Kepala KKP Belum Bisa Pastikan Bagaimana Petugas Bandara Soekarno-Hatta Terjangkit Covid-19

Kompas.com - 02/04/2020, 16:59 WIB
Ilustrasi penyebaran virus corona ShutterstockIlustrasi penyebaran virus corona

TANGERANG, KOMPAS.com - Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan ( KKP) Bandara Soekarno-Hatta, Anas Ma'aruf menyatakan sudah ada petugas di bandara ini yang terjangkit Covid-19.

Kata Anas, kabar tersebut ia terima dari laporan Dinas Kesehatan Daerah mengenai adanya seorang yang bekerja di Bandara Soekarno-Hatta terjangkit virus dengan nama resmi SARS-CoV-2.

"KKP mempunyai data, berdasarkan laporan dari Dinkes daerah bahwa ada satu orang yang bekerja di lingkungan bandara positif Covid-19," kata dia melalui pesan singkat, Kamis (2/4/2020).

Baca juga: 3 Pekerja di Bandara Soekarno-Hatta Sempat Positif Covid-19, Kini Sudah Sembuh

Mengenai bagaimana petugas Bandara Soekarno-Hatta tersebut bisa terjangkit, saat ini belum bisa ditelusuri, apakah terjangkit di tempat kerja atau justru di lingkungan luar.

"Apakah di lingkungan tempat tinggal atau di tempat kerja atau tempat yang lain," tutur dia.

Setelah terdeteksi positif terjangkit Covid-19, KKP kemudian mengambil langkah memeriksa orang yang pernah kontak dengan pasien positif.

Setelah dilakukan pemeriksaan, selanjutnya diketahui dua rekan kerja pasien positif tersebut juga dinyatakan ikut terpapar dan positif Covid-19.

"Sudah dilakukan upaya kontak tracing di lingkungan kerja, serta upaya pencegahan penyebaran. Dari penelusuran kontak tracing ditemukan dua kasus positif," tutur Anas.

Baca juga: Bandara Soekarno-Hatta Berlakukan Larangan Kedatangan WNA

Anas mengatakan saat ini ketiga kasus positif di lingkungan Bandara Soekarno-Hatta tersebut dinyatakan sudah sembuh.

Hingga 2 April 2020, belum ada laporan kasus baru para pekerja yang terjangkit virus Corona di Bandara Soekarno-Hatta.

"Konndisinya sudah sembuh, dan tidak ada laporan kasus lagi," kata dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Megapolitan
Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Megapolitan
Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Megapolitan
APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

Megapolitan
Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Megapolitan
Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Megapolitan
Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Megapolitan
Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Megapolitan
Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Megapolitan
Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Megapolitan
PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

Megapolitan
Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Megapolitan
Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Megapolitan
4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X