Surati Ridwan Kamil, Wali Kota Bekasi Minta Tambahan Dana Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19

Kompas.com - 31/03/2020, 18:17 WIB
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Pemkot Bekasi, Rabu (26/2/2020). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAWali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Pemkot Bekasi, Rabu (26/2/2020).
Penulis Cynthia Lova
|


BEKASI, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bekasi telah mengirim surat ke Pemprov Jawa Barat untuk meminta bantuan dana bagi masyarakat yang terdampak penyebaran virus corona.

Bantuan yang nantinya diberikan sebesar Rp 500.000 per kepala keluarga (kk) setiap bulan selama virus corona.

“Hari ini kita sudah bikin surat (permintaan dana bantuan Covid-19 untuk warga terdampak) ke Gubernur Jawa Barat,” ujar Pepen di Bekasi, Selasa (31/3/2020).

Pepen mengatakan, pihak Pemkot telah menghitung ada 106.000 Kartu Keluarga yang terdampak akibat Covid-19 di Bekasi.

Baca juga: Pulau Tidung Terapkan Sistem Buka Tutup Hadapi Pandemi Covid-19

Namun, jumlah tersebut lebih dari yang dianggatkankan Pemprov Jabar yang diberikan ke Kota Bekasi yaitu untuk 32.800 KK.

“Se Jawa Barat itu kan satu juta yang nanti dikasih (bantuan). Nah kita dikasih 32.800 KK, ini yang di luar dari Kementerian Sosial ya, bulan ini si A dapet, bulan besok si B, bulan besok si C,” kata dia.

Pepen mengatakan, pihaknya tengah membahas cara agar 106.000 KK ini bisa dibantu seluruhnya.

Ia pun belum memastikan kapan nantinya masyarakat tersebut diberikan bantuan.

“Kan masih kurang (dari yang dibudgetin Pemprov), kita lagi berpikir apakah nanti yang bulan ini dapet besok enggak, kita lagi berpikir,” ujar dia.

Baca juga: Anies Sebut Pemprov DKI dan Pusat Masih Godok Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19

“Belum tahu (kapan keluar bantuannya), kan APBD-nya Gubernur, di kita paling penyesuaian-penyesuaiannya aja,” tutur dia.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pihaknya akan memberikan bantuan tunai kepada para keluarga yang terdampak penyebaran virus corona (Covid-19). Bantuan yang diberikan sebesar Rp500.000 per kepala keluarga (kk) setiap bulan selama wabah corona.

"Jadi kami gerak cepat, kalau tidak ada halangan mulai kita salurkan minggu depan," kata pria yang akrab disapa Emil di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (26/3/2020).

Namun, kata Emil, bantuan sebesar Rp 500.000 itu tidak semuanya dalam bentuk uang tunai. Menurutnya, dua per tiga dari nilai bantuan tersebut adalah sembilan bahan pokok (sembako).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

TNI dan Polri Akan Pantau Warga Terapkan Protokol Pencegahan Covid-19

TNI dan Polri Akan Pantau Warga Terapkan Protokol Pencegahan Covid-19

Megapolitan
5 Penjelasan BMKG Soal Panasnya Cuaca Jabodetabek Belakangan Ini

5 Penjelasan BMKG Soal Panasnya Cuaca Jabodetabek Belakangan Ini

Megapolitan
Bekasi Menuju 'New Normal' Pandemi Covid-19: Restoran Dibuka, Pembelinya Dibatasi

Bekasi Menuju "New Normal" Pandemi Covid-19: Restoran Dibuka, Pembelinya Dibatasi

Megapolitan
Pemprov DKI Godok Protokol Kesehatan untuk New Normal di Jakarta

Pemprov DKI Godok Protokol Kesehatan untuk New Normal di Jakarta

Megapolitan
Masih Bingung soal Surat Izin Keluar Masuk Jakarta? Ini Segala Info Tentang SIKM

Masih Bingung soal Surat Izin Keluar Masuk Jakarta? Ini Segala Info Tentang SIKM

Megapolitan
Bantu Orang Mabuk, Warga Depok Malah Dikeroyok

Bantu Orang Mabuk, Warga Depok Malah Dikeroyok

Megapolitan
Wali Kota Depok: Penularan Lokal Covid-19 Masih Terjadi, Ekonomi Mulai Oleng

Wali Kota Depok: Penularan Lokal Covid-19 Masih Terjadi, Ekonomi Mulai Oleng

Megapolitan
Bantah Mal di Jakarta Buka Mulai 5 Juni, Anies: Itu Imajinasi, Itu Fiksi...

Bantah Mal di Jakarta Buka Mulai 5 Juni, Anies: Itu Imajinasi, Itu Fiksi...

Megapolitan
Deteksi Mulai Gencar, Kasus Harian Covid-19 di Depok Naik Signifikan

Deteksi Mulai Gencar, Kasus Harian Covid-19 di Depok Naik Signifikan

Megapolitan
Kurva Kasus Positif Covid-19 Jakarta Menurun, Ini Rincian Data 47 Hari Penerapan PSBB

Kurva Kasus Positif Covid-19 Jakarta Menurun, Ini Rincian Data 47 Hari Penerapan PSBB

Megapolitan
Tak Punya SIKM, 5 Penumpang KA dari Surabaya Dikarantina di Gelanggang Remaja Gambir

Tak Punya SIKM, 5 Penumpang KA dari Surabaya Dikarantina di Gelanggang Remaja Gambir

Megapolitan
Penerapan New Normal di Kota Bekasi, Ini Penjelasan Gubernur Emil

Penerapan New Normal di Kota Bekasi, Ini Penjelasan Gubernur Emil

Megapolitan
UPDATE 26 Mei: Bertambah 24 Kasus, Total 535 Orang Positif Covid-19 di Depok

UPDATE 26 Mei: Bertambah 24 Kasus, Total 535 Orang Positif Covid-19 di Depok

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Instruksikan Siapkan Kebijakan New Normal

Wali Kota Tangerang Instruksikan Siapkan Kebijakan New Normal

Megapolitan
Ikut Jakarta, Pemkot Bogor Siapkan PSBB Transisi hingga 4 Juni

Ikut Jakarta, Pemkot Bogor Siapkan PSBB Transisi hingga 4 Juni

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X