Permukimannya Jadi Zona Merah, Pemuda di Pondok Aren Buat Masker untuk Dibagikan ke Warga

Kompas.com - 01/04/2020, 19:26 WIB
. SHUTTERSTOCK.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Kawasan Kecamatan Pondok Aren masuk dalam zona merah dalam penyebaran virus SARS-CoV-2 yang menimbulkan penyakit Covid-19.

Tercatat dari enam pasien yang meninggal terkait Covid-19 di Tangerang Selatan, empat di antaranya merupakan warga Kecamatan Pondok Aren.

Untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, kumpulan pemuda yang bermukim di Jalan Sein, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, bergerak menggandeng konveksi.

Mereka berinisiatif membuat masker untuk dibagikan ke masyarakat.

Baca juga: Kepedulian Ibu-ibu PKK Jakbar, Bagikan Makanan untuk Tenaga Medis di RSUD dan Puskesmas

"Pembuatnya kebetulan rekan kami sendiri yang memiliki usaha konveksi. Kemudian saya mengajak anak muda di kampung rumah saja sih buat berbagi setelah dibuat," kata salah satu pemuda setempat, Ahmad Rifai kepada Kompas.com, Rabu (1/4/2020).

Pria yang akrab disapa Acoy ini mengatakan pembagian masker telah dilakukan hampir satu minggu.

Dalam satu hari, sebanyak 240 masker kain itu dibagikan door to door.

"Kalau untuk saat ini baru wilayah dan lingkungan sekitar kita saja pembagian dengan tidak menutup kemungkinan juga akan meluas," ucapnya.

Baca juga: Tuai Simpati, Aksi Emak-emak Berbagi Makanan untuk Mahasiswa Rantau UI Makin Banyak Pengikut

Belum meluasnya pembagian masker ke wilayah lain karena keterbatasan produksi masker di konveksi milik rekannya. Anggaran yang terbatas membuat produksi juga ikut terbatas.

"Selama ini kan untuk produksi kami tawarkan orang beli masker. Jadi yang merasa ingin bantu, dia membeli. Hasil dibuat biaya produksi lagi," ucapnya.

Acoy pun berharap virus corona yang penyebarannya kini kian masif ini dapat mereda sehingga aktifitas masyarakat dapat kembali normal seperti biasanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Minuman Boba Disebut Bisa Bikin Kelumpuhan, Begini Kisahnya

Viral Minuman Boba Disebut Bisa Bikin Kelumpuhan, Begini Kisahnya

Megapolitan
Puskesmas Jurumudi Kota Tangerang Penuh Pasien Covid-19 dalam 4 Hari

Puskesmas Jurumudi Kota Tangerang Penuh Pasien Covid-19 dalam 4 Hari

Megapolitan
Lebihi Batas Maksimum, 120 Warga Hadiri Kampanye Muhamad-Sara di Pamulang

Lebihi Batas Maksimum, 120 Warga Hadiri Kampanye Muhamad-Sara di Pamulang

Megapolitan
Satpol PP Jagakarsa Bahas Sanksi untuk Pusat Kuliner yang Tepergok Layanani Pembeli Makan di Tempat

Satpol PP Jagakarsa Bahas Sanksi untuk Pusat Kuliner yang Tepergok Layanani Pembeli Makan di Tempat

Megapolitan
Ini Kata Pemilik soal Kafe Broker yang Disegel Setelah Foto Kerumunan Pengunjung Viral

Ini Kata Pemilik soal Kafe Broker yang Disegel Setelah Foto Kerumunan Pengunjung Viral

Megapolitan
Calon Wali Kota Tangsel Muhamad Sakit, Rahayu Saraswati Kampanye Virtual Hari Ini

Calon Wali Kota Tangsel Muhamad Sakit, Rahayu Saraswati Kampanye Virtual Hari Ini

Megapolitan
Ahok Akan Cabut Laporan Kasus Pencemaran Nama Baiknya di Polda Metro Jaya

Ahok Akan Cabut Laporan Kasus Pencemaran Nama Baiknya di Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pusat Kuliner di Jagakarsa Sembunyikan Pembeli, Satpol PP Merasa Kecolongan

Pusat Kuliner di Jagakarsa Sembunyikan Pembeli, Satpol PP Merasa Kecolongan

Megapolitan
Dinsos Salurkan 198 Alat Bantu Fisik bagi Penyandang Disabilitas di DKI

Dinsos Salurkan 198 Alat Bantu Fisik bagi Penyandang Disabilitas di DKI

Megapolitan
Sering Didatangi Warga Selama PSBB, Taman Spot Budaya Dukuh Atas Dipasang Garis Pembatas

Sering Didatangi Warga Selama PSBB, Taman Spot Budaya Dukuh Atas Dipasang Garis Pembatas

Megapolitan
Pemprov DKI Sediakan 3 Tempat Isolasi Mandiri Baru untuk Pasien Covid-19

Pemprov DKI Sediakan 3 Tempat Isolasi Mandiri Baru untuk Pasien Covid-19

Megapolitan
Pencuri Kabel Bus Transjakarta Ditangkap

Pencuri Kabel Bus Transjakarta Ditangkap

Megapolitan
Dua Pekan PSBB, Landainya Kasus Aktif Covid-19 Tak Berbanding Lurus dengan Angka Penyebarannya

Dua Pekan PSBB, Landainya Kasus Aktif Covid-19 Tak Berbanding Lurus dengan Angka Penyebarannya

Megapolitan
Warga Jakarta Cari Hiburan ke Bekasi Selama PSBB, Wali Kota: Asal Protokol Kesehatan Dijaga

Warga Jakarta Cari Hiburan ke Bekasi Selama PSBB, Wali Kota: Asal Protokol Kesehatan Dijaga

Megapolitan
Polisi Buru Pebalap Liar yang Aksinya Tersebar di Media Sosial

Polisi Buru Pebalap Liar yang Aksinya Tersebar di Media Sosial

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X