Gaji Wali Kota dan ASN Lingkungan Pemkot Bekasi Akan Dipotong untuk Lawan Covid-19

Kompas.com - 31/03/2020, 16:20 WIB
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Pemkot Bekasi, Rabu (26/2/2020). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAWali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Pemkot Bekasi, Rabu (26/2/2020).
Penulis Cynthia Lova
|


BEKASI, KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mempertimbangkan untuk memotong gaji atau tunjangan Aparatur Sipil Negara ( ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi untuk membantu penanggulangan wabah virus corona atau Covid-19.

Wacana pemotongan gaji ini akan berlaku pada gaji wali kota dan wakil wali kota Bekasi.

Hal itu mencontoh pemotongan gaji atau tunjangan yang rencananya juga akan diterapkan oleh ASN Pemprov Jawa Barat.

Baca juga: 12 Anggota Fraksi PKB DPRD Jabar Siap Potong Gaji demi Lawan Corona

“Nanti tergantung kemampuan daerah masing-masing. Gubernur mungkin menerapkan berapa (pemotongan ASN), kalau kita di Kota dan Kabupaten ini juga menerapkan berapa, tapi itu bagian dari sebuah pemikiran,” ujar pria yang akrab disapa Pepen, di Bekasi, Selasa (31/3/2020).

Pepen mengatakan, pemotongan gaji akan dilakukan jika kasus Covid-19 di Bekasi terus memburuk.

Diakui Pepen, saat ini pendapatan Kota Bekasi menurun semenjak virus corona menjadi pandemi. Sebab, tempat hiburan maupun tempat wisata di Bekasi ditutup sementara.

Baca juga: Kepala Daerah Potong Gaji Bantu Warga Korban Wabah Corona, Siapa Saja?

“Kalau lihat kemampuan kita kan menurun, mau narik pajak enggak bisa, hotel kosong, dana dari pusat pun sekarang kecuali dari pendidikan kesehatan disuruh stop semua."

"Ya kita enggak akan bisa belanja kalau beban pengeluaran masih besar, tapi pendapatannya enggak ada. Malah nanti bukan hanya gaji, tapi tunjangan-tunjangan yang lain (bisa aja dipotong),” kata dia.

Pepen mengaku masih membahas rencana jumlah gaji ASN di Bekasi yang dipotong nantinya.

“Tentunya ada proses, seminggu ini apa yang terjadi. Kalau perburukan terus terjadi, episentrumnya keluar dari DKI minggir ke daerah-daerah perbatasan dan itu berdampak sekali dan Gubernur Jabar sudah menyampaikan itu, ya bukan mustahil, kita dinamis aja,” tutur dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perampok Bersenpi Beraksi di Minimarket Kembangan, Uang Rp 26 Juta Raib

Perampok Bersenpi Beraksi di Minimarket Kembangan, Uang Rp 26 Juta Raib

Megapolitan
Antisipasi Arus Balik ke Jakarta, Depok Ikut Awasi di Sejumlah Titik

Antisipasi Arus Balik ke Jakarta, Depok Ikut Awasi di Sejumlah Titik

Megapolitan
Jabodetabek Panas Beberapa Hari Terakhir, Suhu Paling Tinggi di Area Bandara Soetta dan Kemayoran

Jabodetabek Panas Beberapa Hari Terakhir, Suhu Paling Tinggi di Area Bandara Soetta dan Kemayoran

Megapolitan
Di Hadapan Emil dan Pepen, Jokowi Puji Kota Bekasi Berhasil Tekan Penularan Covid-19

Di Hadapan Emil dan Pepen, Jokowi Puji Kota Bekasi Berhasil Tekan Penularan Covid-19

Megapolitan
Pemalsu SIKM Bakal Dijerat Pidana, Ancaman hingga 12 Tahun Penjara

Pemalsu SIKM Bakal Dijerat Pidana, Ancaman hingga 12 Tahun Penjara

Megapolitan
Anies: Kalau Masyarakat Tidak Taat, Terpaksa PSBB Diperpanjang...

Anies: Kalau Masyarakat Tidak Taat, Terpaksa PSBB Diperpanjang...

Megapolitan
Lucinta Luna Jalani Sidang Perdana di PN Jakbar secara Virtual Rabu Besok

Lucinta Luna Jalani Sidang Perdana di PN Jakbar secara Virtual Rabu Besok

Megapolitan
Merasa Gerah Beberapa Hari Terakhir? Ini Penjelasan BMKG

Merasa Gerah Beberapa Hari Terakhir? Ini Penjelasan BMKG

Megapolitan
Petugas Mulai Periksa SIKM Penumpang yang Hendak Masuk Jakarta dari Bandara Soetta

Petugas Mulai Periksa SIKM Penumpang yang Hendak Masuk Jakarta dari Bandara Soetta

Megapolitan
Tak Punya SIKM, Pendatang di Terminal Pulo Gebang Akan Dipulangkan atau Dikarantina

Tak Punya SIKM, Pendatang di Terminal Pulo Gebang Akan Dipulangkan atau Dikarantina

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Minta Pemprov DKI Serius Atur Kegiatan di Pasar untuk Cegah Covid-19

Anggota DPRD DKI Minta Pemprov DKI Serius Atur Kegiatan di Pasar untuk Cegah Covid-19

Megapolitan
Kota Bekasi Akan Mengikuti Jakarta Soal Pembukaan Kembali Mal

Kota Bekasi Akan Mengikuti Jakarta Soal Pembukaan Kembali Mal

Megapolitan
6.347 Warga Ajukan SIKM untuk Keluar Masuk Jakarta, Mayoritas Ditolak Pemprov DKI

6.347 Warga Ajukan SIKM untuk Keluar Masuk Jakarta, Mayoritas Ditolak Pemprov DKI

Megapolitan
Satu Keluarga di Bekasi Positif Covid-19, Sempat Ikut Shalat Id di Masjid

Satu Keluarga di Bekasi Positif Covid-19, Sempat Ikut Shalat Id di Masjid

Megapolitan
Operasi Ketupat Akan Berakhir, Jangka Waktu Pemeriksaan SIKM Tunggu Keputusan Pemprov DKI

Operasi Ketupat Akan Berakhir, Jangka Waktu Pemeriksaan SIKM Tunggu Keputusan Pemprov DKI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X