Bima Arya Tunggu Hasil Swab Kedua untuk Dinyatakan Sembuh Covid-19

Kompas.com - 02/04/2020, 17:48 WIB
Bima Arya di Sekretariat DPP PAN di Jl Daksa I, Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (8/2/2020). KOMPAS.com/TSARINA MAHARANI Bima Arya di Sekretariat DPP PAN di Jl Daksa I, Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (8/2/2020).

BOGOR, KOMPAS.com - Kondisi kesehatan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto terus menunjukkan tanda-tanda membaik setelah menjalani perawatan selama 14 hari di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor.

Berdasarkan hasil tes cepat (rapid test) dan swab test pertama, Bima dinyatakan sehat dan negatif Covid-19.

Meski begitu, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu mesti menunggu hasil swab test kedua untuk memastikan tidak adanya lagi virus corona atau SARS-CoV-2 bersarang di tubuhnya.

"Alhamdulillah, kondisi Pak Bima stabil tidak ada tanda-tanda penurunan kesehatan. Beliau juga sudah melakukan rapid test, hasilnya negatif," ungkap Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim, Kamis (2/4/2020).

Baca juga: Terpapar Corona saat Dampingi Bima Arya, 1 PNS di Bogor Meninggal Dunia

Dedie mengatakan, sesuai prosedur penanganan Covid-19, Bima Arya harus menjalani serangkaian tes kesehatan lanjutan, termasuk swab test kedua yang sudah dikirim ke Litbangkes Kementerian Kesehatan.

Jika dalam swab test kedua itu menunjukkan hasil negatif, sambung Dedie, Bima Arya dipastikan bersih dan sembuh dari penyakit Covid-19.

"Sesuai prosedur harus melakukan swab test kedua dan sudah diambil specimennya. Mungkin dalam waktu satu atau dua hari keluar," kata Dedie.

"Mudah-mudahan hasilnya juga negatif. Mudah-mudahan dapat memimpin Kota Bogor lagi," tambahnya.

Baca juga: Riwayat Bima Arya Sebelum Positif Covid-19, Berangkat ke Luar Negeri Saat Pemerintah Berlakukan Protokol Kesehatan

Sementara itu, Direktur Utama RSUD Kota Bogor Ilham Chaidir menuturkan, selama menjalani karantina, Bima Arya tetap menjalani kegiatan rutin seperti berolahraga dan berdoa.

Ilham menyebut, pengobatan yang diberikan kepada Bima selama di rumah sakit berupa obat untuk meredakan gejala dari penyakit dan penguatan imun tubuh.

Lanjut dia, jika hasil swab test kedua negatif, maka orang nomor satu di Kota Bogor itu diperbolehkan pulang.

Bima hanya perlu menjaga kondisi tubuh tetap fit dan tidak perlu menjalani karantina lagi.

“Setelah dinyatakan negatif Covid-19, tidak perlu karantina lagi dan tidak akan menularkan,” tutup dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Wahidin: Jangan Cari Kerja ke Banten, Banten Sedang Sulit Lowonga Kerja

Gubernur Wahidin: Jangan Cari Kerja ke Banten, Banten Sedang Sulit Lowonga Kerja

Megapolitan
Dampak Covid-19, Sebanyak 17.298 Karyawan Kena PHK di Banten

Dampak Covid-19, Sebanyak 17.298 Karyawan Kena PHK di Banten

Megapolitan
337 Kendaraan Menuju Jakarta Disuruh Putar Arah di Tol Tangerang-Merak

337 Kendaraan Menuju Jakarta Disuruh Putar Arah di Tol Tangerang-Merak

Megapolitan
Polda Metro Jaya Siapkan 3.987 Personel pada Awal Penerapan 'New Normal'

Polda Metro Jaya Siapkan 3.987 Personel pada Awal Penerapan "New Normal"

Megapolitan
Ini Protokol Pencegahan Covid-19 di Tempat Ibadah yang Dibuka Lagi di Bekasi

Ini Protokol Pencegahan Covid-19 di Tempat Ibadah yang Dibuka Lagi di Bekasi

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Tak Risau jika Kasus Covid-19 Melonjak Saat New Normal Diterapkan

Wali Kota Bekasi Tak Risau jika Kasus Covid-19 Melonjak Saat New Normal Diterapkan

Megapolitan
Begini Skenario Beroperasi Kembali Mal di Bekasi, Dimulai 4-8 Juni

Begini Skenario Beroperasi Kembali Mal di Bekasi, Dimulai 4-8 Juni

Megapolitan
[UPDATE] Covid-19 di Depok: Bertambah 9 Kasus Positif dan 51 Pasien Sembuh

[UPDATE] Covid-19 di Depok: Bertambah 9 Kasus Positif dan 51 Pasien Sembuh

Megapolitan
Operasi Pemeriksaan SIKM Berlangsung Sampai 7 Juni

Operasi Pemeriksaan SIKM Berlangsung Sampai 7 Juni

Megapolitan
Disparekraf: Tempat Wisata Jakarta Akan Dibuka Bertahap

Disparekraf: Tempat Wisata Jakarta Akan Dibuka Bertahap

Megapolitan
Sambut New Normal, Tempat Ibadah di Kota Bekasi Mulai Dibuka Pekan Ini

Sambut New Normal, Tempat Ibadah di Kota Bekasi Mulai Dibuka Pekan Ini

Megapolitan
Depok Ajukan Perpanjangan PSBB hingga 4 Juni 2020, Sama dengan Jakarta

Depok Ajukan Perpanjangan PSBB hingga 4 Juni 2020, Sama dengan Jakarta

Megapolitan
5 Polisi Gadungan Ditangkap, Korban Lain Diimbau Melapor ke Polres Tangsel

5 Polisi Gadungan Ditangkap, Korban Lain Diimbau Melapor ke Polres Tangsel

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Akan Bahas Regulasi Berwisata Era New Normal

Taman Margasatwa Ragunan Akan Bahas Regulasi Berwisata Era New Normal

Megapolitan
5 Polisi Gadungan yang Peras Pemuda Modifikasi Mobil Pribadi Menyerupai Kendaraan Polri

5 Polisi Gadungan yang Peras Pemuda Modifikasi Mobil Pribadi Menyerupai Kendaraan Polri

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X