BNN Sebut Jaringan Narkoba Manfaatkan Pandemi Covid-19 untuk Lakukan Penyelundupan

Kompas.com - 31/03/2020, 16:32 WIB
Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Irjen Arman Depari, memberikan keterangan di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (20/1/2020). KOMPAS.com/Dian Erika Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Irjen Arman Depari, memberikan keterangan di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (20/1/2020).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 di Indonesia tidak membuat penyelundupan narkoba berhenti.

Deputi Bidan Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan bahwa jaringan narkoba di Indonesia justru sengaja memanfaatkan situasi pandemi Covid-19 untuk beraksi.

"Di Aceh dan di Sumatera Utara bahkan tadi saya dapat informasi kalau ada penangkapan, di beberapa daerah, di Surabaya dan di Riau. Ini menandakan bahwa dalam situasi apa pun sindikat narkoba tidak peduli, mereka tetap berupaya melakukan seluruh upaya penyeludupan," kata Arman di Gedung BNN Pusat, Jakarta Timur, Selasa (31/3/2020).

Baca juga: Polisi Tangkap Dua Pengedar Narkoba di Kebon Jeruk, Barbuk Satu Kg Sabu

Para jaringan narkoba sengaja memanfaatkan kelengahan petugas BNN di tengah pandemi Covid-19.

Kendati demikian, Arman memastikan pihaknya tetap melakukan upaya antisipasi penyelundupan narkoba.

"BNN walaupun dalam situasi yang cukup sulit seperti sekarang, kita tetap berupaya selalu melakukan pengawasan dan kontrol untuk mengantisipasi para jaringan, sindikat narkoba beroperasi memasukkan narkoba ke Indonesia," ujar Arman.

Adapun pada hari ini, BNN memusnahkan barang bukti 1,3 ton ganja, 86 kilogram sabu, 35.000 butir ekstasi, dan 60 gram heroin, hasil dari pengungkapan 13 kasus narkoba.

"Pemusnahan barang bukti dari 13 kasus dari 37 tersangka. Pemusnahan ini dari amanat UU dalam waktu tujuh hari setelah penerapan status barang bukti maka, barang bukti harus dimusnahkan," ujar Arman.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PLN Pastikan Dana Pelanggan Listrik Prabayar yang Sudah Beli Token Tak Hilang

PLN Pastikan Dana Pelanggan Listrik Prabayar yang Sudah Beli Token Tak Hilang

Megapolitan
Sejak Sore Token Listrik Gagal Input, PLN Sebut Ada Gangguan Jaringan Data

Sejak Sore Token Listrik Gagal Input, PLN Sebut Ada Gangguan Jaringan Data

Megapolitan
Kabar Baik, 7 Kelurahan di Depok Dinyatakan Bebas Kasus Positif Covid-19

Kabar Baik, 7 Kelurahan di Depok Dinyatakan Bebas Kasus Positif Covid-19

Megapolitan
Gelar Razia di Danau Sunter, Satpol PP Sasar Warga yang Tak Kenakan Masker

Gelar Razia di Danau Sunter, Satpol PP Sasar Warga yang Tak Kenakan Masker

Megapolitan
Jakarta Belum Berencana Buka Kegiatan Belajar di Sekolah pada 13 Juli 2020

Jakarta Belum Berencana Buka Kegiatan Belajar di Sekolah pada 13 Juli 2020

Megapolitan
Sekolah di Bekasi Kembali Buka Saat Tahun Ajaran Baru

Sekolah di Bekasi Kembali Buka Saat Tahun Ajaran Baru

Megapolitan
Di Masa New Normal, Tiket Kereta Jarak Jauh Hanya Bisa Dipesan secara Online

Di Masa New Normal, Tiket Kereta Jarak Jauh Hanya Bisa Dipesan secara Online

Megapolitan
Catat, Penumpang KAI Wajib Gunakan Masker hingga Face Shield di Era New Normal

Catat, Penumpang KAI Wajib Gunakan Masker hingga Face Shield di Era New Normal

Megapolitan
Sebaran Kasus Covid-19 di DKI 1 Juni: Sunter Agung Tertinggi, Disusul Pademangan Barat

Sebaran Kasus Covid-19 di DKI 1 Juni: Sunter Agung Tertinggi, Disusul Pademangan Barat

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Terbitkan Perwal sebagai Protokol New Normal

Pemkot Bekasi Akan Terbitkan Perwal sebagai Protokol New Normal

Megapolitan
Bungkusan Cairan Berasap Ditemukan di Dekat Masjid di Ciracas

Bungkusan Cairan Berasap Ditemukan di Dekat Masjid di Ciracas

Megapolitan
Jelang New Normal, Pemkot Bekasi Upayakan Keseimbangan Faktor Ekonomi dengan Kesehatan

Jelang New Normal, Pemkot Bekasi Upayakan Keseimbangan Faktor Ekonomi dengan Kesehatan

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Minta Rumah Ibadah Segera Dibuka dengan Protokol Kesehatan

Ketua DPRD DKI Minta Rumah Ibadah Segera Dibuka dengan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Sudah Disemprot Disinfektan oleh Tim Gegana, Besok Pasar Cisalak Dibuka

Sudah Disemprot Disinfektan oleh Tim Gegana, Besok Pasar Cisalak Dibuka

Megapolitan
Masuki New Normal, Pengunjung Mall Dibatasi 35 Persen

Masuki New Normal, Pengunjung Mall Dibatasi 35 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X