Selama Pandemi Corona, Pemudik Tujuan Jateng dan Jatim di Terminal Pulo Gebang Mendominasi

Kompas.com - 02/04/2020, 19:10 WIB
Suasana di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Senin (30/3/2020). Dokumentasi Dinas Perhubungan Terminal Terpadu Pulo GebangSuasana di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Senin (30/3/2020).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com -Mayoritas penumpang bus yang berangkat dari Terminal Pulo Gebang memiliki tujuan ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Kasatpel Operasional dan Kemitraan Terminal Terpadu Pulo Gebang, Afif Muhroji mengatakan bahwa dalam satu pekan terakhir ini, mayoritas penumpang menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur meningkat.

"Kalau yang berangkat dari sini (Terminal Terpadu Pulo Gebang) rata-rata ke daerah Jawa. Seperti, Jawa Tengah dan Jawa Timur," kata Afif di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Kamis (2/4/2020).

Padahal pemerintah telah mengimbau masyarakat untuk sementara waktu ini tidak mudik ke kampung halaman guna mencegah penyebaran Covid-19.

Baca juga: Cegah Covid-19, Terminal Pondok Cabe Periksa Suhu Tubuh Penumpang Bus

Bahkan pemerintah juga sedang mengkaji larangan mudik akibat wabah Covid-19.

"Mohon bijak dalam kaitan merencanakan apabila nantinya akan mudik. Kami menyarankan hati-hati, sebisa-bisanya (mudik) ditunda sampai kondisi ini menjadi jauh lebih baik," kata Juru bicara untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto dalam konferesi pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (27/3/2020).

Selain itu, Afif menambahkan bahwa wabah Covid-19 ini juga berdampak pada jumlah penumpang di Terminal Pulo Gebang yang menurun drastis.

Pada hari normal, jumlah penumpang yang berangkat dari Terminal Terpadu Pulo Gebang berkisar 2.000-3.000 orsng per harinya. Sedangkan, pada akhir pekan, jumlah penumpang bisa berkisar 5.000-6.000 orang.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Penumpang yang Mudik ke Madura di Terminal Pondok Cabe Mendominasi

"Semenjak ada wabah Covid-19 ini, turun per harinya itu kemarin sekitar 1.700 penumpang. Bahkan terakhir tanggal 1 April kemarin itu sekitar 700 penumpang yang berangkat dari sini. Turun sekitar 50 persen atau di bawah 1.000 penumpang sekarang," ujar Afif.

Diketahui, pemerintah menyatakan bahwa jumlah pasien yang positif virus corona dan mengidap Covid-19 di Indonesia semakin bertambah.

Berdasarkan data yang diterima hingga Kamis, total jumlah kasus pasien positif Covid-19 di Indonesia, yakni 1.790 kasus.

Dari jumlah tersebut, 112 pasien sembuh dan 170 pasien meninggal dunia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ancol Siapkan Pengibaran Bendera Merah Putih di Dalam Air

Ancol Siapkan Pengibaran Bendera Merah Putih di Dalam Air

Megapolitan
Penusuk Pria hingga Tewas di Warnet Duren Sawit Ditangkap

Penusuk Pria hingga Tewas di Warnet Duren Sawit Ditangkap

Megapolitan
UPDATE 15 Agustus Depok: 47 Kasus Baru Covid-19, Penambahan Tertinggi Selama Pandemi

UPDATE 15 Agustus Depok: 47 Kasus Baru Covid-19, Penambahan Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Cegah Kembali Kasus Covid-19, Mal AEON BSD Antar Jemput Karyawan hingga Rapid Test Berkala

Cegah Kembali Kasus Covid-19, Mal AEON BSD Antar Jemput Karyawan hingga Rapid Test Berkala

Megapolitan
UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 15 Agustus: Bertambah 598 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

Pedagang Kelontong di Bekasi Tewas oleh Perampok, Seorang Bocah Sempat Lihat Pelaku

Megapolitan
Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

Buat Gaduh di Pesawat Garuda, Mumtaz Diingatkan Hanum Rais

Megapolitan
Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

Pedagang Kelontong di Bekasi Dibunuh, Uang dan Rokok Dirampas Pelaku

Megapolitan
Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

Airin Minta ASN di Tangsel Ikut Lomba Tiktok Meriahkan HUT ke-75 RI

Megapolitan
Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

Pegawai Giant Positif Covid-19, Jumlah Pengunjung Margo City Depok Menurun

Megapolitan
Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

Jasad Pria Ditemukan di Kamar Mandi Rumah di Bekasi, Ada Luka di Leher dan Perut

Megapolitan
Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

Libur Panjang, 167.414 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Jumat Kemarin

Megapolitan
Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Polisi: Ada Saksi yang Sempat Bicara dengan Penembak Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Megapolitan
Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contraflow Diberlakukan di Km 47

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X