Aksi Moms UI, Sekelompok Ibu Bagikan Makanan Gratis untuk Mahasiswa Rantau

Kompas.com - 03/04/2020, 05:48 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

Namun, ia mengaku tak berkeberatan jika hal itu terjadi. Ia sendiri sudah melihat ada tanda-tanda ke arah sana, sejak aksi bagi-bagi makanan gratis itu dilancarkan Selasa lalu.

"Ada yang bilang, 'Bu, bisa nambah lagi enggak?', aku bilang bisa," ujar Titi.

“’Bu, aku boleh enggak?’, saya jawab boleh,” timpalnya.

"Inikan fokus untuk mahasiswa, berapa pun, insya Allah tercukupi lah. Bahan makanan juga enggak susah mencarinya," kata Titi yakin.

Titi meyakini bahwa sumbangan dana dari para ibu lainnya masih akan terus mengalir.

Sebab, menurut pengakuan dia, aksinya mulai menuai simpati dan solidaritas sesama ibu yang baru melihat foto-foto aksi tempo hari dan tergerak hatinya.

"Alhamdulillah, banyak orang yang memang sayang sama anak-anak mahasiswa, karena kan mereka juga merasakan punya anak, apalagi anak-anak itu jauh merantau," kata Titi.

Di luar itu, ada pula orangtua yang mau memberi sumbangsih langsung berupa bahan makanan, bukan uang saja.

"Misalnya, saya Jumat mau kirim nih roti. Teman saya yang jual roti bilang, dengan budjet sekian, dapat tiga roti. Tapi dia bilang, dia akan tambahi 1 roti gratis," jelas Titi.

"Besoknya lagi, di grup ada yang bilang lagi, 'saya mau tambahi susu untuk anak-anak mahasiswa, nanti totalnya berapa dikasih tahu saja'," kata dia menirukan ucapan rekannya.

Apalagi, berdasarkan perkiraannya, jumlah dana Rp 6 juta yang terkumpul pekan lalu sanggup mencukupi kebutuhan paket makanan gratis para mahasiswa rantau hingga 3 pekan ke depan, dengan 2 kali pengiriman sepekan.

Tambah lagi, kata Titi, masih ada peluang tambahan persediaan paket makanan dari para donatur yang biasanya ikut mengirimkan paket Jumat Barokah ke sekolah-sekolah melalui dia.

Sumbangan tersebut kini terhenti akibat pandemi Covid-19, sehingga donasi itu bisa dialihkan untuk para mahasiswa.

"Misalnya yang biasa saya kirim ke Al-azhar atau ke mana, kan pada tutup sekolahnya, jadi bisa saya alihkan juga ke Asrama UI tiap Jumat," sebut Titi.

Maka dari itu, ia tak ambil pusing jika para mahasiswa rantau yang berminat menerima paket makanan gratis ini, bertambah di hari-hari mendatang.

"Enggak ada kuota lah nanti buat penerimanya kalau makin banyak. Pokoknya kalau soal makanan mah cincai saja, berapa sih makanan yang diperlukan, nanti juga pasti ada saja. Kita nggak usah takut lah," tutup Titi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KAI Catat Lonjakan Pemesanan Tiket KA Jarak Jauh untuk 27 dan 28 Oktober

KAI Catat Lonjakan Pemesanan Tiket KA Jarak Jauh untuk 27 dan 28 Oktober

Megapolitan
Denda Pelanggar PSBB di Jakarta Terkumpul Rp 4,9 Miliar

Denda Pelanggar PSBB di Jakarta Terkumpul Rp 4,9 Miliar

Megapolitan
Satpol PP Sebut Warga Ibu Kota Makin Taat Kenakan Masker

Satpol PP Sebut Warga Ibu Kota Makin Taat Kenakan Masker

Megapolitan
Kebakaran di Basement Pasaraya Manggarai, Petugas Sempat Kesulitan karena Asap Tebal

Kebakaran di Basement Pasaraya Manggarai, Petugas Sempat Kesulitan karena Asap Tebal

Megapolitan
Kebakaran di Basement Pasaraya Manggarai, Asap Tebal Mengepul

Kebakaran di Basement Pasaraya Manggarai, Asap Tebal Mengepul

Megapolitan
Polisi Tangkap 13 Pemuda yang Tawuran di Kebon Jeruk

Polisi Tangkap 13 Pemuda yang Tawuran di Kebon Jeruk

Megapolitan
Perumahan Vila Jatirasa Bekasi Terendam Banjir, Tim SAR Evakuasi 20 Warga

Perumahan Vila Jatirasa Bekasi Terendam Banjir, Tim SAR Evakuasi 20 Warga

Megapolitan
Banjir hingga 1,5 Meter di Bekasi, Tim SAR Jakarta Bantu Evakuasi Korban

Banjir hingga 1,5 Meter di Bekasi, Tim SAR Jakarta Bantu Evakuasi Korban

Megapolitan
PSBB Transisi Jakarta Diperpanjang hingga 8 November, Ini Penjelasan Anies

PSBB Transisi Jakarta Diperpanjang hingga 8 November, Ini Penjelasan Anies

Megapolitan
Membegal Gadis di Ciputat, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

Membegal Gadis di Ciputat, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

Megapolitan
Minggu, 72 RT di Jakarta Terdampak Banjir

Minggu, 72 RT di Jakarta Terdampak Banjir

Megapolitan
Antisipasi Begal, Polisi Patroli di Jalur Sepeda Saat Akhir Pekan

Antisipasi Begal, Polisi Patroli di Jalur Sepeda Saat Akhir Pekan

Megapolitan
Dua Kecamatan di Kabupaten Bekasi Juga Terdampak Banjir Kiriman dari Bogor

Dua Kecamatan di Kabupaten Bekasi Juga Terdampak Banjir Kiriman dari Bogor

Megapolitan
Sungai Meluap Usai Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Depok Sempat Terendam Banjir

Sungai Meluap Usai Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Depok Sempat Terendam Banjir

Megapolitan
Rumah Terendam Banjir, 80 Warga Pondok Gede Permai Bekasi Mengungsi di Posko BNPB

Rumah Terendam Banjir, 80 Warga Pondok Gede Permai Bekasi Mengungsi di Posko BNPB

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X