hari instruksi social distancing (jaga jarak antara warga) dilakukan di Jakarta karena ada wabah Covid-19, kualitas udara Ibu Kota masih belum sepenuhnya membaik. Padahal, mobilitas warga dengan menggunakan kendaraan bermotor merosot tajam.

Data itu diperoleh KPBB berdasarkan pengukuran kualitas udara ambien (udara bebas di permukaan bumi).

Kualitas udara ambien diperoleh dengan mengukur partikel yang melayang di udara, berbeda dengan pengukuran kualitas udara pinggir jalan.

Baca juga: Kualitas Udara di Jakarta Disebut Akan Semakin Membaik jika Karantina Wilayah Diterapkan

Direktur Eksekutif KPBB, Ahmad Safrudin menyebutkan, pengukuran itu menggunakan data hasil pemantauan AAQMS–Kedubes AS yang ditempatkan di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan, dalam periode 16-25 Maret 2020.

Parameternya ialah partikel debu berukuran di bawah 2,5 mikron per meter kubik atau biasa disebut PM2.5.

“Rata-rata (kualitas udara) pada saat diterapkan social/physical distancing 16-25 Maret 2020 adalah 44,62. Masih lebih tinggi dari rata-rata pada periode yang sama pada 2019, yaitu 30,49,” ujar pria yang akrab disapa Puput itu melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Selasa (31/3/2020).

Puput menyampaikan sejumlah sebab mengapa kualitas udara ambien DKI Jakarta masih masuk kategori “tidak sehat” selama 10 hari masa social distancing dibandingkan tahun lalu.

Utamanya, ada tren perburukan kualitas udara jika dibandingkan antara 3 bulan pertama tahun 2019 dan 2020. Selain itu, secara alami, partikel debu 2,5 mikron amat ringan sehingga butuh waktu untuk turun ke tanah.

Boleh jadi, partikel debu 2,5 mikron yang diukur hari ini telah melayang di udara sejak berminggu-minggu silam. Faktor cuaca, seperti kelembapan dan arah angin juga berperan.

“Kemudian, adanya eksposur dari industri di Jabodetabek yang tetap berproduksi, termasuk pabrik semen di kawasan Bogor, sebagian pabrikan di Jakarta di mana 33 persen energi pabrik masih menggunakan batu bara,” kata Puput.

Baca juga: Ingin Turunkan Risiko Terinfeksi Virus Corona? Ini Cara Jaga Kualitas Udara di Ruangan

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dishub: Ganjil Genap Bukan untuk Pindah ke Angkutan Umum, tapi Kerja dari Rumah

Dishub: Ganjil Genap Bukan untuk Pindah ke Angkutan Umum, tapi Kerja dari Rumah

Megapolitan
Dispensasi Perpanjang SIM Masih Berlaku hingga 31 Agustus 2020

Dispensasi Perpanjang SIM Masih Berlaku hingga 31 Agustus 2020

Megapolitan
Pemprov DKI Minta Warga Selektif Pilih Restoran, Cari yang Terapkan Protokol Kesehatan

Pemprov DKI Minta Warga Selektif Pilih Restoran, Cari yang Terapkan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Sibuk Mengamati Target, Hampir Seluruh Agen Detektif Wanita Ternyata Masih Lajang

Sibuk Mengamati Target, Hampir Seluruh Agen Detektif Wanita Ternyata Masih Lajang

Megapolitan
Viral Video Warga Tolak Pemakaman Jenazah Pasien Suspect di Kabupaten Bekasi, Ini Penjelasan Polisi

Viral Video Warga Tolak Pemakaman Jenazah Pasien Suspect di Kabupaten Bekasi, Ini Penjelasan Polisi

Megapolitan
Kumpulan Kisah Ahok Usai Aksi 411, Memilih Tinggal Dalam Rumah hingga Wacana Pindah Kewarganegaraan

Kumpulan Kisah Ahok Usai Aksi 411, Memilih Tinggal Dalam Rumah hingga Wacana Pindah Kewarganegaraan

Megapolitan
Covid-19 Kota Tangerang Meningkat, PSBB Diperpanjang hingga 23 Agustus

Covid-19 Kota Tangerang Meningkat, PSBB Diperpanjang hingga 23 Agustus

Megapolitan
UPDATE Sepekan Terakhir di Jakarta: Bertambah 3.271 Pasien Positif Covid-19 dan Terjadi 3 Kali Lonjakan

UPDATE Sepekan Terakhir di Jakarta: Bertambah 3.271 Pasien Positif Covid-19 dan Terjadi 3 Kali Lonjakan

Megapolitan
Wartawan Berbagi, Terinspirasi Pemulung Cari Ponsel Bekas untuk Belajar dari Rumah

Wartawan Berbagi, Terinspirasi Pemulung Cari Ponsel Bekas untuk Belajar dari Rumah

Megapolitan
Rentetan Penembakan Misterius di Tangsel, Beraksi di Jalan Raya Incar Pengendara

Rentetan Penembakan Misterius di Tangsel, Beraksi di Jalan Raya Incar Pengendara

Megapolitan
Polemik Informasi Pedagang Terpapar Covid-19 di Pasar Mayestik, Disebut Hoaks Kemudian Diakui

Polemik Informasi Pedagang Terpapar Covid-19 di Pasar Mayestik, Disebut Hoaks Kemudian Diakui

Megapolitan
Tiga Gerbang Tol Bekasi Berlakukan Ganjil Genap

Tiga Gerbang Tol Bekasi Berlakukan Ganjil Genap

Megapolitan
Wagub DKI: Delapan Persen Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Berusia di Bawah 19 Tahun

Wagub DKI: Delapan Persen Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Berusia di Bawah 19 Tahun

Megapolitan
Satu Tahun Pascakejadian, Pemerkosa di Bintaro Akhirnya Ditangkap Setelah Korban Memviralkan Kisahnya

Satu Tahun Pascakejadian, Pemerkosa di Bintaro Akhirnya Ditangkap Setelah Korban Memviralkan Kisahnya

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kenangan Ahok soal Demo 411, Tolak Mengungsi ke Pulau | Pemerkosa di Bintaro Ditangkap

[POPULER JABODETABEK] Kenangan Ahok soal Demo 411, Tolak Mengungsi ke Pulau | Pemerkosa di Bintaro Ditangkap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X