Antisipasi Penularan Covid-19, Polisi Cek Kesehatan Geng Begal yang Diringkus

Kompas.com - 03/04/2020, 14:25 WIB
Kapolres Metro Kota Depok, Kombespol Azis Andriansyah katakan kamar yang dijadikan lokasi prostitusi online dipasangi police line guna penyidikan, Jumat (31/1/2020) KOMPAS.com/ANGGITA NURLITASARIKapolres Metro Kota Depok, Kombespol Azis Andriansyah katakan kamar yang dijadikan lokasi prostitusi online dipasangi police line guna penyidikan, Jumat (31/1/2020)

DEPOK, KOMPAS.com - Kapolres Metro Depok Kombes Azis Andriansyah mengklaim jajarannya akan memeriksa kesehatan empat orang anggota geng "Teras" yang Kamis (2/4/2020) lalu mereka ringkus di Jatisampurna, Kota Bekasi.

Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan terkait antisipasi penularan Covid-19 karena empat orang tadi akan ditempatkan dalam sel tahanan dengan para tahanan lain.

"Kami akan mencoba melakukan pengecekan. Apakah yang bersangkutan terkena virus corona atau tidak," kata Azis kepada wartawan, Jumat (3/4/2020) siang.

Baca juga: Dalam Semalam, Geng Teras Serang Enam Orang dari Penjaga Jamu hingga Tukang Jamu

Apabila hasil pemeriksaan pada keempatnya menunjukkan hasil negatif Covid-19, maka mereka akan ditempatkan di sel yang sama dengan para tahanan lain.

Sebaliknya, apabila hasil tes menunjukkan positif Covid-19, keempat tersangka itu bakal diajukan untuk mengikuti prosedur penanganan Covid-19.

"Saya prihatin, di masa sulit seperti ini yang orang-orang membatasi kehidupannya di luar, dan sekarang isolasi di rumah guna mencegah virus corona, masih ada bagian dari masyarakat kita yang tega menyakiti satu sama lain," kata Azis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Sebelum Bunuh Pemilik Warung di Cimanggis, Geng Teras Telah 10 Kali Lancarkan Aksi

Sebelumnya diberitakan, total ada enam pelaku yang diringkus polisi terkait pembunuhan pemilik warung di Jalan Putri Tunggal, Cimanggis, Depok, Rabu (1/4/2020) lalu.

Akibat menerima tikaman dan sabetan senjata tajam di banyak titik pada tubuhnya, korban tak sanggup bertahan dan langsung tewas di lokasi.

Selain enam pelaku tadi, tiga pelaku lain masih buron. Lalu, 2 di antara 6 pelaku tadi ditembak mati karena dianggap melawan petugas.

Dari hasil pemeriksaan, sembilan pemuda ini tergabung dalam geng bernama "Teras", kependekan dari "Tongkrongan Rakyat Selow" yang berdomisili di Kota Bekasi.

Baca juga: Barang Milik Pedagang yang Dibunuh di Cimanggis Tak Ada yang Raib

Azis mengatakan, Geng Teras ini bukan baru sekali saja melancarkan aksi perampokan disertai pembunuhan korbannya jika korban melawan.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita aneka barang bukti, mulai dari 1 pucuk senjata soft gun, golok, celurit, kunci letter T, dan 2 sepeda motor.

Empat pelaku yang kini ditahan di Mapolres Metro Depok. Mereka yakni berinisial JAR (17), MGA (22), MYH (18), dan RP (22).

Mereka terancam dijerat Pasal 365, 338, dan 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara hingga seumur hidup.




Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1,2 Juta Warga Jaktim Telah Divaksinasi Covid-19

1,2 Juta Warga Jaktim Telah Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Tak Ada Penghasilan Selama PPKM, Pekerja Seni Badut Rela Jual Cincin Kawin untuk Baju Sekolah Anak

Tak Ada Penghasilan Selama PPKM, Pekerja Seni Badut Rela Jual Cincin Kawin untuk Baju Sekolah Anak

Megapolitan
PPKM Level 4 Diperpanjang, Polda Metro Ingatkan Masyarakat Tetap Kurangi Mobilitas

PPKM Level 4 Diperpanjang, Polda Metro Ingatkan Masyarakat Tetap Kurangi Mobilitas

Megapolitan
Update 25 Juli, 30 Warga Kota Bekasi Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Update 25 Juli, 30 Warga Kota Bekasi Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Megapolitan
Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini 3.929 Orang

Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini 3.929 Orang

Megapolitan
Menyorot Tambahan Sanksi Pidana dan Kewenangan Satpol PP dalam Draf Revisi Perda Covid-19 DKI

Menyorot Tambahan Sanksi Pidana dan Kewenangan Satpol PP dalam Draf Revisi Perda Covid-19 DKI

Megapolitan
Pasar Tanah Abang Dibuka, Pedagang hingga Pengunjung Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin

Pasar Tanah Abang Dibuka, Pedagang hingga Pengunjung Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin

Megapolitan
Tak Lagi Pakai STRP, Ini Syarat Penumpang Kereta Api Jarak Jauh

Tak Lagi Pakai STRP, Ini Syarat Penumpang Kereta Api Jarak Jauh

Megapolitan
Semua OTG yang Ditampung Pulih, Masjid KH Hasyim Asyari Tutup Sementara Layanan Isolasi

Semua OTG yang Ditampung Pulih, Masjid KH Hasyim Asyari Tutup Sementara Layanan Isolasi

Megapolitan
DPRD Anjurkan Pemkot Bekasi Pakai Silpa untuk Bayar Utang Insentif Tenaga Kesehatan

DPRD Anjurkan Pemkot Bekasi Pakai Silpa untuk Bayar Utang Insentif Tenaga Kesehatan

Megapolitan
Jangan Terbuai dengan Tren Penurunan Kasus Covid-19, Angka Kematian Masih Tinggi

Jangan Terbuai dengan Tren Penurunan Kasus Covid-19, Angka Kematian Masih Tinggi

Megapolitan
PPKM Dilonggarkan, Pasar Tanah Abang Kembali Dibuka

PPKM Dilonggarkan, Pasar Tanah Abang Kembali Dibuka

Megapolitan
Polda Metro Panggil Jerinx Senin Ini, Diperiksa Terkait Laporan Adam Deni

Polda Metro Panggil Jerinx Senin Ini, Diperiksa Terkait Laporan Adam Deni

Megapolitan
Daftar 52 RT Zona Merah di Jakarta Timur

Daftar 52 RT Zona Merah di Jakarta Timur

Megapolitan
Berikut Jadwal Vaksinasi Covid-19 Keliling di Jakarta Hari ini, Senin 26 Juli

Berikut Jadwal Vaksinasi Covid-19 Keliling di Jakarta Hari ini, Senin 26 Juli

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X