Penjelasan Camat Cipondoh soal Spanduk Lockdown di Kelurahan Petir

Kompas.com - 31/03/2020, 17:26 WIB
Spanduk lockdown terpasang di RT 012 RW 3 Kelurahan Petir Cipondoh Kota Tangerang IstimewaSpanduk lockdown terpasang di RT 012 RW 3 Kelurahan Petir Cipondoh Kota Tangerang

TANGERANG, KOMPAS.com - Beredar foto salah satu RT dan RW di Kelurahan Petir Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang menerapkan local lockdown atau karantina wilayah dalam skala kecil.

Kepala Camat Cipondoh Rizal Ridolloh mengatakan, karantina wilayah di Kelurahan Petir Kota Tangerang merupakan karantina skala kecil yang dilakukan di beberapa perumahan saja.

"Itu wilayah saja di lingkungan permahan itu untuk antisipasi lokal saja, enggak semua," ujar dia saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Selasa (31/3/2020).

Baca juga: Wacana Karantina Wilayah di Jakarta, Warga Minta Ada Bantuan Pemerintah karena Mata Pencaharian Hilang

Rizal mengatakan, penutupan akses perumahan menjadi satu pintu merupakan inisiatif warga untuk mengimplementasikan kampung siaga corona yang dibentuk Pemkot Tangerang.

"Dia ada satgas di dalamnya, keamanan, ada relawan ada juga satgas untuk lumbung pangan di masyarakat," kata dia.

Hal tersebut, lanjut Rizal, bukan merupakan karantina wilayah melainkan inisiatif warga untuk mengurangi risiko penyebaran Covid-19.

"Jadi hanya satu pintu, biasanya komplek-komplek biasanya menggunakan itu. Jadi masyarakat ada inisiatif seperti itu, silakan saja kalau saya kalau untuk kepentingan masyarakat," kata dia.

Foto yang beredar diterima Kompas.com, pengurus RT 012-014 RW 03 Kelurahan Petir sudah memberikan imbauan satu pintu untuk memasuki komplek tersebut 24 jam.

Dalam spanduk imbauan tersebut juga ditulis untuk anjuran tidak keluar rumah dan pemberlakuan satu pintu sampai dengan waktu yang belum ditentukan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Anggota Polres Tangsel Diisukan Terkena Covid-19, Kapolres: Itu Tidak Benar

12 Anggota Polres Tangsel Diisukan Terkena Covid-19, Kapolres: Itu Tidak Benar

Megapolitan
Satgas Covid-19 Periksa 30 Hotel di Jakarta yang Nyatakan Siap Jadi Tempat Isolasi

Satgas Covid-19 Periksa 30 Hotel di Jakarta yang Nyatakan Siap Jadi Tempat Isolasi

Megapolitan
Pemprov Akan 'Grebek Lumpur' Saluran PHB Saharjo yang Hampir 2 Tahun Tak Dikeruk

Pemprov Akan "Grebek Lumpur" Saluran PHB Saharjo yang Hampir 2 Tahun Tak Dikeruk

Megapolitan
PHRI: Hotel Jadi Tempat Isolasi jika RSD Wisma Atlet dan RS Lainnya Sudah Penuh

PHRI: Hotel Jadi Tempat Isolasi jika RSD Wisma Atlet dan RS Lainnya Sudah Penuh

Megapolitan
Cuti untuk Kampanye Pilkada Depok, Pradi Supriatna Tegaskan Bukan Waktunya Berleha-leha

Cuti untuk Kampanye Pilkada Depok, Pradi Supriatna Tegaskan Bukan Waktunya Berleha-leha

Megapolitan
Kisah di Balik Video Bocah Asal Bekasi Lantunkan Ayat Al-Quran Saat Dirawat di RSPAD

Kisah di Balik Video Bocah Asal Bekasi Lantunkan Ayat Al-Quran Saat Dirawat di RSPAD

Megapolitan
Ada Diskon 25 Persen, Ini Harga Tiket Sejumlah Kereta yang Berangkat dari Jakarta

Ada Diskon 25 Persen, Ini Harga Tiket Sejumlah Kereta yang Berangkat dari Jakarta

Megapolitan
Melebihi Kapasitas, Kafe di Serpong Didenda Rp 5 Juta

Melebihi Kapasitas, Kafe di Serpong Didenda Rp 5 Juta

Megapolitan
Akhir Pelarian Tersangka Pelecehan di Bandara Soetta, Ditangkap di Sumut Setelah Buron Berhari-hari

Akhir Pelarian Tersangka Pelecehan di Bandara Soetta, Ditangkap di Sumut Setelah Buron Berhari-hari

Megapolitan
Pecah Kongsi Wali Kota Depok dan Wakilnya, Bersiap 'Saling Sikut' di Masa Kampanye

Pecah Kongsi Wali Kota Depok dan Wakilnya, Bersiap 'Saling Sikut' di Masa Kampanye

Megapolitan
Polisi Dalami Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang

Polisi Dalami Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang

Megapolitan
UPDATE 25 September: 3.572 Kasus Covid-19 di Depok, 897 Kasus Aktif

UPDATE 25 September: 3.572 Kasus Covid-19 di Depok, 897 Kasus Aktif

Megapolitan
Antisipasi Antrean Tes Swab, Pemkot Bekasi Tambah Mesin PCR di 3 RSUD

Antisipasi Antrean Tes Swab, Pemkot Bekasi Tambah Mesin PCR di 3 RSUD

Megapolitan
BMKG: Hari Ini Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

BMKG: Hari Ini Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

Megapolitan
Apresiasi Kinerja, Pemkot Bekasi Beri Insentif ke Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19 TPU Pedurenan

Apresiasi Kinerja, Pemkot Bekasi Beri Insentif ke Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19 TPU Pedurenan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X